Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Baby Blues akibat Jauh dari Orangtua dan Anak yang BBLR

MY STORY  |  26 Apr '19

Aku sempat, mengalami baby blues kadang ada dari diri sendiri dan kadang dari perkataan orang sekeliling. 

Jauh dari mama papaku, padahal tinggal sama mertua dan suami yang baik dan merawatku dengan penuh cinta, tapi tetap rasanya sedih sekali seperti hanya seorang diri. Apalagi kalau tinggalnya sama mertua dan suami yang kurang perhatian ya, aku sangat amat bersyukur. Memang kadang anak perempuan jika melahirkan ingin ditemani ibu kandungnya, sayangnya hal itu tidak terjadi padaku, semoga nanti saat lahiran anak kedua ibuku bisa menemani hari-hariku setelah melahirkan. 

Bayiku BBLR (berat badan lahir rendah), dan ia nangis terus, apalagi kalau udah datang tamu yang menjenguk. Banyak orang berkata ini makannya gak bergizi, jadi berat badan bayinya gak normal. Sedih banget rasanya padahal aku ibunya, aku yang paling amat sayang sama janinku. Aku pun menjaga semua asupan giziku, akan tetapi kita tetap tidak dapat mengontrol apa kata orang ya Moms, hanya kita masih dapat menutup telinga.

Faktor-faktor dari luar semua itu amat membuat aku tertekan, merasa bersalah dan stres sampai ASI-ku tak keluar. Dan dari sini saya belajar bahwa kita sebaiknya selalu berhati-hati dalam berucap, terutama jika sedang menjenguk ibu yang baru melahirkan, karena mereka memiliki perasaan yang sangat sensitif.

Semoga bermanfaat.

By: Mita Rghoniu

Copyright by Babyologist

141 Mita Rghoniu

Comments

Related Stories