Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apakah HIV Menyebabkan Diare?

OTHERS  |  29 Aug '18


HIV membahayakan sistem kekebalan dan dapat mengakibatkan infeksi oportunistik yang menimbulkan banyak gejala. Ketika tertular virus HIV kemungkinan akan mengalami berbagai gejala, seperti diare. Diare juga dapat terjadi ketika kita sedang melakukan pengobatan HIV.

Diare merupakan salah satu komplikasi HIV yang paling umum, cirinya adalah tinja yang dikeluarkan berupa cairan, ini juga bisa berlangsung semakin parah. Bagi mereka yang hidup dengan HIV, mengidentifikasi penyebab diare dapat membantu menentukan perawatan yang tepat untuk jangka panjang dan kualitas hidup yang lebih baik.

Penyebab Diare pada HIV

Diare pada HIV memiliki banyak kemungkinan penyebab. Ini bisa menjadi gejala awal HIV, juga dikenal sebagai infeksi HIV akut. Menurut Mayo Clinic, HIV menghasilkan gejala mirip flu, termasuk diare, dalam dua bulan penularan. Mereka dapat bertahan selama beberapa minggu.

Gejala Lain dari Infeksi HIV Akut

  1. Demam atau Kedinginan
  2. Mual
  3. Keringat Malam
  4. Nyeri Otot atau Nyeri Sendi
  5. Sakit Kepala
  6. Sakit Tenggorokan
  7. Ruam
  8. Kelenjar Getah Bening yang Membengkak

Meskipun gejala-gejala ini seperti flu musiman, perbedaannya adalah bahwa walaupun telah mengonsumsi obat, gejala ini masih terus berlangsung. Diare yang tidak diobati sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan dehidrasi atau komplikasi.

Penularan awal dari virus bukanlah satu-satunya penyebab diare dengan HIV. Ini juga merupakan efek samping mengonsumsi obat HIV (Antiretroviral). Selain diare, obat-obat ini dapat menyebabkan efek samping lain seperti mual atau sakit perut.

Obat antiretroviral membawa risiko diare, tetapi beberapa jenis antiretroviral lebih mungkin menyebabkan diare. Jenis dengan kemungkinan terbesar menyebabkan diare adalah protease inhibitor. Diare lebih sering dikaitkan dengan protease inhibitor yang lebih tua, seperti lopinavir atau ritonavir (Kaletra) dan fosamprenavir (Lexiva), diare yang lebih baru, seperti darunavir (Prezista) dan atazanavir (Reyataz).

Bagi Anda yang mengonsumsi antiretroviral dan mengalami diare yang berlangsung lama harus segera berkonsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Masalah gastrointestinal (GI) terjadi di sistem pencernaan umum dialami pada orang yang terserang HIV. Diare adalah gejala GI yang paling umum, menurut Pusat Medis Universitas California, San Francisco (UCSF). Masalah GI terkait HIV yang dapat menyebabkan diare adalah infeksi usus, pertumbuhan bakteri berlebihan, dan Enteropati HIV

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

988 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Babyo Hati ke Hati : Juni 2020

Hi Moms, yuk simak Babyo Hati ke Hati edisi Juni berikut ini!

Babyo Hati ke Hati Ed#1

Hai Moms! Yuk simak Babyo Hati ke Hati edisi pertama dari Chief Editor Babyo.

Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Membeli Food Processor?

Apa aja sih yang perlu diperhatikan sebelum membeli food processor? Fungsinya, kapasitasnya, atau harganya?

FAQ - Babyo Story, Points, dan Babyo App

"Kok, artikelku lama banget di-publish-nya, sih?" Mau tahu alasannya? Yuk temukan di sini!

Kata Mertua VS Fakta

Perbedaan pendapat dengan mertua seringkali memicu ketegangan dalam rumah tangga.

Kamu Orang Tua Baru? Udah Tahu soal yang Satu Ini Belum?

Betulkah bayi yang menangis menjerit-jerit itu karena ia merasa lapar?

Hamil dan Bingung Harus Bagaimana?

Babyologist hadir sebagai social media platform untuk memberikan dukungan masa kehamilan & parenting.

Babyo App: Cara Share Story - Weekly Topic

Sekarang, Moms bisa menulis artikel “Weekly Topic” di Babyo App, lho! Simak di sini caranya!

Babyo App: Cara Share Story

Siapa yang suka share pengalaman di Babyo? Sekarang Share Story bisa dilakukan lewat Babyo App lho!

Babyo App: Cara Share Moment

Kini share moment lebih mudah dengan Babyo App. Yuk ikuti langkahnya di sini!

Apakah Ada Efek Samping dalam Menggunakan Pil KB?

Tahukah Moms, bahwa ternyata ketika menggunakan Pil KB akan menimbulkan efek samping?

Kapan Nano Punya Adik?

Tidak terasa sebentar lagi usia Nano 2 tahun, kira-kira kapan Nano akan punya seorang adik? Yuk, simak jawaban mom Lysa.

What To Bring While Traveling With 4 month Baby?

Tentunya setiap ibu ingin travelling bersama sang buah hati. Apa yang perlu dibawa saat travelling bersama si Kecil?

Ketidakcocokan Rh Selama Kehamilan

Ternyata ketidakcocokan Rh juga dapat berpengaruh sampai keguguran loh Moms, berikut informasi lengkapnya.

Pentingnya Asupan Bebas Gluten Bagi Kesuburan Pria dan Wanita

Jumlah gluten pada tubuh ternyata dapat mempenggaruhi berbagai hal loh Moms, yuk simak informasi selengkapnya.

Packing Essential Saat Liburan Bersama si Kecil

Tentunya setiap keluarga ingin pergi berlibur bersama anaknya, karena itu perlu disiapkan barang bawaan yang diperlukan.

Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan didefinisikan sebagai tumor ganas di faring, laring, atau amandel.

Bisakah Seorang Wanita Berovulasi Lebih Dari Satu Kali Per Siklus?

Apakah moms mengetahui bagaimana seorang wanita berovulasi dan akhirnya mengalami pembuahan? Yuk, simak informasinya!

Ide Bermain Anak - Pattern Game

Masih banyak barang bekas yang bisa dikreasikan untuk jadi mainan si Kecil loh Moms! Yuk, coba permainan berikut.

Apa itu Sindrom Down?

Apakah Moms pernah mendengar tentang sindrom down? Apa jenis, penyebab sindrom down dan bagaimana efeknya?