Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Awas Overstimulasi Pada Bayi!

GROWTH & DEVELOPMENT  |  MY STORY  |  04 Dec '18


Stimulasi pada bayi begitu bermanfaat pada tumbuh kembang anak, Moms bisa memulai stimulasi dari sejak dalam kandungan juga, seperti mendengarkannya bacaan buku, maupun berbicara dengan si calon bayi. Itu merupakan cara kita untuk memulai menstimulasi bayi sejak dini. Akan tetapi tidak selamanya menstimulasi bayi itu baik untuk si bayi moms, ada kalanya stimulasi itu bisa menjadi berbahaya untuk bayi.

Di sini saya punya pengalaman tentang overstimulasi, beberapa hari yang lalu saya bingung Moms, biasanyanya pukul 8 malam, baby Amirah sudah tidur, namun untuk malam itu baby Amirah tiba-tiba nangis terus, meskipun sudah diberi ASI ia tetap nangis, digendong juga tetap nangis, semua cara sudah saya lakukan.

Tiba-tiba saya ingat kalau satu harian Baby Amirah terlalu banyak stimulasi, mulai dari saya bacakan buku, main buku-buku bantalnya, hingga dia main sendiri. Pada malam itu saya lihat motorik halusnya semakin bertambah, baby Amirah tiba-tiba bisa mundur ke belakang dalam posisi tengkurap, beberapa saat kemudian Baby Amirah mulai nangis, saya kemudian memberikannya ASI. Tapi tidak seperti biasanya, setelah saya beri ASI dia tetap menangis sambil menutup matanya seperti orang yang kelelahan, saya coba untuk menenangkannya namun ia tetap menagis dan terus-terusan menyusu seperti orang yang kehausan. Saya coba menenangkannya dan membuat dia rileks dengan memijat pelan bagian badannya, dan akhirnya pada pukul 10 malam baby Amirah pun tidur.

Di sini saya ada beberapa cara untuk mendeteksi bayi yang overstimulasi serta tips untuk mengatasinya:

1. Bayi terlihat haus

Bayi yang overstimulasi akan terus-terusan nyusu seperti orang kehausan padahal sudah diberi ASI yang banyak,. Tapi Moms juga harus bisa membedakan antara bayi yang grow spurt dengan bayi yang overstimulasi.


2. Bayi terlihat kelelahan

Si bayi akan terus menangis sambil menutup matanya seperti merasa kesal.


Tips mengatasinya:

1. Bila si bayi terlihat ingin menyusu terus-terusan, berikanlah ia sesuai keinginannya dan jangan dihentikan, bila dihentikan dia akan semakin bertambah nangis.


2. Coba tenangkan, dengan cara mengendongnya atau mengelus bagian tubuhnya.

3. Buat suasana menjadi hening, dan hentikan semua aktivitas orang-orang yang di dektanya.

4. Buat si bayi menjadi rileks, seperti memijat bagian badannya dengan minyak telon, pijat bagian kakinya, dan juga punggungnya dengan lembut.

Semoga bermanfaat.

By: Nurhakiki ritonga

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

730 Nurhakiki ritonga

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kapan Bayi Boleh Diajak Berenang di Kolam Renang Umum?

Setelah pandemi bisa diatasi, apakah Moms and Dads berencana mengajak si Kecil berenang? Simak yang satu ini ya.

Biarkan Anak Belajar Jalan dengan Bertelanjang Kaki

Benarkah membiarkan si Kecil bertelajang kaki ada manfaatnya? Kita simak berikut ini yuk!

Bolehkah Anak Laki Main Masak-Masakan?

Anak laki-laki suka main masak-masakan? Ga usah khawatir Moms, yuk simak cerita berikut ini.

Beri Kesempatan Anak Bermain Sendiri

Tahukah membiarkan anak bermain sendiri memiliki banyak manfaat untuk si kecil?

Tips Agar Anak Mencintai Buku ala Mom Dastan

Bagaimana cara menumbuhkan minat baca pada anak sejak dini?

Membiasakan si Kecil Punya Jam Tidur Malam

Bagaimana cara menerapkan jadwal tidur pada anak agar ia bisa tidur dengan cukup?

6 Bulan si Kecil, Apa ya Milestonesnya?

Wah ga kerasa ya Moms, si kecil sekarang sudah memasuki 6 bulan.

Mitos Atau Fakta? Dua Bayi Berdekatan, Salah Satunya Akan Lambat Tumbuh Gigi

Berdekatan dengan sesama anak yang belum tumbuh gigi bisa menyebabkan anak sulit tumbuh gigi

Mengenal Montessori dan Kurikulumnya

Mama milenial pasti ga asing ya denger metode montessori ini. Apa sih montessori itu?

Stimulasi Berjalan (Part 2)

Batas maksimal usia anak harus bisa berjalan itu 18 bulan, tapi kita ga bisa tunggu sampai 18 bulan tanpa bertindak

Permainan Sederhana untuk si Kecil - Animal Rescue

Yuk bikin mainan untuk si Kecil Moms, selain untuk bersenang-senang mainan yang satu ini bermanfaat untuk motorik anak

Yuk Main Di Playground Banyak Manfaatnya Loh!

Mengajak si Kecil bermain di playground selain membuatnya senang ternyata juga banyak manfaatnya loh Moms

Dampak Gawai/Gadget untuk Perkembangan Anak

Mungkin tidak jarang kita melihat balita duduk di kursi makan bayi restoran dengan memegang ponsel/gawai.

Growth Spurt? Enjoy aja…

Tiba-tiba, gak mau lepas dari pangkuan, maunya mimik terus, seolah lapar tiada henti.

Rekomendasi Mainan Edukasi

Buat yang ada rencana beli mainan untuk si Kecil, yuk simak rekomendasi permainan edukasi berikut ini

Ternyata Ada 9 Jenis Kecerdasan Anak, Apa saja ya?

Semua anak terlahir cerdas, tergantung cara moms menstimulasinya menjadi lebih terasah atau tidak.

Ide Bermain Anak - Find the Alphabet!

Bikin mainan untuk si kecil yuk. Bisa bermain sambil belajar ya moms lewat mainan berikut berikut ini

Ide Bermain untuk si Kecil: Magnet Maze

Yuk manfaatkan baran bekas untuk membuat berbagai mainan si Kecil. Moms bisa buat permainan seperti berikut!

Mengapa si Kecil Suka Duduk W? Dan Apakah Bahayanya?

Kita seringkali melihat beberapa anak sangat nyaman dengan posisi duduk W. Mengapa? Apakah bahayanya?

Sensory Play For Baby: Touch Board

Banyak sekali permainan sensory yang dapat menstimulasi indera-indera si Kecil. Mari coba ide permainan berikut!