Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apakah Preeklampsia dan Penyakit Jantung Saling Berhubungan?

HEALTH TIPS  |  30 Sep '18


Apakah ada hubungannya antara preeklampsia dengan penyakit jantung? Ternyata Preeklampsia dan penyakit jantung memiliki hubungan dan telah diketahui selama beberapa waktu bertahun-tahun.

Penyakit jantung adalah istilah umum untuk sejumlah kondisi yang memengaruhi jantung dan pembuluh darah Anda, seperti gagal jantung kongestif, serangan jantung, stroke dan kardiovaskular atau cardiovascular disease (CVD).

Banyak penelitian menemukan fakta mengenai kesehatan jutaan wanita di seluruh dunia selama bertahun-tahun bahwa wanita yang mengalami preeklampsia pada kehamilan lebih mungkin mengembangkan penyakit jantung di kemudian hari. The American Heart Association telah memasukkan preeklampsia pada daftar faktor risiko penyakit jantung sejak 2011.

Penting mengetahui tentang risiko ini karena, 1 dari 4 wanita di Amerika Serikat meninggal karena penyakit jantung. Dan akhirnya penyakit jantung dijadikan sebagai penyebab utama kematian bagi wanita. Memiliki riwayat penyakit preeklampsia diperkirakan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Risiko Anda lebih tinggi untuk terserang penyakit jantung jika

  1. Anda terserang preeklampsia lebih dari satu kehamilan.
  2. Anda memiliki komplikasi lain selain preeklampsia, seperti bayi lahir prematur (sebelum 37 minggu) atau bayi lahir lebih kecil dari batas normal.
  3. Untuk beberapa wanita, risiko untuk terserang penyakit jantung juga tinggi dikarenakan merokok atau obesitas.

Mengapa mengalami preeklampsia dapat meningkatkan risiko penyakit jantung?

Tidak ada yang tahu pasti. Tetapi studi sejauh ini menunjukkan beberapa kemungkinan, tetapi perlu dilakukan beberapa penelitian lanjutan. Pertanyaan kuncinya adalah apakah preeklampsia menyebabkan penyakit jantung? atau apakah preeklampsia adalah tanda peringatan dini tentang masalah jantung atau pembuluh darah?

Untuk menjawab pertanyaan ini, peneliti perlu tahu lebih banyak tentang kesehatan wanita sebelum mereka hamil, dan sampai saat ini, sebagian besar penelitian telah difokuskan pada apa yang terjadi pada wanita setelah hamil.

Apa yang diketahui adalah bahwa perubahan serupa terjadi terhadap orang yang terserang preeklampsia dan penyakit jantung. Dalam kedua kasus, lapisan pembuluh darah tidak bekerja dengan baik, membuat pembuluh darah sempit, meningkatkan tekanan darah, dan membatasi aliran darah ke organ.

Faktor risiko untuk penyakit jantung dan preeklampsia adalah sama. Termasuk obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Bisa jadi bahwa kesehatan wanita sebelum kehamilan, dikombinasikan dengan efek setelah preeklampsia, menyebabkan tingkat penyakit jantung yang lebih tinggi dikalangan wanita yang mengalami preeklampsia.

Apakah bayi saya berisiko terkena penyakit jantung juga?

Ada kemungkinan bahwa bayi Anda akan mengembangkan penyakit jantung ketika ia bertambah tua. Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak dan dewasa muda yang lahir dari ibu yang memiliki penyakit preeklampsia dan tekanan darah tinggi serta indeks massa tubuh lebih tinggi (BMI) dari usia yang sangat dini, merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.

Bagaimana cara mengurangi risiko dari penyakit jantung setelah mengalami preeklampsia?

Pastikan dokter tahu jika Anda memiliki preeklampsia pada kehamilan sebelumnya. American College of Obstetricians and Gynecologists menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan setiap tahun jika Anda mengalami preeklampsia lebih dari 1 kehamilan, atau jika bayi Anda lahir sebelum 37 minggu karena preeklampsia.

Anda mungkin akan ditimbang dan tekanan darah, kolesterol, serta kadar gula darah Anda juga diuji. Faktor-faktor lain juga dapat memengaruhi risiko penyakit jantung Anda, jadi konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana saya bisa melindungi jantung saya dalam jangka panjang?

Pilihan gaya hidup Anda setiap hari bahkan ketika Anda tidak hamil memiliki dampak pada risiko penyakit jantung dan kondisi kesehatan lainnya. Berikut beberapa perubahan yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan peluang Anda mengembangkan penyakit jantung. Tidak semua saran ini dapat dilakukan untuk wanita hamil.

Cara menurunkan peluang terkena penyakit jantung

  1. Jangan Merokok
    Ada banyak alasan untuk tidak merokok, dan melindungi diri dari penyakit jantung merupakan salah satu alasannya. Bicarakan dengan dokter Anda tentang bagaimana cara untuk berhenti merokok.

  2. Olahraga
    Cobalah berolahraga minimal 150 menit (seperti berjalan kaki atau bersepeda ringan) atau berolahraga selama 75 menit (seperti jogging atau berenang) setiap minggunya. Sertakan campuran latihan aerobik dan penguatan. Temukan kegiatan yang dapat dinikmati oleh seluruh keluarga, dan Anda semua akan mendapat manfaatnya.

  3. Diet
    Mengikuti diet yang sehat tidak hanya mengurangi risiko Anda terkena penyakit jantung, juga dapat melindungi Anda dari diabetes dan tekanan darah tinggi.
    Selain cara-cara di atas Anda juga dapat mengonsumsi beberapa makanan sehat yang dianjurkan agar terhindar dari penyakit jantung.

  4. Pertahankan berat badan yang sehat
    Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko penyakit jantung, terutama jika Anda membawa lemak ekstra di sekitar perut. Menurut Bidik indeks massa tubuh (BMI) yang baik adalah kurang dari 25, dan ukuran pinggang 35 inci atau kurang.

Makanan yang dianjurkan untuk mengurangi risiko terserang penyakit jantung

  • Buah-buahan dan sayuran
  • Gandum utuh, makanan berserat tinggi
  • Produk susu bebas lemak atau rendah lemak
  • Kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang polong
  • Ayam tanpa kulit
  • Ikan (Usahakan setidaknya dua porsi seminggu. Ikan berminyak sangat bermanfaat jika Anda memiliki kolesterol tinggi, meskipun Anda perlu menghindari ikan berminyak tertentu jika Anda hamil).

Makanan yang harus dihindari

  • Gorengan
  • Daging berlemak
  • Produk susu penuh lemak, seperti mentega dan keju keras
  • Minyak tropis, seperti minyak sawit dan minyak kelapa
  • Gula, termasuk minuman manis
  • Garam dan termasuk makanan asin
  • Jika Anda minum alkohol, American Heart Association merekomendasikan bahwa wanita memiliki batasan minum alkohol per hari. (1 gelas anggur 4 ons atau bir 12 ons.)

Semoga bermanfaat.

By: Silvia Rahmawati

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

589 Silvia Rahmawati

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.

Ini 4 Gejala Penyakit Kanker Payudara yang Dapat Langsung Moms Kenali

Kanker payudara adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh ketidaknormalan pertumbuhan sel-sel di payudara.