Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Baby Blues yang Dialami Ayah saat Kelahiran Anak Keduaku

MY STORY  |  OTHERS  |  23 Sep '19


Halo moms, sedikit cerita, saya ibu dari dua orang anak dimana ketika menikah, umur saya dan suami berbeda 4 tahun, yaitu suami lebih muda dari saya. Namun suami saya sifatnya lebih dewasa dari saya, memiliki pekerjaan yang cukup mapan, dan ketika menikah pun memang sudah menanti anak pertama tanpa menunda nunda. Walaupun tidak memiliki riwayat depresi sebelumnya namun, suami saya memiliki beberapa trauma semasa kecilnya dan tidak bisa saya ceritakan di forum ini.

Lalu kemudian saya hamil anak pertama, dan melahirkan secara normal dengan bantuan biaya dari pemerintah alias BPJS. Aku melihatnya sangat siap menjadi seorang ayah. Ia terlihat bahagia ketika anak pertama kami lahir, dan saya juga tidak begitu memperhatikan gelagat "aneh" suami saya. Yang terkadang terdiam, saat di tanya kenapa jawabnya ngga apa2 sambil tersenyum. Sampai jalan anak pertama kami berusia 2 tahun dan saya tidak mengetahui ternyata itu tanda dari sindrom baby blues pada ayah.

Saya baru menyadari ketika membaca beberapa sumber kedokteran, ketika anak kedua kami lahir. Walaupun terlihat bahagia, si ayah ternyata menyimpan kecemasan dan depresi sendirian.

Dulu kita mengira hanya wanita saja yang berpengaruh terhadap perubahan biologis dan hormonal pasca melahirkan. Dan ternyata si ayah juga menderita sindrom baby blues ini tidak hanya faktor biologis dan hormonal tetapi juga sosial.

Berikut ini faktor yang menjadi penyebab seorang pria mengalami depresi saat memjadi ayah:

‌1. Ketidaksiapan menjadi ayah

‌hal ini memicu kecemasan tentang tanggung jawabnya membawa tanggungan hidup seseorang dan banyak juga berpikir bahwa ini adalah akhir dari masa kebebasannya.

‌2. Kekhawatiran akan biaya hidup dan keuangan

‌ini sangat terlihat pada suami saya dikarenakan hanya dia saat ini yang menjadi tulang punggung keluarga.

‌3. Kekhawatiran akan peran barunya

‌karena suami saya ada trauma masa kecilnya, hal ini sangat berpengaruh hingga ia pun sering bertanya tanya apakah dia sudah menjadi seorang ayah yang baik atau belum bagi kedua anak kami.

Kemudian terlihat jelas tanda tanda baby blues ini ketika anak kedua kami lahir dan berikut tanda tanda yang saya temui ketika ayah terkena baby blues atau postnatal depression:

Mudah kelelahan hingga cemas berlebihan

‌terlihat tanda tanda cemas berlebihan ketika anak kami ruam atau terluka gores sedikit, si ayah sangat panik dan ingin membawa si kecil ke rumah sakit. Saya berpikir mungkin karena over protektif dan terlalu sayang, namun ini merupakan tanda awal depresi atau baby blues yang dialami seorang ayah.

Sangat terobsesi dengan uang dan finansial

‌Hal ini terjadi dengan suami saya, bahkan segala pekerjaan ingin dia ambil agar lebih banyak mendapatkan uang dan sangat sensitif sekali jika berbicara dengannya mengenai keuangan keluarga.

Agak mengasingkan diri dengan keluarga dan lingkungan sekitar

‌Yup, si ayah terkadang enggan mampir ke rumah orang tua bahkan sekedar ngopi bareng dengan teman temannya, sangat berbanding terbalik ketika anak kami belum lahir, suami saya selalu semangat untuk datang sekedar reuni atau minum teh bersama temannya. Saya berpikir mungkin karena sibuk karena pekerjaan,tetapi ternyata inilah baby blues yang dialami seorang ayah.‌

Emosi tidak stabil

‌tekanan depresi ini pula terkadang menyebabkan suami saya terpancing emosinya bahkan dengan hal sepele sekalipun.

Terlalu banyak tidur

‌jika ditanya apa yang menurutnya paling diinginkan adalah tidur, dan saya juga hanya berpikir mungkin kelelahan, namun pernah suatu ketika hingga tidak masuk kerja dan suami saya seharian hanya dihabiskan untuk tidur, bahkan ketika makan siangpun enggan beranjak dari tempat tidurnya.

Dan saat itu juga, saya takut hal ini akan berkepanjangan, maka kami mencoba mengatasinya dengan cara sebagai berikut:

‌Persiapkan diri dan mematangkan pengetahuan tentang parenting

‌hal ini tidak hanya kita lo moms, si ayah juga perlu membaca dan mencari tau. Dan ketika hal ini terjadi saya coba komunikasikan dengan suami saya untuk rajin rajin mencari tau seputar anak dan parenting, dan ia sangat antusias hingga sedikit demi sedikit lebih paham tentang parenting.

‌Ajak si ayah curhat

‌selain kita sebagai istrinya, bisa juga orang tuanya atau ibunya agar ia bisa mengeluarkan unek-unek secara gamblang tanpa ada yang ditutupi. Curhat tentang apa yang dirasakan bukan berarti ia menjadi suami yang lemah, justru sebaliknya kita akan dapat bersama sama mencari solusi permasalahannya.

Peduli dengan diri sendiri

‌Kita sebagai istri tentu saja ingin melihat suami juga bahagia bukan, maka jangan larang ia bertemu dengan teman temannya atau mengerjakan apa yang ia sukai hingga moodnya menjadi baik kembali. Dengan memenuhi kebutuhan psikologisnya maka ia juga akan terhindar dari perasaan murung dan kecemasan berlebihan akibat baby blues.

Berkonsultasi dengan dokter atau ahlinya

‌Hal ini bisa dilakukan jika segala cara diatas sudah dilakukan dan keadaan si ayah belum juga membaik.

Bonding dengan anak

‌ini adalah cara alami yang bisa kita lakukan untuk mengurangi tingkat stress pada ayah, coba menggendong atau memeluk atau bahkan bisa membantu memandikan dan mengganti popok si kecil. Dengan ini resiko depresi si ayah dapat berkurang dan bahkan hilang.

Kita tau, tidak semua orang paham apa yang dirasakan seorang ayah yang terkena sindrom baby blues ini. Namun kita harus berkomunikasi dengan pasangan kita secara terbuka dan positif. Baiknya kita juga jauhi dan abaikan sementara hal hal yang memicu pikiran negatif seperti cemoohan orang tentang anak kita atau keluarga kita. Penting juga untuk meminta saran pada teman atau saudara yang pernah mengalami kondisi yang sama.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

208 Arlina Yunita

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Manfaat Air Purifier untuk Pencegahan Virus

Partikel udara kotor ternyata dapat mempercepat penyebaran virus. Air purifier efektif untuk membantu menghilangkan partikel udara kotor.

Waspadai Banjir Bersama si Kecil Saat Musim Hujan

Salah satu masalah besar yang tidak bisa dihindari saat musim hujan adalah bencana banjir.

Tidak Hanya Melembabkan Udara, Berikut Manfaat Humidifier Lainnya

Humidifier tidak hanya berguna untuk melembapkan udara lho Moms, masih banyak manfaat yang bisa didapat dari humidifier

Pentingnya Mengatur Kelembapan Ruangan

Udara yang panas dan penggunaan AC yang sering menyebabkan kulit kering. Maka dari itu Moms perlu alat yang satu ini

Perlukah Air Humidifier untuk si Kecil?

Apa saja sih manfaat yang dapat dirasakan setelah menggunakan air humidifier bagi kesehatan si Kecil dan keluarga?

Ruangan Ber-AC Membuat Kulit Kering? Yuk Moms Pakai Humidifier!

Penggunaan AC setiap hari bisa membuat kulit kering, tapi tenang Moms ada solusinya untuk mengatasi kulit kering

Tidak Hanya Ibu, Ternyata Ayah Juga Rentan Mengalami Baby Blues

Baby blues yang biasa kita tau dapat menyerang seorang Ibu baru, tapi ternyata suami saya juga mengalaminya

Suami Jadi Tak Humoris? Jangan-Jangan Baby Blues

Baby blues selalu menjadi perbincangan hangat di dunia parenting dan ternyata suami juga berpotensi mengalaminya lho

Syndrome Baby Blues yang Dialami oleh Suamiku

Baby blues pada ayah berbeda dengan baby blues yang terjadi pada ibu akibat perubahan hormon pada wanita.

Baby Blues yang Terjadi pada Suamiku

Saat si Kecil lahir, tentu saya banyak sekali melihat perubahan yang terjadi dalam diri suami saya.

Ketika Suami Baby Blues, Ini Cara Saya Menanganinya

Aku ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana awal suamiku terkena baby blues dan bagaimana aku menyikapinya.

Cerita Syndrom Baby Blues yang Menimpa Suamiku

Lain anak, lain cerita. Saat anak kedua kami lahir, justru suami sayalah yang mengalami sindrom baby blues.

Mengalami Baby Blues secara Bersamaan, Aku dan Suamiku Menjadi Semakin Mesra

Setelah menikah, saya memilih meninggalkan comfort zone saya di rumah orangtua, untuk ikut dengan suami

Waspada Pre-Baby Blues pada Suami!

Sepuluh tahun saya berpacaran dan akhirnya sampai di jenjang pernikahan.

Tipsku agar Daddy Blues Tidak Berujung Depresi

Memiliki anak adalah life changing moment bagi para pasangan. Mereka memiliki title baru, sebagai "orang tua".

Aku Tidak Baik-baik Saja

Ada perasaan takut ketika aku hanya sendirian di rumah bersama bayiku. Bayiku berusia dua minggu saat itu.

Mari Kita Pahami Kondisi Psikis Ibu yang Baru saja Melahirkan

Menjadi seorang Ibu merupakan suatu hal yang menurut saya ajaib

Pengalaman Baby Blues Dan Beberapa Faktor Penyebabnya

Baby blues pernah dirasakan sebagian besar ibu. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan baby blues

Cemburu Sama Anak Akibat Baby Blues

Sempurna: lahiran normal, pembukaan cepat, ASI lancar, keluarga besar siap membantu, tapi tetap alami baby blues?

Takut Mencari Informasi Karena Baby Blues

Saya pun tersadar mencari informasi itu penting, membantu saya menemukan solusi dan tidak panik dalam mengurus newborn