Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Baby Blues atau Postpartum Distress Syndrome

MY STORY  |  OTHERS  |  16 Mar '19

Melahirkan dan menjadi ibu adalah hal yang sungguh luar biasa. Bagi seorang ibu, anak adalah segalanya yang harus dilindungi, disayangi dan dicintai sepenuh hati. Tapi bagaimana jika dalam hati Moms tiba-tiba terbersit perasaan kesal, jengkel dan benci dengan buah hati yang baru kita lahirkan? Tenang saja ya Moms, hal ini sangatlah wajar bagi sebagian ibu yang baru melahirkan.

Menurut data dari Universitas Indonesia, sekitar 8-15% ibu baru, mengalami fluktuasi emosi pasca melahirkan, yang dikenal dengan istilah baby blues. Kondisi ini normal terjadi (jadi jangan takut ya, Moms) dan biasanya berlangsung 4-5 hari setelah ibu melahirkan. Lewat dari periode waktu tersebut, biasanya Moms sudah bisa menyesuaikan diri dengan aktivitas dan perannya sebagai ibu baru.

Bagaimana kalau Moms mengalami perasaan sedih dan ingin menangis hingga berminggu-minggu? Baby blues yang berlanjut terus bisa menjadi parah dan berlangsung hingga berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan tahunan. Sampai taraf parah seperti ini, bisa dipastikan Moms mengalami depresi pasca melahirkan.

Inilah yang saya alami saat melahirkan anak ke-4. Ada perasaan kesal, jengkel, sedih, kecewa dan lain-lain bercampur jadi satu tanpa saya bisa menjelaskannya. Saat melihat kondisi anak yang baru saja saya lahirkan, mood saya bisa berubah hanya dalam hitungan detik lho Moms, dan itu bukan mood yang bagus. Bahkan saya membanting anak ke-4 karena jengkel dengar tangisannya, padahal saat itu anak saya baru saja melakukan operasi pertamanya.

Bukan hitungan minggu, tapi berbulan-bulan saya mengalami baby blues ini. Antidepresan adalah obat paling ampuh saat itu. Untuk menghindari hal-hal buruk terjadi pada anak-anak, saya selalu berusaha untuk menenangkan diri, dan hal itu tidak mudah ya Moms. Tapi itulah perjuangan seorang ibu.

Di sini saya akan berbagi tips bagaimana cara mengatasi baby blues yang berlangsung hampir berminggu-minggu. 

  1. Saat bayi menangis dan emosi Moms tidak stabil, usahakan jangan mendekati bayi kita. Menjauhlah dahulu untuk beberapa saat, tenangkan pikiran, tarik napas dalam-dalam dan ingatlah hal-hal baik dalam hidup Moms.

  2. Jangan menyimpan semua perasaan yang Moms rasakan, keluarkan dan ceritakan pada orang terdekat. Jika ingin menangis dan marah, keluarkan saja karena ini akan mengurangi beban di hati Moms.

  3. Lakukan kegiatan yang membuat Moms senang dan happy, tapi jangan melupakan peran sebagai ibu ya.

  4. Abaikan apa pun perkataan buruk orang lain terhadap anak Moms, jangan dengarkan. Anak-anak adalah tanggung jawab Moms dan suami.

  5. Selalu berpikiran positif bahwa Moms pasti bisa merawat anak-anak dengan baik.

  6. Dekatkan diri kepada Tuhan.

  7. Sekali-sekali mintalah pertolongan suami untuk membantu mengurus anak-anak agar Moms ada sedikit waktu untuk 'me time'.

Nah Moms, itu tadi tips saya untuk menghindari baby blues/postpartum distress syndrome.

 

Semoga bermanfaat.

By: Devi Nuryanti

Copyright by Babyologist

1071 Devi Nuryanti

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Why I Choose Babyologist?

Saya bergabung dengan Babyologist Oktober 2018, tapi mulai ikut menulis cerita & pengalaman di bulan November.

Ibu, Luar Biasa

Kisah mom Wandha sangat menginspirasi lho, seorang single parent yang mengurus Vano, anaknya. Yuk, simak pengalamannya!

7 Ide Kado Lahiran buat sang Ibu

Kalau ada saudara atau teman baru melahirkan biasanya kado apa sih yang kalian berikan ke mereka?

Jangan Ragu Membentengi Bayi Kita dari Anak-Anak yang Sedang Sakit

Jangan ragu untuk melarang anak-anak yang sedang sakit atau dalam keadaan tidak bersih untuk tidak mendekat si Kecil

Baby Bluesku Dulu Membuatku Merasa Gagal Menjadi Ibu

Bagaimana pengalaman Mom Dinar saat mengalami baby blues? Yuk simak ceritanya berikut ini

My Baby Blues Journey

Ternyata baby blues juga bisa membahayakan seorang ibu loh Moms! Jangan lupa untuk minta bantuan sekitar ya.

Lost in Japan

Kebayang gak moms kalau anak hilang di negri orang? Pastinya panik banget kan. Apa yang harus dilakukan?

Babyo Story with Chubby Baby Shop: Menjadi Mom dan Entrepreneur

Chubby Baby Shop adalah toko perlengkapan bayi yang didirikan oleh Mom Venny dengan adik-adiknya.

Merencanakan Proses Lamaran Hingga Pernikahan dengan Budget di Bawah 50 Juta

Untuk para calon pasutri, terkadang merasa bingung untuk menentukan berapa budget yang harus disediakan untuk sebuah pernikahan?

Gabung Sekarang yuk di Babyologist dan Rasakan Manfaatnya

Sejak bergabung di Babyologist sejak bulan januari, banyak sekali manfaat dan keuntungan yang saya dapatkan.

Share, Earn & Enjoy: Sebamed Baby Bubble Bath & Chicco Nappy Cream

Meski THR sudah turun, tapi kebutuhan menjelang lebaran gini juga pasti meningkat sehingga rawan pembengkakan pengeluaran.

Mau Menggunduli Baby? Nggak Perlu ke Salon Moms!

Pengen anak rambutnya tebel moms? Kata orang-orang menggunduli bayi bisa bikin rambut tebel kalo udah besar nanti.

Tips Newborn Photography

Selain foto maternity, foto newborn juga masuk salah satu check list buat mama.

Mencegah Baby Blues setelah Melahirkan

Hidup akan berubah setelah melahirkan. Mulai dari jam tidur, jam makan dan semua aktivitas yang dilakukan pun berubah.

Barang yang Wajib Ada Dalam Diaper Bag Versi Saya

Apa saja barang yang wajib ada di dalam diaper bag Mom Claudia?

Gendong Takkan Membuatnya Menjadi Manja

Mom, ada yang pernah denger orang-orang bilang “Jangan gendong terus, nanti bau tangan”? Benarkah hal tersebut?

Merencanakan Maternity Shoot

Bagi moms yang masih ragu pengen ikutan maternity shoot atau engga yuk di baca semoga bisa membantu

Long Trip Holiday Baby Gian (Part 1)

Apakah Moms ingin mengajak si Kecil pergi dengan perjalanan yang jauh? Apa saja yang harus disiapkan?

Pengalaman Menggunakan KB IUD pasca Plasenta

Sejak saya hamil, saya sudah mulai merancanakan KB apa yang akan saya gunakan nanti setelah melahirkan.

Persiapan Dini Agar Postpartum Nyaman Tanpa Baby Blues

Hai bumil-bumil cantik.. sedang hamil anak pertama? Saya pernah merasakan bagaimana excited-nya hamil pertama kali.