Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apakah Udara di Dalam Rumah Anda Sudah Aman?

PARENTING  |  29 Jun '20


Salah satu hal yang kita dapat pelajari dari pandemi COVID-19 saat ini adalah betapa mudahnya kuman, virus, dan bakteri berkeliaran di udara dan menyebabkan penyakit tanpa kita sadari. Istilah work from home bukanlah sesuatu yang asing lagi didengar karena selama masa pandemi ini berlangsung, kita lebih memilih berada di dalam rumah demi keamanan diri dan juga orang-orang di sekitar kita.

Namun, sadarkah Moms and Dads bahwa udara di dalam rumah juga mungkin saja berbahaya bagi tubuh kita? Mungkin tidak sebahaya virus COVID-19, tetapi bakteri dan polutan yang ada di udara di rumah dapat membuat tubuh kita dan tubuh si Kecil lebih rentan terhadap virus karena imun tubuh yang menurun.

Berikut adalah beberapa kontaminan yang mungkin berada di dalam rumah anda tanpa disadari.

Bahan kimia dari produk seperti cat, lem aibon, disinfektan, pengharum ruangan, baygon, dan produk aerosol lainnya yang dapat mengeluarkan senyawa organik yang mudah menguap di udara sekeliling kita. Bahkan produk yang seharusnya menjadi pembersih bagi rumah (pembersih lantai dan kamar mandi) memiliki kimia berbahaya yang dapat menguap di udara.

Asap dari rokok, e-cigarette, dan lilin juga dapat menjadi kontaminan pada udara di rumah. Ada banyak zat-zat tidak baik di dalam rokok dan e-cigarette yang berbahaya bagi saluran pernapasan si Kecil, ibu hamil, dan juga orang-orang yang tidak terbiasa merokok (perokok pasif). Asap yang sudah dihirup dan dihembuskan kembali oleh seorang perokok aktif dapat meningkatkan resiko kanker dan penyakit jantung secara cukup signifikan. Selain itu, asap dari lilin dapat menginflamasi paru-paru karena memiliki kandungan formaldehyde dan partikel ultra-halus yang berbahaya (pilihlah lilin yang terbuat dari beeswax atau soy wax untuk mengurangi resiko ini).

Gas dan api dari kompor untuk memasak juga dapat menjadi berbahaya bagi tubuh karena dapat meningkatkan karbon monoksida, nitrogen dioksida, dan gas radon di udara yang tidak baik bagi paru-paru.

Jamur, lumut, tungau debu, kecoa, kotoran dan bulu adalah kontaminan biologis yang ada di dalam ruangan tertutup yang terkadang tidak kita sadari. Tingginya kadar kelembapan di dalam rumah dapat membuat jamur dan lumut muncul di rumah. Kontaminan dari hal tersebut dapat memicu alergi, batuk, flu, asma, dan iritasi pada saluran pernapasan.

Lalu, apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi polusi di rumah?

Well, yang terpenting adalah untuk mengurangi sumber polusi udara tersebut dan juga memastikan adanya ventilasi yang baik di dalam rumah. Memastikan rumah kita terhindar dari produk yang memiliki bahan kimia terlalu banyak juga penting.

Selain itu, kadar kelembapan yang terlalu tinggi dapat memicu munculnya jamur dan lumut, dan kadar yang terlalu rendah dapat membuat kulit iritasi dan membiarkan polusi seperti bulu boneka, bulu binatang, dan bakteri dan virus berkeliaran dengan bebas di udara.

Air humidifier dapat menjadi solusi bagi masalah ini. Uap air pada air humidifier dapat menangkap partikel-partikel kecil dan menjatuhkannya ke lantai agar tidak terhirup dan masuk ke dalam paru-paru dan saluran pernapasan.

Selain itu, mengurangi benda-benda yang tidak terpakai di rumah agar tidak menjadi sarang debu dan juga meminimalisir penggunaan karpet di rumah dapat menjadi langkah preventif juga.

Kita dapat menghindari virus dari luar, tetapi memastikan kesehatan kita terjaga pada saat di dalam rumah juga sangat penting.

Stay safe and healthy!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

36 Babymoov Indonesia

Comments

LATEST POSTS

Pentingnya Berbagi Pekerjaan Rumah Tangga dengan Pasangan

Banyaknya pekerjaan rumah tangga seringkali membuat Istri merasa lelah dan lama-lama bisa menjadi penyebab pertengkaran Suami – Istri. Apalagi j [...]

Payudara nyaman, ASI makin lancar pakai Breast Relaxant dari BKA

Payudara nyaman, ASI makin lancar pakai Breast Relaxant dari BKA Jadi busui pasti yang sering dialamin kalau ngga PD bengkak ya PD kesumbat. [...]

Cerita Gigi Si Kecil Patah Akibat Terjatuh

Moms, siapa sih yang tidak senang melihat si kecil tumbuh aktif dan sudah bisa berlarian kesana kemari ? Apalagi si kecil pun sangat bahagia [...]

cerita setahun bersama babyologist hallo moms, gi...

cerita setahun bersama babyologist hallo moms, gimana kabarnya? semoga selalu sehat ya, walaupun pandemi belum berakhir semoga kita diberi [...]

Hari Raya Qurban Mengajarkan Arti Pengorbanan

Hari Raya Qurban Mengajarkan Arti Pengorbanan Bagi para mom yang muslim, apa yang bisa diajarkan kepada anak-anak tentang sejarah hari raya Idul [...]

MITOS ATAU FAKTA?? BAYI BAU TANGAN ITU MANJA

MITOS ATAU FAKTA?? BAYI BAU TANGAN ITU MANJA Bayi baru lahir umumnya sangat gemes untuk digendong.. Mencium pipinya yg mungil, kakinya, [...]

Si Kecil Terjatuh, Moms Yang Disalahkan

Terjatuh merupakan hal biasa bagi si kecil yang sedang aktif berlari larian . Sebagai orang tua, Moms kerap menjadi orang yang paling disalahkan [...]

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh ibu baru. Apa saja sih?

Hai moms.. Ketika baru pertama kali merawat si kecil tentu bukan hal yang mudah. Apalagi untuk ibu baru yang masih banyak belajar. Menjadi [...]

Kakak Tak Harus Selalu Mengalah

Kakak Tak Harus Selalu Mengalah "Mama, adik rebut mainan kakak," seru sang kakak pada ibunya. "Mama, adik coret-coret gambar kakak," tangis [...]

Yuk Moms, Selalu Terapkan 3 Hal Ini di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Hai Moms. Walau pandemi belum berakhir, kita sudah memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru. Banyak yang sudah melakukan aktifitas di luar rumah. [...]

Manfaat Positif Main Bersama Si Kecil

Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Dengan bermain, anak dapat belajar hal baru, mengeksplor bakat dan berimajinasi. Buat Moms/Dads yang [...]

Adaptasi Kebiasaan Baru sebagai pengganti New Normal

Setelah 3 bulan lebih kita mengkarantina diri masing-masing karena mewabahnya virus berbahaya Covid-19. Bertepatan dengan Hari Anak Nasional yg [...]

Peran Ayah Mendampingi si Kecil selama Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Tanggal 23 Juli nanti diperingati sebagai Hari Anak Nasional sekaligus sebagai awal adaptasi kebiasaan baru. Ya, kita dihimbau untuk beradaptasi [...]

Sambut Hari Anak Nasional dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Hari Anak Nasional (HAN) yg jatuh tepat pada tanggal 23 Juli ini di sambut dengan Adaptasi Kebiasaan Baru. Ya, kata New Normal sudah berganti [...]

5 Tips Mengajarkan si Kecil Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Hari Anak Nasional (HAN) yg diperingati setiap tanggal 23 Juli sekaligus sebagai awal mula kita harus beradaptasi dengan kebiasaan baru. Ya, [...]

Yuk Coba Ide Permainan Bersama si Kecil Selama di Rumah!

Hari Anak Nasional (HAN) yg diperingati setiap tanggal 23 Juli ini sekaligus sebagai permulaan kita beradaptasi dengan kebiasaan baru ya moms. [...]

Buat Suasana Hati si Kecil Senang Selama di Rumah, Moms!

Hari Anak Nasional yg jatuh tepat pada tanggal 23 Juli ini juga sekaligus sebagai awal permulaan adaptasi kebiasaan baru nih moms. Tentunya, [...]

Seru-seruan dengan Delapan Anak di Rumah

Awal pandemi kami seperti merasakan atmosfer liburan, hiruk pikuk yang biasa terjadi di pagi hari mendadak senyap, meskipun hanya beberapa jam [...]

Selamat Hari Anak Nasional 2020, Yuk Penuhi Hak Anak Moms

Mempunyai anak dan menjadi orangtua adalah dambaan setiap pasangan yang sudah menikah. Setelah mempunyai anak, banyak hal yang harus dipelajari [...]

Jalan Pagi dan Sore Olahraga Ringan dan Menyenangkan Saat New Normal

Masa new normal ini bisa jadi waktu yang tepat untuk Moms gunakan mengajak si kecil keluar rumah setelah berbulan-bulan terkurung di rumah. [...]