Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Macam Pemeriksaan pada Trimester Pertama

OTHERS  |  25 Jun '17


Pemeriksaan kehamilan memberikan informasi penting tentang kesehatan Anda dan bayi selama kehamilan. Pemeriksaan kehamilan dapat menemukan masalah awal seperti diabetes gestational (kencing manis saat kehamilan) dan pre-eklamsia (tekanan darah tinggi), yang bila tidak ditangani dengan benar dapat menempatkan ibu dan bayi pada risiko. Pemeriksaan yang dilakukan dapat menginformasikan ibu mengenai hal-hal tentang kesehatan bayi, misalnya apakah bayi tersebut memiliki cacat bawaan ataupun kelainan kromosom. Untuk sampai pada pemeriksaan ini, perlu waktu dan ketelitian. Tidak semua pemeriksaan akurat 100 persen, tetapi kita dapat mengatakan bahwa kemungkinan terjadinya kelainan bawaan adalah rendah. Jika dokter merekomendasikan ibu tentang suatu pemeriksaan atau tes, pastikan untuk mendapat informasi tentang risiko dan manfaatnya. Rata-rata, orang tua setuju bahwa pemeriksaan kehamilan membantu mereka untuk mempersiapkan kedatangan bayi, namun tentu saja hal tersebut merupakan sebuah pilihan.

Walaupun begitu, tetap dihimbau bagi orang tua agar tetap melakukan pemeriksaan untuk memelihara kesehatan sang ibu dan buah hati. PROSEDUR PEMERIKSAAN Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pendahuluan pada ibu, yang mencakup penilaian berat dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, nadi, suhu badan, serta frekuensi napas. Untuk mengonfirmasi kehamilan, ibu akan diminta untuk melakukan tes urine untuk memeriksa kadar hCG dan hormon dalam kehamilan.

Selain itu, melalui urine akan diperiksa juga kadar protein, gula, dan tanda-tanda infeksi. Selanjutnya, darah ibu akan diambil untuk memeriksakan:

  • Golongan darah dan Rhesus Factor (Rh)
    .Jika ibu tipe Rh negatif dan pasangannya Rh positif, ibu dapat menghasilkan antibodi (zat kekebalan) yang berbahaya bagi janin. Hal ini dapat dicegah melalui suntikan khusus yang akan diberikan kepada ibu.
  • Anemia
    Di mana kadar hemoglobin dalam darah rendah.Hemoglobin adalah suatu zat di dalam sel darah merah yang bertugas mengikat dan mengangkut oksigen yang dibutuhkan tubuh. Jenis anemia sangat beragam, namun di Indonesia masih didominasi oleh jenis anemia defisiensi (kekurangan) zat besi.
  • Hepatitis B, C 
    Penyakit menular seksual sifilis dan Human Immunodeficiency Virus (HIV).Kekebalan terhadap toksoplasma, virus cytomegalo, campak Jerman (rubella), herpes, dan cacar air (varicella).

Pemeriksaan trimester pertama, mengapa pemeriksaan ini dilakukan?

Dokter melakukan tes skrining untuk menentukan risiko seorang ibu dengan bayi down syndrome (trisomi 21), sindrom Edward (trisomi 18), atau kelainan kromosom lainnya. Tes yang juga disebut dengan panel pemeriksaan trimester pertama ini idealnya dilakukan dalam dua bagian, yakni: Mengambil sampel darah ibu Tes ini dilakukan untuk mengukur kadar protein dalam darah. Tes ini dapat menunjukkan bayi yang memiliki kelainan kromosom mempunyai risiko rata-rata lebih tinggi. Melakukan ultrasonografi (USG) Ultrasonografi berkembang sangat pesat akhir-akhir ini akibat kemajuan teknologi digital sehingga mampu memberikan gambaran pencitraan yang lebih detail dan jelas. Secara umum pemeriksaan ultrasonografi sangat aman, selama pemeriksa mematuhi prinsip pemeriksaan seperti As Low As Reasonably Achievable (ALARA).

TUJUAN USG :

  • Verifikasi perkiraan tanggal persalinan
  • Mendeteksi kehamilan di luar rahim
  • Melihat jumlah janin
  • Menentukan apakah janin tumbuh normal sesuai usia
  • Rekam detak jantung dan gerakan nafas janin
  • Memeriksa jumlah cairan ketuban
  • Melihat posisi plasenta
  • Menemukan cacat struktur
  • Mendeteksi masalah lain seperti cacat jantung bawaan, bibir sumbing dan kelainan pada organ.

Wanita yang pada pemeriksaan skrining terdeteksi mempunyai risiko tinggi untuk terjadinya down syndrome atau kelainan kromosom lainnya akan ditawarkan pengujian diagnostik, biasanya melalui Chorionic Villous Sampling (CVS) di trimester pertama atau Amniosentesis pada trimester kedua. Pemeriksaan terbaru adalah skrining darah ibu bebas sel janin atau Non Invasive Prenatal Testing/Diagnostic (NIPT/NIPD) yang mengevaluasi DNA janin dalam darah seorang wanita dan dapat memberikan diagnosis tentang kelainan kromosom tertentu.

Lakukanlah skrining pada trimester pertama kehamilan agar memiliki waktu lebih banyak untuk merencanakan serta mempersiapkan masalah kesehatan yang mungkin dimiliki janin. Pemeriksaan darah biasanya dilakukan antara 9-14 minggu, dan pemeriksaan USG dilakukan antara 11-13 minggu. Namun perlu diingat bahwa ini adalah skrining, bukanlah tes definitif. Pengujian lebih lanjut harus dilakukan untuk memastikan kondisi ibu dan janin. dr. Giri Respati, Sp. OG-KFM Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan Konsultan Fetomaternal

By: Corry Cecillia

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1294 Corry Cecillia

Comments

LATEST POSTS

Babyo Hati ke Hati : Juni 2020

Hi Moms, yuk simak Babyo Hati ke Hati edisi Juni berikut ini!

Babyo Hati ke Hati Ed#1

Hai Moms! Yuk simak Babyo Hati ke Hati edisi pertama dari Chief Editor Babyo.

Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Membeli Food Processor?

Apa aja sih yang perlu diperhatikan sebelum membeli food processor? Fungsinya, kapasitasnya, atau harganya?

FAQ - Babyo Story, Points, dan Babyo App

"Kok, artikelku lama banget di-publish-nya, sih?" Mau tahu alasannya? Yuk temukan di sini!

Kata Mertua VS Fakta

Perbedaan pendapat dengan mertua seringkali memicu ketegangan dalam rumah tangga.

Kamu Orang Tua Baru? Udah Tahu soal yang Satu Ini Belum?

Betulkah bayi yang menangis menjerit-jerit itu karena ia merasa lapar?

Hamil dan Bingung Harus Bagaimana?

Babyologist hadir sebagai social media platform untuk memberikan dukungan masa kehamilan & parenting.

Babyo App: Cara Share Story - Weekly Topic

Sekarang, Moms bisa menulis artikel “Weekly Topic” di Babyo App, lho! Simak di sini caranya!

Babyo App: Cara Share Story

Siapa yang suka share pengalaman di Babyo? Sekarang Share Story bisa dilakukan lewat Babyo App lho!

Babyo App: Cara Share Moment

Kini share moment lebih mudah dengan Babyo App. Yuk ikuti langkahnya di sini!

Apakah Ada Efek Samping dalam Menggunakan Pil KB?

Tahukah Moms, bahwa ternyata ketika menggunakan Pil KB akan menimbulkan efek samping?

Kapan Nano Punya Adik?

Tidak terasa sebentar lagi usia Nano 2 tahun, kira-kira kapan Nano akan punya seorang adik? Yuk, simak jawaban mom Lysa.

What To Bring While Traveling With 4 month Baby?

Tentunya setiap ibu ingin travelling bersama sang buah hati. Apa yang perlu dibawa saat travelling bersama si Kecil?

Ketidakcocokan Rh Selama Kehamilan

Ternyata ketidakcocokan Rh juga dapat berpengaruh sampai keguguran loh Moms, berikut informasi lengkapnya.

Pentingnya Asupan Bebas Gluten Bagi Kesuburan Pria dan Wanita

Jumlah gluten pada tubuh ternyata dapat mempenggaruhi berbagai hal loh Moms, yuk simak informasi selengkapnya.

Packing Essential Saat Liburan Bersama si Kecil

Tentunya setiap keluarga ingin pergi berlibur bersama anaknya, karena itu perlu disiapkan barang bawaan yang diperlukan.

Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan didefinisikan sebagai tumor ganas di faring, laring, atau amandel.

Bisakah Seorang Wanita Berovulasi Lebih Dari Satu Kali Per Siklus?

Apakah moms mengetahui bagaimana seorang wanita berovulasi dan akhirnya mengalami pembuahan? Yuk, simak informasinya!

Ide Bermain Anak - Pattern Game

Masih banyak barang bekas yang bisa dikreasikan untuk jadi mainan si Kecil loh Moms! Yuk, coba permainan berikut.

Apa itu Sindrom Down?

Apakah Moms pernah mendengar tentang sindrom down? Apa jenis, penyebab sindrom down dan bagaimana efeknya?