Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Mengalami Mom Shaming?

MY STORY  |  OTHERS  |  12 Dec '19


Setiap orang berhak berkomentar namun jangan sampai komentar tersebut membuat orang lain merasa malu dan tidak percaya diri.

"Anaknya kok kurus sih? Anaknya kok sering sakit? Anaknya kenapa nakal? Kok dikasi sufor? Kenapa rumahnya selalu berantakan? Kasian anaknya dibawa ikut ke kantor? Kenapa anaknya ditinggal sama neneknya? Kok bisa ruam? Kenapa bisa jatuh anaknya? Kok anaknya cengeng? Kenapa suka membantah?" Dan banyak komentar lainnya yang pastinya akan membuat seorang ibu merasa malu dan tidak percaya diri.

Perilaku tersebut yang disebut Mom Shaming. Para pelaku Mom shaming merasa dirinya yang paling benar dan paling hebat dalam mengasuh anak, bahkan pelaku mom shaming tidak menyadari jika dirinya telah melukai perasaan ibu yang dikritik sehingga si ibu merasa bersalah, tidak percaya diri dan bahkan merasa malu apalagi jika komentar dilontarkan saat berada di tempat umum seperti saat arisan dll.

Perilaku Mom shaming sering kita jumpai, bahkan sayapun sering mengalaminya. Apalagi saat anak pertama saya lahir. Sebagai seorang ibu baru memang kita butuh banyak belajar dari orang-orang yang sudah berpengalaman, namun tidak juga dengan berkomentar seperti sindiran meskipun awalnya hanya ingin membagi pengalaman.

Mulailah pada diri kita sendiri, mungkin tanpa disadari kita pernah melakukan Mom shaming terhadap saudara, teman dan lain lain, ubahlah kata-kata kita jadi lebih baik dan tidak menyinggung misalkan teman/saudara mengeluhkan ASInya kurang, jangan langsung menjudge si ibu makanannya tidak bergizi dsb, katakanlah ada ASI booster yang bagus loh, mau coba? Atau anak si A belum duduk sementara anak kita sudah duduk padahal umurnya cuma beda seminggu, jangan katakan si ibu kurang menstimulasi anaknya, tapi ceritakanlah bagaimana caranya mengajar anak kita duduk, sambil katakan kalimat yang menenangkan bukannya menjatuhkan atau membandingkan. Kadang kita menghindari jadi pelaku Mom Shaming eh malah kita jadi korban. Parahnya lagi kebanyakan pelaku mom shaming adalah orang-orang terdekat kita.

Lalu apa yang harus dilakukan ketika Moms mengalami Mom Shaming?

1. Jangan ditanggapi/bersikap cuek

Pelaku Mom shaming semakin ditanggapi akan semakin menjadi-jadi. Maka sebaiknya jika moms mengalami mom shaming maka sebaiknya jangan ditanggapi. Cukup tersenyum saja dan alihkan pembicaraan.

2. Tetaplah berfikir positif

Usahakan untuk tetap berfikir positif, apapun yang mereka katakan kita adalah ibu terbaik untuk anak-anak kita dan setiap ibu pasti tahu yang terbaik untuk anaknya. Yakinlah bahwa Moms adalah Ibu yang hebat.

3. Hindari memposting sesuatu yang bisa memunculkan komentar negatif orang lain

Misalkan memposting anak lagi main pasir, dan sebagainya yang mungkin saja bisa memunculkan mom shaming.

4. Percaya diri

Sikap percaya diri akan membantu Moms untuk tetap merasa menjadi ibu yang terbaik untuk anaknya. Apapun komentar orang-orang tetaplah yakin bahwa kita sudah melakukan yang terbaik untuk anak kita.

Menghindari Mom shaming adalah hal yang sepertinya tidak mungkin. Karena apapun yang kita lakukan akan selalu dianggap salah. Membawa anak ikut ke kantor katanya kasihan anaknya kecapean, menitipkan anak ke neneknya ataupun ke pengasuh juga dibilang kasihan anaknya jadi kurang kasih sayang orang tua. Pokoknya kita serba disalahkan meski kita sudah merasa itu adalah yang terbaik. Jangan diambil hati dan tetaplah percaya diri dan berpikir positif. Tidak ada yang luput dari kesalahan, begitupun dengan kita sebagai orang tua, maka anggaplah Mom shaming sebagai tantangan agar kita bisa jadi lebih baik lagi. Habiskan waktu bersama orang-orang yang lebih menghargai upaya kita dalam membesarkan anak adalah cara terbaik untuk menjaga diri kita dari pelaku Mom shaming.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

346 Fitriani Idris

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kontrak Pra-Nikah, Sudah Tau Moms?

Kontrak pra-nikah atau yang juga biasa disebut sebagai prenup, sebetulnya apa ya? Mari simak bersama berikut ini.

Masa Pandemi Jadi Sering Ribut Dengan Pasangan? Ini Penyebabnya

Kenapa ya selama masa karantina mandiri ini jadi sering ribut dengan suami? Coba simak yang satu ini.

Ratus Pasca Persalinan, Yes or No?

Moms pernah mendengar istilah ratus? Yuk simak cerita berikut ini.

Pandemic Membuatku Jadi Makin Mesra

Simak tips semakin mesra selama pandemi berikut ini yuk Moms and Dads!

Cerita Lebaran Tahun Kedua Fiersa

Meskipun Lebaran tahun ini berbeda, tapi tetap merupakan momen yang perlu dirayakan. Yuk simak cerita berikut ini.

Ini Cara Kami Mewujudkan Pernikahan Sehat Di Masa Pandemi

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keharmonisan rumah tangga di saat pandemi ini.

Lakukan 4 Hal Ini Untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Selama Pandemi

Moms and Dads, selama pandemi ini jaga keharmonisan rumah tangga yuk. Simak bersama yang berikut ini.

Inspirasi Nursery Room

Para bumil sedang mencari inspirasi untuk mendekor kamar si Kecil? Bisa lihat yang satu ini ya.

Menjaga Kesehatan Pernikahan Selama Di Rumah Aja

Selama di rumah aja, apa yang Moms and Dads lakukan untuk menjaga kesehatan rumah tangga? Baca cerita berikut ini ya.

Komunikasi Suami Istri Saat WFH

Apabila suami istri sedang tegang, apa yang sebaiknya dilakukan? Simak cerita berikut ini ya.

Daddies Cook on Vals Day with Nutribaby+

Babymoov menyelenggarakan acara Daddies cook on Valentines Day!

Tips Sederhana untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Mengurangi sampah bisa dilakukan dari hal-hal kecil yang sederhana ya Moms, apa sajakah itu?

Yang Perlu Dipersiapkan saat Jadi Mama Muda di Perantauan

Apa saja yang harus dipersiapkan saat memutuskan untuk tinggal sendiri alias jauh dari keluarga?

Membereskan Baju dengan Menggunakan Konmari Method

Gerah banget ga sih Moms, tiap buka lemari liat baju anak awut2an. Perlu ngumpulin niat yang banyak buat rapihin semua.

Habis Melahirkan, Tetapkan Aturan Berikut

Jangan sungkan untuk menerapkan aturan aturan ya, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan

Tips Menghempaskan Mom Shaming!

Yuk ikuti tips berikut ini untuk mengatasi mom shaming

Bahaya Baby Blues

Ternyata 80% Ibu yang baru melahirkan mengalami dan merasakan yang namanya Baby Blues

Tips Menghadapi Mom Shaming dan Baby Shaming

Moms pasti pernah mengalami Mom shaming ataupun Baby shaming, "Kok anaknya nangis mulu, ASI kamu pasti dikit tuh!"

Pentingnya Bahasa Cinta dalam Pernikahan

Pernikahan merupakan sebuah ikatan antara dua orang yang memerlukan kerja sama antara keduanya.

Hindari Kalimat Ini jika Bertemu Ibu Baru

Menjadi seorang ibu tentu tidaklah mudah. Terlebih bagi seorang ibu baru.