DAILY FEED

Review Doogle Wedge Pillow by Mom Catherine Review Doogle Wedge Pillow by Mom Catherine
18 Apr '19

Tips Mengatasi LDR yang Tak Terduga Tips Mengatasi LDR yang Tak Terduga
16 Apr '19

Chloasma, Kondisi Kulit yang Umum Dijumpai pada Bumil dan Busui Chloasma, Kondisi Kulit yang Umum Dijumpai pada Bumil dan Busui
18 Apr '19

Beruntungnya Aku Join Babyologist! Beruntungnya Aku Join Babyologist!
18 Apr '19

Anak Pertama, Persalinan Normal Hanya 2 Jam! Anak Pertama, Persalinan Normal Hanya 2 Jam!
18 Apr '19

Bekal Praktis dengan OmieBox Bekal Praktis dengan OmieBox
13 Apr '19

Review Woodwards Gripe Water Review Woodwards Gripe Water
18 Apr '19

Resep Pizza Mie Kale Resep Pizza Mie Kale
18 Apr '19

Menyusui si Kecil saat Traveling dengan Nursing Apron Baby Loop Menyusui si Kecil saat Traveling dengan Nursing Apron Baby Loop
12 Apr '19

Toilet Training Kakak (Berbeda Cara dengan Adik) Toilet Training Kakak (Berbeda Cara dengan Adik)
18 Apr '19

Hidung Bayi Mampet? Berikut 4 Cara Melegakannya Hidung Bayi Mampet? Berikut 4 Cara Melegakannya
18 Apr '19

Bola-bola Ubi Madu Bola-bola Ubi Madu
18 Apr '19

Jangan Salah Memilih Selimut! Jangan Salah Memilih Selimut!
11 Apr '19

Pudding Coklat Regal (10 M+) Pudding Coklat Regal (10 M+)
18 Apr '19

Review Nuby Garden Fresh Nibbler Review Nuby Garden Fresh Nibbler
18 Apr '19

Sudah Terlanjur Botox Sebelum Mengetahui Kehamilan, Lalu Bagaimana? Sudah Terlanjur Botox Sebelum Mengetahui Kehamilan, Lalu Bagaimana?
18 Apr '19

Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Serum Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Serum
09 Apr '19

Rekomendasi Buku untuk Anak 2 Tahun+ Rekomendasi Buku untuk Anak 2 Tahun+
18 Apr '19

Mengatasi Puting Lecet dengan Medela Purelan Mengatasi Puting Lecet dengan Medela Purelan
18 Apr '19

Tips Menyusui Anak Kembar Tips Menyusui Anak Kembar
04 Apr '19

Mengatasi GERD Saat Hamil Mengatasi GERD Saat Hamil
18 Apr '19

Review Micro Trike by Mom Reza Review Micro Trike by Mom Reza
17 Apr '19

Camilan Sehat untuk Bayi (MPASI 9 M+) Camilan Sehat untuk Bayi (MPASI 9 M+)
17 Apr '19

Babyo Review Mini Pillow Babyo Review Mini Pillow
04 Apr '19

Review Burpy Bib by Aden Anais Review Burpy Bib by Aden Anais
17 Apr '19

Pentingnya Peranan dan Dukungan Keluarga Menjelang dan paska Melahirkan Pentingnya Peranan dan Dukungan Keluarga Menjelang dan paska Melahirkan
17 Apr '19

Resep MPASI Omelet Bayam Resep MPASI Omelet Bayam
17 Apr '19

Serunya Memiliki Toddler Serunya Memiliki Toddler
17 Apr '19

Gadget Itu Kawan atau Lawan buat si Kecil? Gadget Itu Kawan atau Lawan buat si Kecil?
17 Apr '19

Sewa Mainan. Yes or No? Sewa Mainan. Yes or No?
17 Apr '19

Breast Care saat Masa Kehamilan Breast Care saat Masa Kehamilan
17 Apr '19

Melatih Anak supaya Mau Duduk di Car Seat Melatih Anak supaya Mau Duduk di Car Seat
17 Apr '19

Tummy Time Menggunakan Nursing Pillow Baby Loop Tummy Time Menggunakan Nursing Pillow Baby Loop
17 Apr '19

Review by Mom Asri: Stroller Joie SMA Baggi Pavement Review by Mom Asri: Stroller Joie SMA Baggi Pavement
17 Apr '19

Cara Mengajak si Kecil Rutin Menyikat Gigi Cara Mengajak si Kecil Rutin Menyikat Gigi
17 Apr '19

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apakah Ruam Merupakan Gejala HIV?

HEALTH TIPS  |  22 Mar '19

Moms, sekitar 90 persen orang yang mengidap HIV mengalami perubahan pada kulit mereka, seperti munculnya ruam. Ruam sering menjadi salah satu gejala pertama infeksi HIV. Umumnya, ruam HIV muncul sebagai lesi (jaringan yang rusak karena cedera atau penyakit), merah kecil ganda yang datar dan meningkat.

Namun, seseorang yang memiliki ruam di kulit belum bisa dipastikan mengalami HIV. Karena ruam pada kulit ini bisa terjadi karena banyak faktor, termasuk faktor obat, virus, atau beberapa penyebab lainnya. Ruam bisa dikatakan sebagai gejala HIV jika disertai dengan gejala-gejala lainnya.

Mengapa HIV Menimbulkan Ruam?

HIV membuat seseorang lebih rentan terhadap masalah kulit karena virus menghancurkan sel sistem kekebalan yang melawan infeksi. Co-infeksi yang dapat menyebabkan ruam, di antaranya:

  • moluskum kontagiosum
  • herpes simpleks
  • sinanaga

Munculnya ruam biasanya berlangsung dalam kurun beberapa waktu, dan pengobatannya tergantung pada penyebabnya.

Ruam yang Berhubungan dengan Obat-obatan

Selain disebabkan oleh co-infeksi HIV, ruam juga dapat disebabkan oleh obat-obatan. Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati HIV atau infeksi lain dapat menyebabkan ruam. Ruam jenis ini biasanya muncul dalam satu atau dua minggu setelah memulai pengobatan baru. Ruam karena reaksi alergi terhadap obat bisa menjadi serius. Gejala lain dari reaksi alergi termasuk kesulitan bernapas atau menelan, pusing dan demam. Terkadang ruam akan hilang dengan sendirinya. Jika tidak, perubahan dalam obat mungkin diperlukan.

Stevens-Johnson syndrome (SJS) adalah reaksi alergi yang jarang terjadi pada pengobatan HIV. Gejalanya meliputi demam dan pembengkakan wajah dan lidah. Ruam yang melepuh, yang dapat melibatkan kulit dan selaput lendir, muncul dan menyebar dengan cepat. Ketika 30 persen kulit terpengaruh, itu disebut nekrolisis epidermal beracun, suatu kondisi yang mengancam jiwa. Jika ini berkembang, maka perawatan medis darurat diperlukan.

Meskipun ruam dapat dikaitkan dengan obat HIV atau HIV itu sendiri, penting untuk diingat bahwa ruam merupakan kondisi umum yang bisa terjadi pada siapa saja, dengan banyak penyebab lainnya.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

1193 Babyologist Indonesia Send Message to Writer

Related Stories