Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apakah Bayi Perlu Suplemen Omega 3 (EPA & DHA)?

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  20 Oct '18


Secara garis besar, fungsi omega 3 adalah untuk mengoptimalkan serta memelihara kesehatan otak, hati dan tulang. Pertanyaannya, perlukah bayi diberikan suplemen omega 3?

Omega 3 tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Oleh karena itu, kita perlu asupan dari luar. Terdapat 3 jenis Omega-3, yaitu:

  • EPA: berfungsi mengurangi inflamasi di tingkat sel dan mencegah depresi
  • DHA:  penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak
  • ALA: Tubuh kita secara otomatis mengonversi ALA ke EPA dan DHA. Namun konversi ini tidak efisien. Kurang dari 10% ALA yang dapat dikonversi ke EPA dan DHA, karena ALA lebih banyak digunakan sebagai sumber energi.

EPA dan DHA hanya ada pada ikan laut berminyak yang mengonsumsi alga. Karena alga adalah sumber pertama EPA dan DHA pada rantai makanan. Oleh karena itu, lebih bagus mengonsumsi ikan laut liar daripada ikan laut yang dibudidaya. ALA dapat diperoleh dari tumbuhan (misalnya flaxseed).

  • Untuk bayi yang masih ASI eksklusif, maka Moms dianjurkan untuk mengonsumsi ikan laut berminyak minimal 2 porsi (200-400 gram) per minggu. Jika tidak memungkinkan, Moms bisa mengonsumsi suplemen DHA tambahan.
  • Di pasaran memang tersedia suplemen omega-3 untuk bayi di bawah 6 bulan, namun EPA & DHA dari ASI lebih mudah dicerna bayi karena sistem pencernaan bayi di bawah 6 bulan belum sempurna.
  • Untuk bayi sufor, Moms bisa mencari sufor yang sudah difortifikasi dengan EPA & DHA, dan jika kandungannya mencukupi, bayi tidak perlu suplemen omega 3 tambahan.
  • Untuk bayi yang sudah MPASI juga disarankan mengonsumsi ikan laut berminyak minimal 2 kali per minggu. Jika tidak memungkinkan, suplemen tambahan dapat dipertimbangkan.

Rekomendasi Kebutuhan EPA & DHA Harian

Berikut adalah rekomendasi Kebutuhan EPA & DHA Harian Menurut ISSFAL (the International Society for the Study of Fatty Acids and Lipids):

  1. Bayi 1- 18 bulan:
    0 - 15 lbs  = 32 mg/lb EPA+DHA.
    Jika berat anak lebih dari 15 lbs, ikuti rumus untuk anak usia 1,5 tahun.

  2. Anak usia 1,5 sampai 15 tahun:
    15 mg/lb EPA+DHA

  3. Dewasa (15-115 tahun):
    500 mg EPA+DHA (minimal 220 mg EPA dan 220 mg DHA)

  4. Ibu hamil dan menyusui:
    300 mg DHA per hari.

"lb" adalah satuan berat badan, bahasa Indonesianya: pon. Untuk mengonversi ke satuan pon, Moms bisa mengalikan 2 berat badan anak dalam kilogram.
Contoh: berat badan bayi 6 bulan 7 kg, maka dalam satuan pon beratnya adalah 14 pon. Dan kebutuhan EPA dan DHAnya adalah 32x14 = 448 mg per hari.

Hitungan ini adalah berdasarkan ISSFAL. Ada juga organisasi lain yang memiliki rumus berbeda, misal untuk bayi dianjurkan 5 mg EPA+DHA per pon. American Pregnancy Association menggunakan acuan dari ISSFAL.

Semoga bermanfaat. 

By: Kristiani Chen

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

867 Kristiani Chen

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Serba-serbi Abses Payudara

Salah satu kasus yang umum ditemukan pada ibu menyusui adalah abses payudara. Yuk kenal lebih dalam tentang abses

Apakah Diet Vegetarian Cocok untuk Si Kecil?

Jika Moms adalah seorang vegetarian, Moms mungkin akan mengusahakan agar si Kecil mendapatkan diet yang sesuai

Manfaat Susu Soya untuk Bayi

Selain memiliki banyak manfaat & menyehatkan, susu soya dapat menjadi alternatif untuk anak yang alergi susu sapi Moms.

7 Langkah Sukses ASI Saat Berpuasa

Moms masih mengASIhi, tapi ingin ikut berpuasa? Yuk simak tips berikut ini agar sukses melakukannya

Jangan Minum Es, Entar Demam Lho! Benarkah?

Kita biasa melarang anak untuk minum es karena bisa menyebabkan demam, batuk dll. Tapi benarkah demikian?

Bahaya Garam dan Gula untuk Bayi Di Bawah 1 Tahun

MPASI untuk bayi di bawah 1 tahun belum boleh diberi garam/gula, apa alasannya?

Bolehkah Ibu dengan Hepatitis B Memberikan ASI?

Apakah ibu menyusui yang menderita hepatitis B tetap boleh memberikan ASI?

Bikin Kenyang Tapi Kurus? Konsumsi Ini Saat Diet!

Makanan apa saja yang bisa membuat perut kenyang namun tidak menaikkan berat badan?

Manfaat Telur Puyuh

Meskipun bentuknya kecil, namun telur puyuh memiliki segudang menfaat. Yuk, simak berikut ini.

7 Buah Ini Atasi Sembelit Bayi

Buah yang bertekstur lembek maupun keras yang kaya akan serat ini mampu mengatasi sembelit pada bayi.

Si Kecil Kurus Meski Sudah Makan Banyak? Ini Sebabnya

Kenapa si Kecil tidak gemuk walaupun ia makan dengan porsi yang banyak?

Kolik Karena Intoleransi Laktosa?

Benarkah salah satu penyebab kolik pada bayi adalah karena intoleransi laktosa?

Hindari Anemia dengan Mengonsumsi Makanan Kaya Zat Besi Berikut Ini

Makanan apa saja yang bisa meningkatkan kadar hemoglobin pada anak?

7 Jenis Ikan yang Memiliki Asam Lemak Omega 3 Baik Untuk si Kecil

Ikan merupakan makanan yang tinggi akan omega 3. Lalu ikan apa saja yang mengandung omega 3 yang baik?

Kapankah Anak Butuh Vitamin Penambah Nafsu Makan?

Apa ciri-ciri yang menunjukkan si Kecil membutuhkan vitamin penambah nafsu makan? Simak penjelasan berikut.

10 Buah Ini Mampu Atasi Sembelit pada Bayi

Si Kecil cukup rentan mengalami sembelit. Daripada memberikannya obat, lebih baik atasi dengan buah-buah ini.

Si Kecil Tetap Kurus Walau Minum ASI, Mengapa?

Berat badan si Kecil tidak bertambah walau sudah diberi ASI eksklusif? Yuk simak tips ala Mom Lisrin berikut

Makanan Apa yang Mengandung Protein Nabati Tinggi?

Moms ingin diet vegetarian, tapi takut protein yang dibutuhkan berkurang? Yuk simak list makanan berikut

Dot Bayi Manakah yang Cocok untuk si Kecil?

Dot bayi terbagi ke dalam beberapa jenis menurut fungsi dan bentuknya. Dot manakah yang terbaik?

6 Makanan Tinggi Kandungan Mineral

Makanan apa saja yang mengandung mineral tinggi dan baik untuk tubuh?