Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Saja Efek Imunisasi Rubella?

HEALTH TIPS  |  12 Jul '18

Vaksin MMR merupakan vaksin yang tergabung dari gondongan (mumps), campak (measles), dan campak jerman (rubella). Meskipun jarang, namun pemberian vaksin MMR bisa menimbulkan efek imunisasi rubella. Seperti timbulnya alergi, terdiri dari reaksi ringan sampai reaksi berat. Reaksi yang berat hanya memiliki risiko ringan dan tidak begitu membahayakan.

Pemberian vaksin rubella bertujuan untuk melindungi tubuh dari penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri dari gondong, campak, dan rubella. Walaupun bekerja untuk melindungi tubuh, namun vaksin tersebut disebutkan memiliki efek samping, yakni autisme. Pada umumnya, vaksin rubella tergolong vaksin yang aman ketika melawan penyakit gondong, campak dan rubella. Vaksin ini akan diberikan dua kali dalam penyuntikan untuk dosis penuh. Di dalam suntikan itu terdapat virus dari tiga golongan tersebut. Sebelumnya virus itu dilemahkan terlebih dahulu sebelum di suntikan ke dalam tubuh.

Cara menyuntikannya yaitu dimasukan ke dalam tubuh lewat otot lengan atau paha. Vaksin tersebut diberikan kepada anak saat berusia 15-18 bulan dan anak usia 6 tahun. Pemberian vaksin rubella berperan dalam merangsang sistem imun agar menghasilkan antibodi, nantinya sudah siap melawan virus rubella, campak dan gondong.

Beberapa jenis efek samping imunisasi rubella

1. Efek samping ringan

Efek samping ringan yang disebabkan oleh imunisasi rubella dan gejala yang ditimbulkan yaitu:

  • Demam
  • Adanya bercak-bercak kemerahan pada kulit
  • Terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening

Biasanya efek imunisasi rubella yang ini terjadi pada waktu 7-12 hari sesudah melakukan pemberian vaksin rubella. Namun gejala ini jarang ditimbulkan saat akan memberikan vaksin yang kedua.

2. Efek samping sedang

Efek samping sedang yang disebabkan dari pemberian vaksin rubella dan gejala yang ditimbulkan ialah:

  • Mengalami kejang (walaupun gejala ini jarang ditemukan)
  • Nyeri di bagian persendian disertai bagian yang nyeri mengalami kekakuan. Biasanya gejala ini dialami pada remaja dan wanita remaja
  • Trombosit akan menurun sementara, hal ini akan menimbulkan terjadinya gangguan pendarahan

3. Efek samping berat

Efek samping berat yang disebabkan oleh imunisasi rubella yaitu:

  • Mengalami alergi yang sangat berat (namun gejala ini jarang ditemukan).
  • Gangguan ketulian, kejang dalam jangka yang lama, koma, mengalami penurunan kesadaran, hingga gangguan kerusakan otak syaraf

Walaupun efek samping berat jarang ditemukan oleh banyak orang, bahkan para ahli pun meragukan kebenaran efek samping berat akibat pemberian vaksin atau imunisasi rubella. Bahkan ada kasus yang terjadi di Inggris, anak yang telah diberikan suntikan vaksin mengalami autisme atau penurunan dalam berkomunikasi serta mengalami perubahan dalam berperilaku. Walaupun sampai saat ini juga tidak ada penelitian yang membenarkan terjadinya autisme disebabkan dari vaksin rubella. 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

196 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories