Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Awas!! Jangan Asal Memilih Hand Sanitizer untuk Si Kecil

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  26 Jun '20


Pandemi Corona ini membuat kita lebih sadar akan kebersihan terutama kebersihan tangan dan area wajah. Berbagai cara menjaga kebersihan area tangan dan wajah pun sering dipublikasikan untuk menjaga agar masyarakat konsisten menjaga kebersihan. Sebabnya, tangan dan wajah yang kotor mempunyai kemungkinan ditempeli virus dan menjadi penyebab virus masuk ke dalam tubuh.

Adapun saran menjaga kebersihan tangan ada beragam; dari mencuci tangan selama minimal 20 detik di air mengalir menggunakan sabun sampai memakai hand sanitizer sebagai pencegahan tambahan agar kuman virus dan bakteri di tangan kita benar-benar mati.

Memang, menjaga kebersihan diri sendiri wajib dilakukan dengan kesadaran penuh. Begitu pun pula dengan menjaga kebersihan si Kecil. Dia banyak menghabiskan waktunya untuk mengeksplorasi sudut-sudut ruangan saat bermain. Maka dari itu, Moms harus selalu memastikan bahwa  tangan si Kecil benar-benar bersih dengan cara mencuci tangannya sehabis bermain dan mengoleskan hand sanitizer bila diperlukan.

Moms tidak boleh sembarangan memilih hand sanitizer untuk si Kecil, ya, Moms. Banyak sekali merek dan jenis hand sanitizer yang beredar sekarang ini. Mereka memiliki komposisi bahan kimia yang tentunya berbeda-beda pula. Inilah beberapa tips memilih hand sanitizer untuk si Kecil.

  • Pilihlah yang memiliki komposisi tidak membahayakan si Kecil

Karena kulit si Kecil masih rentan terhadap alergi dan sensitif, perhatikan kadar bahan kimia yang terdapat dalam hand sanitizer yang hendak dibeli. Jangan sampai kadar alkohol dan parfum melebihi PH kulit si Kecil karena bisa menyebabkan iritasi, gatal-gatal, alergi, dan sensasi terbakar.

  • Pilihlah hand sanitizer berbahan dasar air

Komposisi hand sanitizer berbahan dasar air lebih aman untuk si Kecil karena air lebih mudah diserap oleh kulit si Kecil daripada gel. Hand sanitizer dalam bentuk gel sulit terserap ke dalam kulit sehingga risiko si Kecil menelan kandungan hand sanitizer lebih tinggi.

  • Pilihlah hand sanitizer dengan bahan alami

Bahan alami hand sanitizer seperti strong acid water, hypochlorous acid, atau air hasil elektrolisis air dengan garam lebih dianjurkan untuk anak-anak daripada hand sanitizer berbahan kimia alkohol atau etanol yang berlebih. Karena itu, selalu pilihlah hand sanitizer yang kandungan bahan alaminya lebih banyak, ya, Moms.

  • Gunakan baby wipes sebagai pengganti hand sanitizer

Saat Moms kesulitan mencari hand sanitizer dengan kriteria-kriteria di atas, gunakan baby wipes untuk mengelap tangan si Kecil. Selalu ingat untuk mencari produk baby wipes yang terbuat dari bahan-bahan alami yang aman untuk si Kecil.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

143 Risny Saputra

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tiga Anjuran Yang Perlu Dilakukan Apabila Ibu Menyusui Berpuasa

Bagi para Busui yang berpuasa, simak tips berikut ini yuk.

Perhatikan Hal-Hal Berikut Saat Busui Ingin Berpuasa

Buat para Busui yang sedang berpuasa, tips berikut ini wajib disimak ya!

Apa itu HEPA 13?

Ada perbedaan signifikan antara filter HEPA yang dibuat oleh merek air purifier yang berbeda.

5 Makanan Cegah si Kecil Konstipasi

Bakteri Lactobacillus reuteri (Lr), misalnya, dapat mencegah gangguan saluran cerna pada anak.

Cegah Abses dengan Rawat Gigi dan Mulut Sejak Dini

Kebersihan gigi dan mulut perlu dirawat sejak dini agar tidak menyebabkan penyakit. Berikut ini beberapa tips merawat gigi si Kecil.

5 Tips Mencegah Virus di Rumah Moms

Moms, simak lima tips mencegah virus yang bisa Moms lakukan di rumah berikut ini.

Manfaat yang Saya Rasakan Setelah Pijat Pasca Persalinan

Moms apa adakah di sini yang setelah melewati proses persalinan, tepatnya saat dalam masa nifas moms melakukan pijat?

Tips Menjaga Tubuh Moms Tetap Fit di Musim Hujan

Curah hujan yang tinggi di awal tahun ini tentu jadi tantangan tersendiri buat Moms dan Moms to be ya.

Resolusi 2020: Menjadi Mama Milenial yang Sehat

Hi moms, umur saya sudah mau memasuki kepala 3 dan saya makin concern with the term of 'getting older'.

Efek Domino Cacar Air di Keluarga Kecilku

Saya terkena cacar air untuk yang kedua kalinya dan itu menular ke kedua anak saya

Pengalamanku Mengalami Nyeri pada Punggung Bekas Suntikan Pasca Operasi Caesar

Kali ini aku mau share pengalamanku mengalami nyeri punggung pasca operasi caesar ya moms

Mitos Pantangan Makanan pasca Persalinan

Apa saja makanan yang dipantang setelah melahirkan? Lalu bagaimana faktanya?

Ternyata Aku Terkena Infeksi Mulut Rahim/Servisitis

Beberapa hari terakhir, aku memang sering mengalami keputihan pada saat sebelum dan sesudah haid.

Jangan Sepelekan Perubahan Hormon!

Baru-baru ini saya mengalami perubahan hormon yang luar biasa menyakitkan buat saya.

Bahayakah Keputihan pada Wanita?

Keputihan biasa dialami oleh hampir setiap wanita, namun bahayakah keputihan pada wanita?

Tips Mencegah Ruam Popok pada Bayi

Penyebab ruam popok biasanya dikarenakan penggunaan popok yang terlalu lama. Bagaimana mencegahnya?

Pengalamanku dengan Kardiomiopati Postpartum Pasca Melahirkan Anak Kembar

Aku di vonis Kardiomiopati Postpartum atau lemahnya otot jantung pasca melahirkan.

Penyebab, Cara Mencegah dan Mengobati Bintitan pada Anak

Apa sebenarnya penyebab dari bintitan dan bagaimana cara mengatasinya?

Kanker yang Diderita Mertuaku Dikarenakan oleh KB?!

Bermula dari mengeluhkan sakit mata biasa tp semakin hari semakin membesar

Session with Babyo and Sebamed: Cara Praktis Menjaga Kelembutan Kulit si Kecil

Kulit bayi itu berbeda dibandingkan kulit kita orang dewasa, so jangan salah pilih produk bayi