Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan Untuk Persalinan Normal?

MY STORY  |  PREGNANCY  |  10 Jan '19


Pengalaman persalinan ini adalah pengalaman pertama saya, yang menurut saya melahirkan itu tidak menakutkan dan semenyakitkan seperti cerita orang-orang. Dari sebelum hamil, memang ingin untuk melahirkan normal karena takut kalau harus sesar. Karena ingin melahirkan normal ada beberapa hal yang saya persiapkan dan saya lakukan selama masa kehamilan.

Persiapan Untuk Melahirkan Secara Normal

  1. Saya memastikan tubuh saya layak untuk bisa melahirkan normal dengan cek tinggi badan sesuai dengan buku KIA, cek dan menaikkan Hb sesuai batas syarat cukupnya dan memastikan lingkar panggul.

  2. Menjaga pola makan dengan konsumsi makanan sehat (sayur, buah dan ikan), minum vitamin dari dokter, mengurangi konsumsi minuman manis dan kafein dan jauhi MSG dan dairy product. Karena konsumsi makanan dan minuman manis dapat meningkatkan BB janin dan MSG maupun pengawet dapat menggangu kesehatan janin.

  3. Rajin olah tubuh melalui jalan kaki pagi, naik turun tangga dengan hati-hati tentunya, aktivitas di rumah, senam, yoga dan gym ball. Karena ketika kita rajin dan rutin olah tubuh ataupun gerak semakin bagus untuk tubuh dan janin. Bisa meminimalisir keluhan selama hamil dan kendala dalam proses persalinan.

  4. Perbanyak doa dan dzikir karena saya muslim, untuk teman-teman yang non-muslim bisa menyesuaikan dengan agamanya masing-masing ya.

Flashback tentang masa-masa kehamilan dan persalinan beberapa bulan yang lalu. Bisa dibilang masa kehamilan saya cukup enak dan minim drama, karena saya hampir tidak pernah merasakan yang namanya muntah di awal kehamilan, no morning sickness dan makan apa aja masuk dan enak menurut saya.

Tapi sempat ada drama di akhir masa kehamilan usia 8 bulan, kepala janin belum masuk panggul. Padahal minimal usia 34 week seharusnya kepala janin sudah masuk panggul. Tapi tetep positive thinking berharap janin segera masuk panggul, sampai di 38 week saat USG terakhir ternyata janin juga belum masuk panggul. Saat itu hasil USG BB janin sudah 3,5 kg dan jika minggu depan belum ada tanda-tanda lahir akan ada tindakan medis yang harus diambil (operasi sesar).

Shock dan kaget waktu itu, padahal dari awal sudah persiapan untuk lahir normal dan jaga pola makan agar janin tidak besar. Tapi tetap ingat dan tidak pasrah gitu aja, karena kita (saya dan suami) percaya bahwa kodrat wanita adalah melahirkan dan jalannya sudah disiapkan dengan sempurna oleh sang pencipta.

Tetap positive thingking, rileks, perbanyak gerakan yoga yang bisa buka panggul atas dan bawah dan afirmasi ke janin. Janin itu jenius sekali, jadi kita selalu afirmasi positif dan ajak ngobrol dia selama di kandungan. Kita afirmasi ke janin dan tubuh kita "nak yang sehat ya, yang kuat, air ketubannya jernih, selaput ketubannya kuat, kamu yang pinter cari jalan lahirnya, ibuk bantuin kamu dari luar, kamu bantuin ibuk dari dalam, kalo sudah waktunya masuk panggul segera masuk panggul ya, ibuk bapak udah pengen ketemu kamu, gendong kamu, nyium kamu nak".

Keliatannya sepele dan aneh ngomong sendiri sama perut, tapi efek positifnya luar biasa. Tepat HPL saya kontrol ke bidan dan terharu sekali ternyata dia sudah masuk panggul dan bahagianya lagi sudah pembukaan 1. Dari pembukaan 1 itu hari selasa dan saya masih di rumah aktivitas biasa sampai hari Jumat.

Jumat malam makin intens VT masih buka 1 longgar, pulang lagi. Sabtu pagi jam 9 ke klinik bersalin VT buka 2. Tetep aktivitas jalan pelan-pelan di sela kontraksi, mondar mandir di klinik, saat sakit kontraksi nungging nyandar di pinggiran tempat tidur, sampai jam 2 VT buka 3.

Lanjut jalan lagi sambil makan telur, kurma, jeruk biar tidak kehabisan energi. Jam 6 VT buka 4-5, kemudian ketuban dipecah, banyak berbaring di tempat tidur, sakit tapi masih bisa dikontrol dan tidak ada drama cakar mencakar, jerit menjerit, maki-makian, nangis danmasih banyak lagi. Tetap tenang, fokus dan sugesti ke janin dalam hati untuk segera lahir. Jam 8 bukaan lengkap, ngejan dan jam 20.30 lahir baby boy yang sehat dan lucu sampai sekarang.

Dari pengalaman pertama saya hamil dan melahirkan itu bisa dibilang nikmat dan nyaman untuk saya sendiri, suami dan keluarga.

Semoga bermanfaat.

By: Tias siska

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

636 Tias siska

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Begini Efeknya Kalau Menunda KB

Moms ada yang berencana KB tapi terus tertunda? Wajib simak cerita yang satu ini!

Jangan Sepelekan Pemeriksaan USG Saat Kehamilan, Ini Alasannya!

USG di masa kehamilan itu penting loh Moms! Yuk, simak ulasan berikut ini.

Ceritaku Hamil Kembar dan Mengalami Preeklampsia

Dibalik kelucuan memiliki bayi kembar, ternyata ada hal-hal yang perlu diwaspadai, salah satunya preeklampsia.

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?