THE DAILY

Hal Penting Dalam Mendidik Anak di Era Digital Hal Penting Dalam Mendidik Anak di Era Digital
23 Sep '18

Hamil 7 Bulan Sakit Pinggang? Begini Cara Mengatasinya! Hamil 7 Bulan Sakit Pinggang? Begini Cara Mengatasinya!
23 Sep '18

Manfaat Memberikan Kesempatan Anak untuk Belajar Manfaat Memberikan Kesempatan Anak untuk Belajar
23 Sep '18

Saat Lahir sudah Memiliki Gigi? Saat Lahir sudah Memiliki Gigi?
23 Sep '18

Anak Terkena Diare Berulang-ulang? Anak Terkena Diare Berulang-ulang?
23 Sep '18

Mengenal Sifilis Lebih Dalam Mengenal Sifilis Lebih Dalam
23 Sep '18

Review Pompa ASI Spectra Q Review Pompa ASI Spectra Q
23 Sep '18

Manfaat Buah Naga Bagi Ibu Hamil 8 Bulan Manfaat Buah Naga Bagi Ibu Hamil 8 Bulan
23 Sep '18

Tips Hadapi Anak Sering Melepehkan Makanan Tips Hadapi Anak Sering Melepehkan Makanan
23 Sep '18

MPASI Menggunakan Hati Ayam, Bagus atau Berbahaya? MPASI Menggunakan Hati Ayam, Bagus atau Berbahaya?
23 Sep '18

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Jantung Bayi Prematur? Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Jantung Bayi Prematur?
23 Sep '18

Review Bebe Roosie untuk bayi yang alergi minyak telon Review Bebe Roosie untuk bayi yang alergi minyak telon
23 Sep '18

Manfaat Jalan Pagi Saat hamil 6 Bulan Manfaat Jalan Pagi Saat hamil 6 Bulan
23 Sep '18

Indonesia Krisis Stunting, Cegah Sekarang! Indonesia Krisis Stunting, Cegah Sekarang!
23 Sep '18

Tips Melahirkan Minim Trauma Tips Melahirkan Minim Trauma
22 Sep '18

Cara Penggunaan Diafragma Cara Penggunaan Diafragma
22 Sep '18

Tips Memilih Mainan untuk si Kecil Tips Memilih Mainan untuk si Kecil
22 Sep '18

Keputihan Saat Hamil 7 Bulan, Normalkah? Keputihan Saat Hamil 7 Bulan, Normalkah?
22 Sep '18

Mengapa Darah Keluar Saat Memompa ASI? Mengapa Darah Keluar Saat Memompa ASI?
22 Sep '18

Home Remedies Pereda Nyeri Tumbuh Gigi Home Remedies Pereda Nyeri Tumbuh Gigi
22 Sep '18

Bisakah Bayi Alergi Minyak Telon? Bisakah Bayi Alergi Minyak Telon?
22 Sep '18

Bersihkan Area Mulut si Kecil dengan Tools Ini Bersihkan Area Mulut si Kecil dengan Tools Ini
22 Sep '18

Buah yang Baik untuk Ibu Hamil 8 Bulan Buah yang Baik untuk Ibu Hamil 8 Bulan
22 Sep '18

Sandwich Daging Cincang Sandwich Daging Cincang
22 Sep '18

Makanan Instan Lebih Bergizi bagi Bayi, Benarkah? Makanan Instan Lebih Bergizi bagi Bayi, Benarkah?
22 Sep '18

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan KB Spiral Keuntungan dan Kerugian Menggunakan KB Spiral
22 Sep '18

Bagaimana agar Anak Mau Menggosok Gigi? Bagaimana agar Anak Mau Menggosok Gigi?
22 Sep '18

Kenali Jenis-jenis Penyakit Jantung Bawaan Ini Kenali Jenis-jenis Penyakit Jantung Bawaan Ini
22 Sep '18

Be Happy Moms! Be Happy Moms!
22 Sep '18

Babyo Review Towels by Little Palmerhaus Babyo Review Towels by Little Palmerhaus
21 Sep '18

READ MORE

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Saja Efek Imunisasi Rubella?

HEALTH TIPS  |  12 Jul '18

Vaksin MMR merupakan vaksin yang tergabung dari gondongan (mumps), campak (measles), dan campak jerman (rubella). Meskipun jarang, namun pemberian vaksin MMR bisa menimbulkan efek imunisasi rubella. Seperti timbulnya alergi, terdiri dari reaksi ringan sampai reaksi berat. Reaksi yang berat hanya memiliki risiko ringan dan tidak begitu membahayakan.

Pemberian vaksin rubella bertujuan untuk melindungi tubuh dari penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri dari gondong, campak, dan rubella. Walaupun bekerja untuk melindungi tubuh, namun vaksin tersebut disebutkan memiliki efek samping, yakni autisme. Pada umumnya, vaksin rubella tergolong vaksin yang aman ketika melawan penyakit gondong, campak dan rubella. Vaksin ini akan diberikan dua kali dalam penyuntikan untuk dosis penuh. Di dalam suntikan itu terdapat virus dari tiga golongan tersebut. Sebelumnya virus itu dilemahkan terlebih dahulu sebelum di suntikan ke dalam tubuh.

Cara menyuntikannya yaitu dimasukan ke dalam tubuh lewat otot lengan atau paha. Vaksin tersebut diberikan kepada anak saat berusia 15-18 bulan dan anak usia 6 tahun. Pemberian vaksin rubella berperan dalam merangsang sistem imun agar menghasilkan antibodi, nantinya sudah siap melawan virus rubella, campak dan gondong.

Beberapa jenis efek samping imunisasi rubella

1. Efek samping ringan

Efek samping ringan yang disebabkan oleh imunisasi rubella dan gejala yang ditimbulkan yaitu:

  • Demam
  • Adanya bercak-bercak kemerahan pada kulit
  • Terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening

Biasanya efek imunisasi rubella yang ini terjadi pada waktu 7-12 hari sesudah melakukan pemberian vaksin rubella. Namun gejala ini jarang ditimbulkan saat akan memberikan vaksin yang kedua.

2. Efek samping sedang

Efek samping sedang yang disebabkan dari pemberian vaksin rubella dan gejala yang ditimbulkan ialah:

  • Mengalami kejang (walaupun gejala ini jarang ditemukan)
  • Nyeri di bagian persendian disertai bagian yang nyeri mengalami kekakuan. Biasanya gejala ini dialami pada remaja dan wanita remaja
  • Trombosit akan menurun sementara, hal ini akan menimbulkan terjadinya gangguan pendarahan

3. Efek samping berat

Efek samping berat yang disebabkan oleh imunisasi rubella yaitu:

  • Mengalami alergi yang sangat berat (namun gejala ini jarang ditemukan).
  • Gangguan ketulian, kejang dalam jangka yang lama, koma, mengalami penurunan kesadaran, hingga gangguan kerusakan otak syaraf

Walaupun efek samping berat jarang ditemukan oleh banyak orang, bahkan para ahli pun meragukan kebenaran efek samping berat akibat pemberian vaksin atau imunisasi rubella. Bahkan ada kasus yang terjadi di Inggris, anak yang telah diberikan suntikan vaksin mengalami autisme atau penurunan dalam berkomunikasi serta mengalami perubahan dalam berperilaku. Walaupun sampai saat ini juga tidak ada penelitian yang membenarkan terjadinya autisme disebabkan dari vaksin rubella. 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

BACA JUGA: Pola Makan Gluten Free pada Anak?

146 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories