Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Atasi Dampak Buruk Udara Kering Bagi Kesehatan

31 Aug '21


Belakangan ini, kondisi cuaca tidak menentu dan terkadang teriknya matahari menyebabkan suhu ruangan menjadi panas. Supaya tetap nyaman dan sejuk, AC di dalam rumah akan dinyalakan terus-menerus. Padahal, penggunaan Ac secara terus-menerus dapat menyerap kelembapan di dalam ruangan dan menjadikannya kering. Yuk, ketahui dampak buruk yang diakibatkan oleh kondisi udara yang kering di dalam ruangan ber-AC:

1. Menurunkan sistem kekebalan tubuh : Beraktivitas di ruang terbuka dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh karena sel-sel darah putih mendapatkan oksigen yang cukup untuk bekerja secara efektif dalam melawan bakteri. Sebaliknya, kondisi udara yang kering di dalam ruangan dapat menyebabkan kekurangan oksigen sehingga sel-sel darah putih tidak bisa bekerja secara optimal dalam melawan bakteri dan virus.
2. Memicu infeksi saluran pernafasan : Tubuh perlu melindungi diri dari kuman dan bakteri. Jika udara yang dihirup terlalu kering, kuman dan bakteri akan lebih mudah masuk melalui pernapasan seperti hidung dan mulut. Karena itu, saluran pernafasan membutuhkan kelembaban dari selaput lendir, hal ini dapat dibantu dengan mengkondisikan supaya ruangan tetap dalam kelembapan yang cukup. Dengan demikian, kemampuan hidung dan tenggorokan dalam menyaring bakteri yang masuk ke dalam tubuh dapat bekerja secara optimal.
3. Mata kering : Karena kondisi udara yang kering, kelembapan selaput mata perlahan-lahan akan berkurang san menyebbakan mata kering. Jika dibiarkan, maka kondisi ini dapat berkembang menjadi masalah lain seperti peradangan pada selaput mata dan peradangan pada kelopak mata.
4. Kulit Kering : Kulit akan kehilangan kelembapannya jika selalu berada di dalam ruangan dengan kondisi udara yang kering. Hal ini tentu akan menghilangkan elastisitas kulit dan menyebabkan kulit menjadi kering dan gatal.
5. Memicu kambuhnya alergi :  Udara yang cukup lembap membantu bernapas dengan lebih baik. Karena itu, udara yang kering berdampak besar terhadap sistem pernafasan. Kondisi ini tidak cocok bagi penderita asma atau alergi yang sering mengalami gangguan pada sistem pernapasannya. Udara yang kering lebih memudahkan penyebaran debu dan bakteri di dalam ruangan yang dapat memicu alergi pada tubuh.

Seorang ahli epidemologi, Michael Ward, mengatakan bahwa kelembapan udara yang terlalu rendah dapat menurunkan imunitas tubuh. Selain itu, penurunan Kelembapan relatif sebesar 1% dapat meningkatkan penyebaran virus sebesar 7-8%. Karena itu selain menjaga asupan nutrisi dan vitamin untuk imunitas tubuh, Parents juga perlu menjaga kadar kelembapan dalam ruangan. Apalagi sekarang hampir seluruh aktivitas dilakukan dirumah saja. Kadar kelembabanperlu diperhatikan dalam ruangan, terutama pada ruangan ber-AC. Menurut WHO, kadar kelembapan yang ideal adalah sebesar 45-65%. Kelembapan yang ideal di dalam ruangan tidak hanya menjaga kualitas udara, tetapi juga dapat mencegah penyebaran virus. Nah, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk tetap menjaga kelembapan di dalam ruangan adalah dengan penggunaan Air Humidifier. Humidifier bekerja mengeluarkan uap yang aman dihirup oleh keluarga, termasuk si Kecil dalam jumlah yang tertentu. Kelembapan udara yang sesuai standar para ahli dapat mendukung sistem pernapasan.

Hygro+ merupakan air humidifier yang berfungsi untuk menjaga kelembapan udara yang ideal di dalam ruangan, dilengkapi dengan sensor yang dapat mendeteksi suhu dan kadar kelembaban dalam ruangan secara otomatis. Jadi, Mom tak perlu bingung memperkirakan atau bahkan repot mengukur tingkat kelembapan udara dengan alat tertentu. Dengan fungsi Humidity Contol, kelembapan yang ideal di dalam ruangan dapat diatur sesuai kebutuhan. Ketika kelembapan yang diinginkan telah tercapai, maka cold mist akan berhenti menyemprotkan uap secara otomatis. Selain sebagai humidifier, Parents dapat menggunakan 2-3 tetes essential oil pada foam di wadah essential oil yang tersedia pada Hygro+ sebagai diffuser. Untuk mendukung kenyamanan dan kualitas tidur si Kecil, Mom dapat memilih salah satu dari 7 bias warna lampu LED pada Hygro+.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

48 Babymoov Indonesia

Comments

BACA JUGA:

LATEST POSTS

Moms, MPASI dengan Multigrain Juga Banyak Manfaatnya!

Memasuki usia 6 bulan, asupan ASI untuk si Kecil sudah tidak cukup lagi untuk memenuhi nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Si Kecil [...]

Yuk, Kenali Penyebab dan Faktor Pemicu Kambuhnya Eksim!

Tahukah Moms, jumlah penderita eksim mencapai 1 hingga 3% dari populasi di seluruh dunia? Jumlah ini membuktikan bahwa masalah kulit eksim [...]

Mengapa rambut Bayi Tipis dan Sulit Tumbuh Moms?

Semua Moms pasti menginginkan supaya rambut si Kecil tumbuh sehat dan lebat. Sebaliknya, jika rambut si Kecil terlihat sangat tipis dan kulit [...]

Mengapa Bayi Membutuhkan Bantal Peyang?

Tidur merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk menjaga perkembangan dan pertumbuhan si Kecil yang optimal. Oleh karena itu, Parents [...]

Yuk Parents, Jaga Nutrisi ASIP dan MPASI dengan Tips Berikut!

ASI merupakan satu-satunya makanan yang dapat memenuhi nutrisi si Kecil di usia 6 bulan pertamanya. ASI berperan untuk mendukung tumbuh kembang [...]

Jerawat Batu : Penyebab dan Cara Mengatasinya

Setiap orang pasti mengharapkan kulit yang sehat serta terhindar dari masalah kulit. Salah satu masalah kulit yang sering dialami pada bagian [...]

Kualitas Tidur Bayi Ternyata Mempengaruhi Perkembangan Otaknya

Sama halnya seperti asupan makanan, tidur juga menjadi salah satu hal yang sangat penting dan berpengaruh terhadap tumbuh kembang si Kecil. [...]

Tips Memilih Perlengkapan MPASI yang Tepat untuk si Kecil!

Pemberian ASI Eksklusif pada bayi dilakukan hingga usia 6 bulan. Hal ini disebabkan, pada usia enam bulan si Kecil mengalami periode pertumbuhan [...]

Ketahui Penyebab Cradle Cap dan Cara Mengatasinya!

Cradle Cap atau kerak pada kulit kepala si Kecil kerap terjadi di awal kelahirannya. Cradle Cap disebut juga sebagi dermatitis seboroik. [...]

Bolehkah Memandikan si Kecil Setelah Imunisasi?

Moms pasti sudah tahu bahwa imunisasi dapat membantu sistem imun si Kecil untuk memproduksi antibodi khusus dalam melawan jenis-jenis penyakit [...]

Yuk, Ketahui Manfaat Finger Food Untuk si Kecil!

Memasuki masa MPASI biasanya bertepatan juga dengan dimulainya pertumbuhan gigi si Kecil. Karena itu, si Kecil mulai memiliki keinginan untuk [...]

Tekstur MPASI si Kecil, Apakah Mempengaruhi Kemampuan Bicara?

Si Kecil sebenarnya sudah mulai belajar berbicara sejak usia 2-3 bulan. Pada usia tersebut, si Kecil sudah mengeluarkan suara yang lebih [...]

Yuk, Kenali kandungan SLS dan Pengaruhnya Bagi Kesehatan!

Apakah Anda pernah membaca kandungan SLS atau Soodium Lauryl Sulfate pada produk skincare yang Anda miliki? Jika pernah, maka Anda perlu untuk [...]

Pentingnya Mengajarkan si Kecil Berenang Sejak Dini

Semua Parents pasti menginginkan yang terbaik untuk si Kecil, apalagi di masa golden age. Karena, masa ini adalah momen krusial bagi pertumbuhan [...]

Cegah Iritasi dan Ruam pada Kepala si Kecil dengan Bantal Antibacterial

Ketebalan kulit bayi tidak lebih dari setengah ketebalan kulit orang dewasa. Hal ini menjadi salah satu penyebab mengapa kulit si Kecil sangat [...]

Yuk, Kenali Fakta dan Mitos Seputar Rambut!

Rambut yang tumbuh pada kulit kepala pada dasarnya berfungsi untuk melindungi kulit kepala dari sengatan sinar matahari. Tak hanya itu, rambut [...]

Mengapa si Kecil Harus Menggunakan Sunscreen Saat Berjemur?

Tahukah Mom bahwa menjemur si Kecil di bawah sinar matahari memberi dampak positif terhadap kesehatan dan pertumbuhannya? Berikut merupakan [...]

Alasan Mengapa Perlu Menggunakan Air Humidifier di Rumah

Menggunakan humidifier mungkin terdengar sepele. Namun, dengan memilikinya di rumah dan rutin menggunakannya akan membuat perubahan besar. [...]

Tips Memandikan si Kecil Saat Demam

Demam merupakan gejala dari gangguan kesehatan tertentu, seperti infeksi ataupun diare. Demam menandakan bahwa tubuh si Kecil sedang berusaha [...]

Kulit Berjerawat : Bolehkah Menggunakan Scrub?

Salah satu perawatan kulit yang harus dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan kulit adalah dengan menggunakan scrub. Baik scrub untuk badan [...]