Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

ASI Perah Menjadi Solusi Bagi Ibu Yang Super Sibuk

FEEDING  |  12 May '18


Perkembangan seorang bayi sangat dipengaruhi oleh asupan ASI yang diberikan. karena ASI menyimpan nutrisi alami yang baik untuk bayi. Tapi pada kenyataannya sebagian Mom memiliki banyak pekerjaan dan aktivitas padat di luar rumah, sebagai solusinya mereka lebih memilih untuk memerah ASI.  Namun ASI perah perlu disimpan dengan baik agar tidak mengurangi manfaat dan nutrisi didalamnya.

Menjaga kebersihan saat melakukan ASI perah sangat dianjurkan. Seperti mencuci kedua tangan dengan sabun, walaupun terlihat sederhana dan sepele namun tangan yang kotor bisa menjadi perantara virus dan bakteri jahat yang bisa menimbulkan penyakit. Selain menjaga kebersihan tangan sebelum memerah ASI, pemilihan wadah penyimpanan pun perlu diperhatikan. Wadah yang terbuat dari kaca dan polypropylene memiliki pengaruh yang sama terhadap nutrisi, tetapi muncul kekhawatiran terkait kemungkinan kontaminasi plastik, maka dari itu, kantong plastik yang digunakan harus kokoh, disegel dengan baik, dan disimpan di tempat yang aman. Untuk lebih amannya lagi, kita bisa menstrelikan wadah penyimpanan sebelum digunakan, dengan mencuci di dalam air panas dan sabun, lalu kemudian dibilas.

ASI bisa disimpan dalam botol sebanyak 30-60 ml untuk bayi yang usianya kurang dari 6 minggu, agar tidak terlalu banyak membuang ASI apabila terlalu banyak menyimpannya. Sedangkan untuk bayi yang lebih dari usia 6 minggu maka jumlah ASI per botolnya disesuaikan dengan jumlah susu yang diminum bayi setiap harinya. Kemudian temperatur ruangan juga sangat berpengaruh pada ASI perah, karena tempratur ruangan yang panas sangat mempengaruhi jumlah bakteri pada ASI perah. Oleh karena itu menaruh ASI perah pada suhu yang rendah menjadi pilihan yang tepat.

Kemudian, apabila ASI perah disimpan didalam freezer dalam waktu yang lama dan menjadi beku, maka Anda harus mencairkannya terlebih dahulu di dalam lemari es. Hal ini biasa disebut dengan ASIP beku yang belum dihangatkan untuk diberikan kepada bayi. Batas penyimpanan ASI perah hanya 24 jam saja, karena apabila melebihi waktu tersebut nutrisi yang dikandung pun akan berkurang, dan untuk penyimpanan di suhu ruang hanya sampai 4 jam saja, dan segera diberikan kepada bayi. Apabila ASI perah masih memiliki sisa, tidak dianjurkan untuk mengembalikan kedalam freezer.

Namun, setiap kali Mom memilki waktu untuk menyusui, maka sebaiknya Mom memberikannya (ASIX) ASI eksklusif. Pemberian ASIX akan merangsang produksi ASI menjadi lebih lancar karena adanya stimulasi oleh bibir bayi. Selain itu, ASIX juga mampu mempererat ikatan antara ibu dan anak.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

640 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perbedaan Susu Sapi, Susu Soya, dan Formula Soya

Apa bedanya susu sapi, susu soya dan formula soya? Yuk simak berikut ini.

Kastengel Keju Wajan

Siapa yang suka kastengel? Coba resep anti gagal berikut ini yuk!

Traditional Weaning vs Baby Led Weaning (BLW)

Memasuki tahap MPASI, apakah Moms bingung menentukan metode traditional weaning atau baby-led weaning? Simak berikut ini yuk!

Camilan Keluarga : Cireng isi Keju

Ketika #dirumahaja, bawaanya jadi pengen ngemil mulu ga sih Moms? Bikin sendiri yuk cireng isi keju. Ini resepnya.

Tips Mengatasi Kolik pada si Kecil

Kolik adalah kondisi yang terjadi pada bayi sehat yang menangis tiada henti selama lebih dari 3 jam sehari.

Yuk! Cegah si Kecil Sakit Mulai dari Peralatan Makannya

Masuk diusia Zayn yg ke 1 tahun, pertama kali nya aku coba memberikan dia Sufor.

Nasi Goreng Salmon ala MamaUna

Dikarenakan BabyU sudah genap setahun, MamaUna mau coba kasih makanan masakan rumah, biar papa nya juga kebagian 🤪 hehehe. Nasi Goreng jadi sa [...]

4 Komposisi Penting ASI Booster untuk Keberhasilan ASI Eksklusif

Ternyata, peran ASI Booster sebagai penunjang keberhASIlan ASI eksklusif sangatlah penting.

Akhirnya Ku Menemukan Jodoh Botolku

Mencari botol susu yang cocok untuk si Kecil itu ternyata seperti memilih jodoh! Yuk simak berikut ini.

Creamy Cheesy Chicken Liver, MPASI yang Kaya akan Zat Besi

Hati ayam merupakan salah satu sumber zat besi yang baik bagi bayi.

Tips Menjaga Kadar Vitamin dalam ASI

Saat ASI sudah dipompa, ASI dapat segera didinginkan dalam waktu kurang dari 1 jam.

10 Finger Foods Kesukaan Si Kecil

Finger foods atau camilan yang dapat dimakan sendiri oleh si Kecil dapat mengurangi rasa laparnya di antara jam makan

Tips Memberikan Snack Sehat untuk Gigi pada Si Kecil

Berikut tips memberikan snack sehat untuk camilan si Kecil. Yuk simak Moms

Resep MPASI Beef Rolade

Menu favorit Kenneth, baru pertama kali coba dan berhasil! Ini anti gagal loh Moms. Selamat mencoba.

Onion Rings Bisa Jadi Snack untuk si Kecil

Onion rings mudah dibuat dan juga bisa dipakai untuk jadi cemilan si Kecil disaat senggang loh Moms!

Oats, Menu Andalan si Kecil

Jangan lupa variasikan menu makanan si Kecil agar tidak bosan dan tetap nafsu makan ya Moms! Simak resep berikut.

Resep Tahu Daging Cincang

Apakah si Kecil sudah berusia 20 bulan? Yuk, variasikan menu MPASI dengan coba resep tahu daging cincang ala mom Arlina.

Ikan Tuna Orak Arik Telur

Menu ini bukan hanya menjadi andalan si kecil loh Moms tapi semua anggota keluarga juga suka. Mari dicoba resepnya.

Menu MPASI: Chicken Rice Singapore

Apakah Moms sedang mencoba untuk menaikkan berat badan si Kecil? Resep chicken rice singapore ini cocok loh!

Nasi Brokoli Udang

Apakah Moms sedang mencari resep yang bergizi namun mudah dibuat? Cocok untuk si Kecil yang menyukai menu seafood.