Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apakah Aman Mempercepat Persalinan Sebelum HPL?

PREGNANCY  |  23 Feb '18


HPL atau Hari Perkiraan Lahir adalah hari yang ditunggu-tunggu setiap Ibu hamil selama masa-masa kehamilan 9 bulan. Banyak Ibu hamil yang berharap persalinannya terjadi sebelum HPL. Namun kenyataaannya, tidak sedikit bayi yang dilahirkan setelah HPL. Oleh karenanya, banyak Ibu hamil yang mempercepat persalinan sebelum HPL dengan alasan-alasan tertentu. Namun, para ahli menyarankan untuk tidak ceroboh dalam mengambil tindakan. Moms harus sabar menunggu hingga usia kehamilan menginjak 40 minggu. Jika usia kandungan sudah mencapai 42 minggu dan tidak ada tanda-tanda melahirkan, barulah Moms harus khawatir. Sebelum mengambil tindakan apapun untuk mempercepat persalinan, Moms perlu mengetahui bahwa hambatan melahirkan juga bergantung kepada keadaan psikologi si Ibu. Oleh karena itu, selama masa kehamilan orang tua harus sudah dalam keadaan siap.

Ketika Moms tidak mengalami tanda-tanda persalinan padahal tersisa sedikit hari hingga HPL, janganlah langsung panik. Hal ini dikarenakan bayi juga perlu melakukan adaptasi. Adaptasi yang diakukan oleh si bayi pun penting dilakukan demi kelancaran proses persalinan. Setiap bayi yang akan keluar melalui vagina biasanya melakukan akomodasi terhadap ukuran panggul si Ibu. Bukan hanya itu, bayi pun perlu menyesuaikan posisi yang baik untuk keluar. Tidak sedikit Ibu yang melahirkan sungsang karena posisi bayi yang tidak tepat ketika melahirkan. Ada beberapa manfaat bayi yang dilahirkan dengan sendirinya, diantaranya:

  • Lebih banyak waktu bagi paru-paru, otak, otot, dan kekuatannya agar lebih berkembang.
  • Resiko mengidap gula darah rendah, infeksi, atau penyakit kuning juga lebih rendah.
  • Sistem pernafasan lebih baik.
  • Lebih mudah disusui setelah lahir.

Dibandingkan dengan mengambil tindakan ekstrim seperti induksi untuk mempercepat persalinan sebelum HPL, lebih baik Moms lebih banyak bergerak. Karena hal itu dapat merangsang persalinan bayi. Moms bisa berjalan-jalan sambil menikmati udara segar. Selain itu, keadaan psikologis juga dapat mempengaruhi. Ketika Moms sedang stress, otak akan mengeluarkan hormon andrenalin dan katekolamin yang tentu saja berpengaruh terhadap ketegangan semua otot termasuk otot di rahim. Oleh karena itu, banyak minum air putih hangat dan melatih pernapasan penting juga dilakukan untuk membantu persalinan.

 

Semoga bermanfaat.

 

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2656 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Yang Perlu Diminum Setelah Melahirkan Agar Badan Sehat

Setiap budaya memiliki resepnya tersendiri supaya ibu yang setelah melahirkan segera pulih. Berikut adalah minuman kesehatan ala Tionghoa.

Tes Sekret dan Kultur Swab Vagina untuk Masalah Keputihan

Saat memasuki usia kehamilan 7 bulan, tiba-tiba Saya mengalami keputihan yang cukup banyak, namun tidak berwarna, berbau, ataupun gatal. Lalu [...]

Hal yang Wajib Anda Ketahui Pada Usia Kehamilan 32 Minggu

Apa yang terjadi saat usia kehamilan memasuki 32 minggu?

Mengenal Perkembangan Janin 30 Minggu

Apa saja yang terjadi pada janin berusia 3 minggu? Dan apa saja kekhawatiran calon ibu?

Tes Skrining saat Hamil Trimester Ketiga

Antenatal care didefinisikan sebagai pemeriksaan kesehatan kehamilan oleh dokter terhadap ibu hamil.

Melahirkan Normal dengan Mata Minus

Apakah pernah dengar kalau memiliki mata minus tidak boleh melahirkan normal?

Tas Melahirkan hanya Perlu 3 Kategori Ini saja

Setelah memasuki trisemester ketiga, sebaiknya Bumil sudah perlu mempersiapkan tas melahirkan.

Mengenal Lebih Jauh tentang Gentle Birth

Siapa sih di sini yang tidak mau melahirkan dengan normal dengan mudah dan menyenangkan?

Perubahan yang Terjadi Pada Kehamilan di Minggu ke-41

Perlu diketahui, beberapa ibu mungkin akan melahirkan setelah melewati minggu ke-40 kehamilan.

4 Hal yang Perlu Moms Perhatikan pada Perkembangan Kehamilan Minggu ke-40

Memasuki usia kehamilan ke-40 minggu, ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan.

3 Keluhan Memasuki Perkembangan Kehamilan di Minggu ke-39

Pada usia 39 minggu kehamilan, posisi janin tidak banyak mengalami perubahan.

Moms, Inilah Perkembangan Kehamilan di Minggu ke-38

 Memasuki usia kehamilan di minggu ke-38, janin akan mengalami proses penyempurnaan.

Ini Bahaya Hamil 42 Minggu Namun Belum Melahirkan

Perlu diketahui, jika Moms belum melahirkan padahal sudah waktunya, Moms bisa mengalami komplikasi kehamilan.

Tips Anti Panik Menjelang Persalinan

Mom Nimas punya tips bagi Moms yang mudah panik dan galau menjelang persalinan. Yuk ikuti tipsnya!

Apa yang Dirasakan Saat Hamil Memasuki Trimester 3?

Morning sickness & perubahan berat badan sudah dialami saat trimester 1-2. Lalu apa yang terjadi di trimester 3?

Tips Mencegah Bayi Lahir Prematur

Ga mau kan Moms si Kecil lahir prematur? Yuk cari tahu cara mencegah agar bayi tidak lahir prematur!

Suasana Hati Mulai Sensitif, Berikut Perkembangan Kehamilan di Minggu 30

Memasuki kehamilan minggu ke-30, perubahan suasana hati akan semakin sering terasa. Apakah mempengaruhi janin?

Persiapan Persalinan Normal

Sebelum menjalani proses persalinan, ada baiknya Moms mempelajari terlebih dahulu tips-tips berikut ya.

Perkembangan Kehamilan di Minggu 36 yang Penting untuk Moms Ketahui

Memasuki usia kehamilan timester yang ketiga, apa saja perubahan yang dialami janin?

Kehamilan Usia 29 Minggu: Janin Sudah Bisa Memukul-mukul Perut Moms

Di usia kehamilan 29 minggu, perkembangan janin akan semakin terasa, salah satunya menjadi semakin aktif.