Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Baby Blues Itu Ternyata Nyata!

MY STORY  |  OTHERS  |  10 Nov '19


Dari saat hamil, aku sudah sering mendengar istilah baby blues dan cerita dari beberapa teman yang bilang kalau ada temannya yang mengalami baby blues setelah melahirkan. Saat itu yang terpikir olehku, masa iya bisa baby blues kalau sedari awal kehamilan memang sudah dinanti-nanti kelahiran buah hatinya, seharusnya kan sang ibu malah happy karena akhirnya lahir juga anaknya dan bisa semakin mewarnai hari-harinya.

Sama halnya denganku, dari awal kehamilan sampai menjelang hari lahir baby Gia, aku dan suami benar-benar sangat menikmati prosesnya. Walaupun di awal kehamilan sempat mual dan mabok parah sampai muntah-muntah, tapi aku tetap merasa bahagia karena kehadiran buah hati di dalam perut ini.

Sampai akhirnya baby Gia lahir. Awalnya semua baik-baik saja. Aku merasa bahagia pastinya karena akhirnya putri kecilku lahir ke dunia dengan selamat dan sehat. Aku mulai menjalani peran baruku yaitu sebagai ibu dan siap 24 jam untuk menyusui baby Gia. Yang membuatku cukup syok adalah ternyata jahitan pasca melahirkan normal itu tidak seperti yang ku bayangkan. Jahitan yang aku dapatkan cukup banyak dan membuat ruang gerakku menjadi lebih sulit, bahkan untuk menyusui baby Gia bangun di ranjang pun, aku merasa jahitannya sakit saat tergesek ataupun untuk duduk.

Di hari-hari awal juga jam tidur sangat berantakan, benar-benar hampir tiap 2 jam sekali aku terbangun untuk menyusui karena baby Gia selalu terbangun dan menangis ketika lapar. Ditambah di saat masa pemulihanku itu, banyak tamu/saudara yang berdatangan dan membuat jam istirahatku yang sudah sangat minim itu menjadi semakin berkurang + tak jarang yang datang juga mengomentari hal-hal tentang baby “kenapa begini lah, harusnya begitu lah, dsb” yang cukup membuatku kesal dan gerah.

Saat itu aku benar-benar merasa lelah tapi aku masih mencoba untuk beradaptasi dengan rutinitas ini. Titik dimana aku menyadari aku terkena baby blues adalah saat aku dinyatakan oleh dokter kalau jahitan lahiranku ada yang lepas dan perlu waktu lebih lama untuk recovery. Jujur aku sangat terpukul dan syok berat. Saat itu aku merasa mengapa seperti ini yang ku hadapi, sudah kecapean dengan rutinitas baru + harus mengalami jahitan lepas. Ada satu titik dimana aku benar-benar hanya ingin sendiri di kamar dan istirahat untuk tidur tenang tanpa diganggu oleh tangisan baby Gia.

Rasanya ketika mendengar suara tangisan baby Gia aku pusing dan tidak ingin melihatnya saat itu (i'm so sorry baby). Setelah aku menyendiri selama beberapa jam itu dan tidur, aku mulai merasa lebih baik dan untungnya aku segera sadar kalau aku sudah terkena baby blues.

Perlahan setelah jahitanku mulai membaik dan aku sudah mulai bisa lebih smooth beradaptasi dengan rutinitas baruku ini, baby blues itu hilang. Tentunya ini juga berkat support dari suami dan mamaku yang siap sedia membantu dalam mengurus baby Gia selama aku dalam masa pemulihan.

Untuk Moms yang juga mengalami hal yang sama sepertiku, Moms tidak sendiri ya, itu normal kok. Yang terpenting kita bisa segera menyadarinya dan punya support system yang baik. Jika diperlukan, infokan kalau Moms butuh waktu untuk istirahat jadi bisa meminimalisir jumlah tamu yang datang atau hal-hal lainnya yang mengganjal di hati Moms, supaya bisa segera diselesaikan dan baby blues pun bisa segera hilang.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

282 Florencia Triana

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kontrak Pra-Nikah, Sudah Tau Moms?

Kontrak pra-nikah atau yang juga biasa disebut sebagai prenup, sebetulnya apa ya? Mari simak bersama berikut ini.

Masa Pandemi Jadi Sering Ribut Dengan Pasangan? Ini Penyebabnya

Kenapa ya selama masa karantina mandiri ini jadi sering ribut dengan suami? Coba simak yang satu ini.

Ratus Pasca Persalinan, Yes or No?

Moms pernah mendengar istilah ratus? Yuk simak cerita berikut ini.

Pandemic Membuatku Jadi Makin Mesra

Simak tips semakin mesra selama pandemi berikut ini yuk Moms and Dads!

Cerita Lebaran Tahun Kedua Fiersa

Meskipun Lebaran tahun ini berbeda, tapi tetap merupakan momen yang perlu dirayakan. Yuk simak cerita berikut ini.

Ini Cara Kami Mewujudkan Pernikahan Sehat Di Masa Pandemi

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keharmonisan rumah tangga di saat pandemi ini.

Lakukan 4 Hal Ini Untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Selama Pandemi

Moms and Dads, selama pandemi ini jaga keharmonisan rumah tangga yuk. Simak bersama yang berikut ini.

Inspirasi Nursery Room

Para bumil sedang mencari inspirasi untuk mendekor kamar si Kecil? Bisa lihat yang satu ini ya.

Menjaga Kesehatan Pernikahan Selama Di Rumah Aja

Selama di rumah aja, apa yang Moms and Dads lakukan untuk menjaga kesehatan rumah tangga? Baca cerita berikut ini ya.

Komunikasi Suami Istri Saat WFH

Apabila suami istri sedang tegang, apa yang sebaiknya dilakukan? Simak cerita berikut ini ya.

Daddies Cook on Vals Day with Nutribaby+

Babymoov menyelenggarakan acara Daddies cook on Valentines Day!

Tips Sederhana untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Mengurangi sampah bisa dilakukan dari hal-hal kecil yang sederhana ya Moms, apa sajakah itu?

Yang Perlu Dipersiapkan saat Jadi Mama Muda di Perantauan

Apa saja yang harus dipersiapkan saat memutuskan untuk tinggal sendiri alias jauh dari keluarga?

Membereskan Baju dengan Menggunakan Konmari Method

Gerah banget ga sih Moms, tiap buka lemari liat baju anak awut2an. Perlu ngumpulin niat yang banyak buat rapihin semua.

Habis Melahirkan, Tetapkan Aturan Berikut

Jangan sungkan untuk menerapkan aturan aturan ya, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan

Tips Menghempaskan Mom Shaming!

Yuk ikuti tips berikut ini untuk mengatasi mom shaming

Bahaya Baby Blues

Ternyata 80% Ibu yang baru melahirkan mengalami dan merasakan yang namanya Baby Blues

Tips Menghadapi Mom Shaming dan Baby Shaming

Moms pasti pernah mengalami Mom shaming ataupun Baby shaming, "Kok anaknya nangis mulu, ASI kamu pasti dikit tuh!"

Pentingnya Bahasa Cinta dalam Pernikahan

Pernikahan merupakan sebuah ikatan antara dua orang yang memerlukan kerja sama antara keduanya.

Hindari Kalimat Ini jika Bertemu Ibu Baru

Menjadi seorang ibu tentu tidaklah mudah. Terlebih bagi seorang ibu baru.