Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

A Story about Ear Infection

MY STORY  |  09 Jun '17


Hi Moms, apakah Si Kecil pernah mengalami ear infection? Saya cerita sedikit ya mengenai pengalaman saya dalam menghadapi ear infection pada balita.

Saat itu, anak saya baru berusia 1 tahun 5 bulan. Awalnya ia pilek dan batuk biasa. Tetapi setelah 5 hari tidak juga membaik. Bahkan badannya panas. Selama ia sakit, nafsu makan menurun, tidur pun gelisah. Yang biasanya tidur nyenyak sampai pagi, kali ini bangun setiap 3-4 jam. Saya pikir panas biasa, jadi setiap 6 jam saya berikan paracetamol. Tapi setelah 24 jam panasnya naik turun ngga berhenti saya akhirnya bawa ke dokter. Disitu anak saya di diagnosa mengalami infeksi telinga dan diberikan antibiotik.

Setelah 2 hari minum antibiotik, keadaanya membaik. Ia mulai aktif lagi dan mulai bisa tidur tenang. Tetapi kemudian keluar cairan kuning dari telinga kanannya. Karena panik, kami bawa lagi ke dokter anak. Dokter yang biasa menangani anak saya kebetulan tidak ada di tempat, jadi kami mencoba dokter yang lain. Dokter ini kemudian berkata bahwa ada bisul di dalam telinga, dan bisulnya baru pecah sedikit. Dia lalu berkata akan memecahkan bisulnya semua sehingga telinga anak saya bersih. Kebayang dong betapa kesakitannya anak saya waktu itu?

Tetapi yang lebih menyedihkannya lagi, setelah “bisul dipecahkan” cairan kuning itu terus mengalir keluar. Sehingga keesokan harinya kami kembali menemui dokter tersebut. Reaksi dokter ini membuat saya khawatir. Dia berkata “Saya juga kurang mengerti kenapa masih begini yah, coba bawa ke THT. Rasanya kena ke gendang telinga nih”. Saat itu juga saya dan suami membawa ke THT, dan disana anak saya telinganya di “obok-obok”. Semua cairan dikeluarkan. Tapi THTpun tidak mengerti dengan pasti apa yang terjadi di dalam telinga anak saya.

Keluar dari ruangan THT saya marah besar. Bukan hanya dokter anak dan THT tidak bisa mendiagnosa dengan baik keadaan anak saya, tetapi anak saya harus mengalami kejadian dimana ia menjerit ketakutan dan kesakitan. Sebagai seorang Mama, hati saya terkoyak dan marah sekali. Malam itu juga saya minta suami untuk menghubungi dokter anak yang kami percayai. Kami tanyakan by phone kasus yang kami alami dan jawabannya simple “Itu ear infection. Biarkan cairan kuning keluar sampai habis. Tidak usah diberikan antibiotik, tidak usah dibawa ke THT. Nanti ketika telinga sudah bersih, cairan akan berhenti dengan sendirinya.”

Dan betul, dua hari kemudian, telinga anak saya bersih, dan cairan kuning pun berhenti. So, Moms, jika Si Kecil terkena infeksi telinga dan cairan kuning keluar, biarkan. Dan, setiap masukan dari dokter pilahlah dengan baik. Jangan karena panik lalu anda melakukan semua yang dokter suruh, karena hal itu belum tentu benar. Do your research first!

Hope this helps!

By: Sherlly Yusuf 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

819 Sherlly Yusuf

Comments

LATEST POSTS

Lahiran Normal vs Sesar

Apa perbedaan melahirkan dengan normal dan sesar? Yuk simak pengalaman Mom Jenny

Ibu Menyusui Sering Haus, Mengapa Begitu?

Saat menyusui Moms sering mengalami haus yang berlebihan. Wajarkah hal ini terjadi? Mari temukan jawabannya berikut ini.

Mastitis-Abses Sembuh Tanpa Obat Kimia

Apakah Moms adalah penderita mastisis? Moms, yuk simak pengalaman Mom Riri berikut dalam mengatasi mastitis yang Ia alami.

Babyo Talk with Mom Jovanzka Mengenai Kehamilan dan Baby Blues

Yuk simak cerita dari Mom Jovanzka seputar kehamilan dan baby blues serta bagaimana ia mengatasinya.

Manfaat Bertelanjang Kaki Pada Bayi

Tahukah Moms, Si Kecil dibiasakan bertelanjang kaki jauh lebih baik daripada beralas kaki, Kenapa?

Baby-O-Talk With Doctor and Mom, Nurul Hidayati

Apa rahasia Mom sekaligus Dokter Nurul menjalani kehidupannya sebagai ibu dan juga dokter umum? Bagaimana cara beliau membagi waktu? Yuk, simak [...]

Baby-O-Talk With Working Mom, Michelle Gouw

Menjadi seorang ibu adalah tanggung jawab yang besar apalagi di iringi dengan bekerja. Yuk, simak cerita dari Mom Michelle Gouw berikut ini.

Baby-O-Talk With Mom Tita Seputar Pengalaman Menjadi Seorang Ibu

Mom adalah pekerjaan yang tidak mudah, mari kita simak pengalaman Mom Tita menjadi seorang ibu.

Baby-O-Talk With Mom Adhitya Seputar Stimulasi Kandungan

Adhitya Putri memiliki cara tersendiri untuk menstimulasi kandungannya, seperti apakah itu?

Babyo Talk With Mom Jessica Forrester Seputar Stimulasi Kandungan

Stimulasi ternyata juga penting bagi ibu yang sedang hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Jessica Forrester mengenai Stimulasi berikut ini.

Tips Menghadapi Gender Disappointment

Pernahkah Anda mengalami kekecewaan karena jenis kelamin janin tidak sesuai dengan yang diharapkan? Yuk, simak pengalaman Mom Sylvia berikut ini.

Baby-O-Talk with Mom Gisel Seputar Vaksin

Vaksinasi ternyata juga penting bagi ibu yang akan hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Gisel mengenai vaksin!

Baby-O-Talk with Mom Silvia Seputar Vaksin

Vaksinasi ternyata juga penting bagi ibu yang akan hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Silvia mengenai vaksin! Yuk, disimak.

Baby-O-Talk with Mom Lina Seputar Menyusui

Pembahasan mengenai menyusui tidak ada habisnya. Kali ini, Babyologist bertanya-tanya kepada Mom Lina seputar menyusui.

Mama Takut Menyusui Anak?

Bayi tidak bisa menyusu? Emang ada? Ini yang dialami oleh Mom Marlisa dan Baby Eegan. Mari simak ceritanya berikut ini.

Jaga Sendiri or Pakai Suster?

Mom Michelle Gouw berbagi cerita dan suka duka selama masa kehamilan dan merawat bayi dengan bantuan suster. Yuk simak bersama.

Kenapa Anak Mimisan?

Kenapa anak bisa mimisan? Apa yang sebaiknya dilakukan ketika anak mimisan? Berikut pengalaman dari Mom Sherlly.

Strawberry Hemangioma Awareness

Strawberry Hemangioma? Apa itu? Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hemangioma? Mari simak cerita dari Mom Tita.

Baking Bersama Kathleen

Baking bersama di dapur bisa menjadi kegiatan yang educative dan fun loh Moms! Yuk simak cerita Mom Sarah berikut ini.

Steps to Recovery After Miscarriage

Bagi pasangan yang mengharapkan seorang anak, keguguran merupakan kesedihan yang sangat mendalam. Berikut cerita dari Mom Ricka.