Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apakah yang Menyebabkan Bayi Bingung Puting?

FEEDING  |  27 Sep '18


Moms pasti sudah tidak asing dengan istilah "bingung puting". Namun, yang masih menjadi pertanyaan bagi para Moms adalah, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Bingung puting biasanya terjadi pada anak di bawah usia 5 bulan. Bingung puting tidak cuma membuat bayi hanya mau minum melalui satu media saja (contoh: payudara saja atau botol susu saja), bahkan beberapa bayi menjadi mogok minum susu untuk beberapa hari. Lalu, mengapa bayi menjadi bingung puting?

Perbedaan Bentuk Payudara dan Dot Botol Susu

Ini merupakan alasan paling populer, mengapa bayi menjadi bingung puting. Bayi yang terbiasa latch dengan payudara ibu maupun dot botol, akan merasakan kejanggalan ketika Moms memberikan media lain dengan bentuk yang berbeda.

Maka dari itu, para produsen botol susu mulai membuat dot botol yang menyerupai payudara ibu. Meskipun bentuk dot botol dan payudara ibu tidak mungkin sama, namun kemiripan bentuk dan kelembutan dot botol dengan payudara dapat mengurangi risiko bingung puting.

Perbedaan Aliran Payudara dan Botol Susu

Botol susu pada umumnya memberikan aliran yang lebih deras dibandingkan dengan payudara. Perbedaan aliran ini membuat bayi harus beradaptasi kembali ketika menggunakan media lain. Beberapa bayi yang terbiasa minum melalui botol, akan merasa kesal ketika ia minum melalui payudara dikarenakan aliran ASI di payudara yang lebih lambat. Selain itu, cara kerja aliran antara payudara dan botol susu pun berbeda. Pada botol susu, bayi harus menghisap agar ASI dapat mengalir, sedangkan pada payudara, ASI dapat mengalir dengan sendirinya ketika mulut bayi menyentuh payudara ibu.

Dari penjelasan di atas, kunci utama agar bayi terhindar dari bingung puting terletak pada botol susu yang Anda pilih. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli botol susu untuk mengurangi risiko bingung puting:

  • Carilah dot dengan bentuk yang lebar, dan rasakan apakah dot tersebut sudah cukup lembut.
  • Gunakan botol susu yang dapat memberikan aliran yang alami (dapat mengalir dengan sendirinya). Perlu Moms ingat, aliran yang alami adalah aliran yang menyerupai payudara. Cairan akan mengalir bulir per bulir secara teratur sehingga bayi dapat mengatur ritme minumnya.
  • Cari botol dengan aliran yang tidak terlalu deras. Selain untuk menyamai ritme minum ketika breastfeeding, aliran yang deras atau cepat dapat membuat bayi tersedak ketika minum melalui botol.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

750 Dr. Brown's Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perbedaan Susu Sapi, Susu Soya, dan Formula Soya

Apa bedanya susu sapi, susu soya dan formula soya? Yuk simak berikut ini.

Kastengel Keju Wajan

Siapa yang suka kastengel? Coba resep anti gagal berikut ini yuk!

Traditional Weaning vs Baby Led Weaning (BLW)

Memasuki tahap MPASI, apakah Moms bingung menentukan metode traditional weaning atau baby-led weaning? Simak berikut ini yuk!

Camilan Keluarga : Cireng isi Keju

Ketika #dirumahaja, bawaanya jadi pengen ngemil mulu ga sih Moms? Bikin sendiri yuk cireng isi keju. Ini resepnya.

Tips Mengatasi Kolik pada si Kecil

Kolik adalah kondisi yang terjadi pada bayi sehat yang menangis tiada henti selama lebih dari 3 jam sehari.

Yuk! Cegah si Kecil Sakit Mulai dari Peralatan Makannya

Masuk diusia Zayn yg ke 1 tahun, pertama kali nya aku coba memberikan dia Sufor.

Nasi Goreng Salmon ala MamaUna

Dikarenakan BabyU sudah genap setahun, MamaUna mau coba kasih makanan masakan rumah, biar papa nya juga kebagian 🤪 hehehe. Nasi Goreng jadi sa [...]

4 Komposisi Penting ASI Booster untuk Keberhasilan ASI Eksklusif

Ternyata, peran ASI Booster sebagai penunjang keberhASIlan ASI eksklusif sangatlah penting.

Akhirnya Ku Menemukan Jodoh Botolku

Mencari botol susu yang cocok untuk si Kecil itu ternyata seperti memilih jodoh! Yuk simak berikut ini.

Creamy Cheesy Chicken Liver, MPASI yang Kaya akan Zat Besi

Hati ayam merupakan salah satu sumber zat besi yang baik bagi bayi.

Tips Menjaga Kadar Vitamin dalam ASI

Saat ASI sudah dipompa, ASI dapat segera didinginkan dalam waktu kurang dari 1 jam.

10 Finger Foods Kesukaan Si Kecil

Finger foods atau camilan yang dapat dimakan sendiri oleh si Kecil dapat mengurangi rasa laparnya di antara jam makan

Tips Memberikan Snack Sehat untuk Gigi pada Si Kecil

Berikut tips memberikan snack sehat untuk camilan si Kecil. Yuk simak Moms

Resep MPASI Beef Rolade

Menu favorit Kenneth, baru pertama kali coba dan berhasil! Ini anti gagal loh Moms. Selamat mencoba.

Onion Rings Bisa Jadi Snack untuk si Kecil

Onion rings mudah dibuat dan juga bisa dipakai untuk jadi cemilan si Kecil disaat senggang loh Moms!

Oats, Menu Andalan si Kecil

Jangan lupa variasikan menu makanan si Kecil agar tidak bosan dan tetap nafsu makan ya Moms! Simak resep berikut.

Resep Tahu Daging Cincang

Apakah si Kecil sudah berusia 20 bulan? Yuk, variasikan menu MPASI dengan coba resep tahu daging cincang ala mom Arlina.

Ikan Tuna Orak Arik Telur

Menu ini bukan hanya menjadi andalan si kecil loh Moms tapi semua anggota keluarga juga suka. Mari dicoba resepnya.

Menu MPASI: Chicken Rice Singapore

Apakah Moms sedang mencoba untuk menaikkan berat badan si Kecil? Resep chicken rice singapore ini cocok loh!

Nasi Brokoli Udang

Apakah Moms sedang mencari resep yang bergizi namun mudah dibuat? Cocok untuk si Kecil yang menyukai menu seafood.