Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Itu Air Purifier?

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  PARENTING  |  19 May '20


Dengan semakin buruknya kualitas udara akhir-akhir ini, air purifier memberikan solusi untuk meningkatkan kualitas udara di lingkungan sekitarnya. Cara kerja air purifier adalah menyaring udara dan mengedarkannya secara konstan. Pertama-tama, alat ini mengisap udara di sekitarnya. Kemudian, setelah disaring dengan menggunakan filter khusus, udara disalurkan kembali melewati saluran yang tersedia. Filter tersebut mampu mengikat kotoran-kotoran di udara termasuk serbuk sari, bulu hewan peliharaan, spora, jamur, tungau, bakteri, dan virus.

Tujuan utama dipasangnya air purifier di ruangan rumah adalah untuk menjaga kualitas udara agar tetap sehat. Filternya juga mampu menangkap partikel-partikel pemicu alergi sehingga sangat efektif untuk membantu mengurangi risiko alergi. Karena itulah, prioritaskan untuk memasang alat ini di ruangan-ruangan yang diketahui memiliki kualitas udara buruk. Ruangan tertutup yang jelas memiliki kualitas udara buruk adalah area merokok (smoking area). Tidak hanya aktif menyaring udara kotor dari partikel rokok saja, air purifier juga mampu menghilangkan bau tidak sedap yang ditimbulkan oleh asap rokok.

Air purifier tidak membutuhkan cairan tambahan untuk dapat dioperasikan. Ini berbeda dengan air humidifieryang perlu diisi cairan di dalam tangkinya. Usai menyalakan air purifier, tinggalkan alat ini di tempat yang hendak dibersihkan udaranya. Rata-rata produk yang dijual di pasaran mampu membersihkan udara di ruangan yang cukup besar setelah 30 hingga 120 menit.

Komponen-komponen dalam alat elektronik ini telah dirancang sedemikian rupa sehingga dapat beroperasi dalam jangka waktu yang panjang. Ini karena untuk mendapatkan hasil optimal, air purifier hendaknya dinyalakan sepanjang hari kecuali jika tidak ada orang di rumah. Meski dinyalakan terus, alat ini mudah dirawat hanya perlu rutin dibersihkan dan sesekali diganti filternya saja.

Tahukah Moms bahwa teknologi semacam air purification ini sebenarnya telah ada sejak lama? Banyak orang mengira teknologi yang menyaring udara agar bersih ini baru ada belakangan ini karena sebagian besar air purifier menggunakan teknologi canggih. Padahal, prinsip pemurnian udara ini telah ada sejak zaman Revolusi Industri.

Seiring berjalannya waktu, teknologi air purifier telah berkembang dengan pesat. Tidak hanya memurnikan udara, perangkat kecil ini dapat mematikan virus, menciptakan suasana relaks, hingga membantu meningkatkan kualitas tidur. Air purifier masa kini juga telah dilengkapi timer dan sleep mode sehingga dapat menghemat energi.

Sekarang ini, telah banyak produsen alat elektronik yang menawarkan produk air purifier. Untuk memilih produk terbaik yang mampu melakukan tugas-tugasnya dengan optimal, Moms perlu memerhatikan kriteria berikut:

●  Pilihlah air purifier dengan PURE HEPA13 Filter

Filter HEPA untuk pemurni udara banyak macamnya. HEPA13 adalah filter yang mampu memurnikan hingga 99,97% dari partikel berukuran 0,3 mikron. Dengan filter ini, produk tersebut mampu menyaring sebagian besar polutan yang ada di udara agar udara lebih bersih.

●  Pastikan air purifier memiliki teknologi sinar Ultraviolet

Sinar Ultraviolet (UV) dapat mensterilkan udara dari virus. Seperti halnya gelombang udara dan sinar X, sinar UV merupakan radiasi elektronik yang tak kasat mata. Sinar yang secara alami dihasilkan oleh matahari ini dapat membunuh sel sehingga pada saat kita berjemur kulit kita bisa terbakar. Kemampuan menghancurkan sel inilah yang membuat sinar UV efektif untuk menghancurkan partikel-partikel udara kotor. Sinar ini juga bisa dibuat secara artifisial yang kemudian dipasang di perangkat air purifier.

Sinar UV sebenarnya terbagi menjadi 3 subkategori berbeda yaitu sinar UV A, sinar UV B, dan sinar UV C. Yang digunakan dalam produk air purifier adalah sinar UV C. Meski sinar UV C adalah jenis sinar Ultraviolet paling berbahaya bagi organisme dan sel hidup, jika dimanfaatkan dengan benar, sifat berbahaya UV C dapat dimanfaatkan untuk memurnikan udara.

●  Perhatikan nilai Clean Air Delivery Rate (CADR)-nya

Nilai Clean Air Delivery Rate (CADR) yang terdapat pada air purifier mengindikasikan kecepatan pembersihan udara termasuk jangkauan pembersihan udara di ruangan. Pilihlah produk dengan CADR sesuai dengan area yang hendak dipasangi air purifier.

●  Periksa konsumsi listrik alat tersebut

Karena Moms akan menyalakan air purifier ini sepanjang waktu, kecuali saat bepergian, Moms perlu memilih alat yang hemat energi. Selalu pilih peralatan elektronik yang mengonsumsi listrik paling sedikit atau seimbang dengan kegunaannya.

Referensi: DREWHome Air GuidesOransi

 

 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1591 Drew Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Mungkinkah Ruang Tertutup Terkontaminasi Polusi?

Seharian berada di ruangan tertutup, tapi tetap bisa mengganggu pernafasan. Mengapa demikian?

Tips Aman Menghabiskan Waktu #DiRumahAja dengan si Kecil

Saat-saat karantina mandiri seperti sekarang ini Moms tetap harus melatih si Kecil untuk menjaga kebersihan ya.