Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Perbedaan Sterilisasi Konvensional dan Modern?

BRANDS  |  OTHERS  |  19 Jul '19


Proses sterilisasi khususnya pada peralatan dan perlengkapan bayi sudah sejak lama dilakukan. Tujuan dilakukannya proses ini adalah untuk menghilangkan bakteri, jamur, atau organisme lainnya yang terdapat dalam peralatan dan perlengkapan bayi. Sebab, seperti kita ketahui pencernaan bayi belum sempurna sehingga rentan akan kontaminasi dari bakteri berbahaya.

Contohnya saja botol susu bayi. Botol susu bayi yang tidak disteril dapat meningkatkan risiko infeksi virus, parasit, dan bakteri pada saluran cerna bayi. Infeksi virus, parasit, serta bakteri tersebut dapat membuat si Kecil muntah hingga diare. Hal inilah yang menyebabkan sterilisasi itu penting dilakukan agar risiko infeksi pada pencernaan bayi rendah.

Secara garis besar, sterilisasi dapat dibagi menjadi dua yakni sterilisasi konvensional dan sterilisasi modern. Perbedaan diantara keduanya adalah sebagai berikut:

Metode Sterilisasi Konvensional

Sterilisasi konvensional atau tradisional merupakan proses yang sterilisasi yang biasanya dilakukan dengan cara merebus peralatan makan dan minum si Kecil. Merebus botol masih sangat umum dilakukan untuk mensterilkan peralatan si Kecil, ya, Moms.

Cara sterilisasi konvensional juga cukup mudah dan murah. Setelah botol dicuci, botol dan aksesoris lainnya kemudian direndam dalam air mendidih yang baru direbus selama 5-10 menit sebelum kemudian diangkat dan ditiriskan di atas handuk kering dan bersih.

Namun, Moms wajib untuk memeriksa botol yang digunakan apakah sudah menggunakan bahan BPA Free atau belum. Jika masih mengandung BPA, maka proses sterilisasi konvensional ini akan sangat berbahaya karena justru akan melepaskan zat kimia dari botol yang kemudian akan larut dalam susu dan diminum oleh anak. 

Meski mudah, sterilisasi dengan metode merebus ini terkadang merepotkan bagi sebagian Moms. Sebab, setiap kali Moms ingin mensterilkan peralatan bayi, Moms harus merebus dahulu air yang cukup banyak. Moms harus sangat berhati-hati saat merebus agar panci tidak tersenggol dan menumpahkan air panas.

Sterilisasi konvensional ini juga dapat menyebabkan botol susu lebih cepat berubah warna menjadi kuning akibat suhu panas yang sering terpapar. Selain itu, botol yang telah disteril belum kering sehingga harus ditiriskan terlebih dahulu. Proses ini malah membuat risiko barang bayi kembali terkontaminasi oleh bakteri di udara.

Metode Sterilisasi Modern

Selain metode sterilisasi konvensional, ada juga sterilisasi modern. Sterilisasi hangat dilakukan agar tidak merusak perlengkapan bayi terutama yang terbuat dari bahan plastik. Hal ini tentunya dapat mencegah risiko si Kecil terkontaminasi bahan berbahaya dari peralatannya.

Sterilisasi modern tidak mungkin dilakukan dengan cara merebus, ya, Moms. Namun, Moms dapat melakukan metode ini dengan menggunakan UV Sterilizer. Saat ini, UV Sterilizer atau sterilisasi dengan menggunakan sinar ultra violet sedang populer di kalangan orang tua baru. Pasalnya, alat ini dinilai lebih aman dalam mensterilkan barang si Kecil.

UV Sterilizer sendiri merupakan sterilisasi modern dimana menggunakan sinar ultraviolet dengan suhu tidak lebih dari 40°C. Hal inilah yang membuat proses sterilisasi menjadi hangat. Tujuan dilakukannya sterilisasi hangat ini adalah agar dapat menjaga kandungan plastik pada botol susu sehingga jauh lebih aman digunakan. Dengan mengandalkan daya listrik, sinar ultra violet pada UV Sterilizer mampu membunuh bakteri dan kuman berbahaya sebesar 99% dan beroperasi secara otomatis.

Selain amanUV Sterilizer juga dibekali dengan fitur-fitur canggih seperti pengering sehingga peralatan yang disterilisasi tidak perlu lagi ditiriskan atau dikeringkan secara manual. Hal ini tentu sangat menghemat waktu. Meski terbilang aman, Moms harus selalu membaca petunjuk pemakanan serta perawatannya ya.

Itulah perbedaan sterilisasi konvensional dan modern. Kedua metode tersebut aman jika dilakukan dengan benar ya Moms. 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1582 Spectra Baby

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

3 Jenis Kandungan Pada Minyak Telon Yang Memiliki Fungsi Berbeda

Moms yuk pelajari 3 jenis kandungan pada minyak telon yang memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Selain Untuk Balita, Inilah Manfaat Lain Dari Minyak Telon Bagi Orang Dewasa

Selain untuk balita, inilah manfaat lain dari minyak telon bagi orang dewasa.

Perbedaan Diffuser and Humidifer

Apa sih perbedaan diffuser dan humidifier? Simak bersama berikut ini.

Mengenal Bahan Dasar Stroller Terbaik untuk si Kecil

Meski bobotnya ringan, material PET dapat membuat frame stroller padat dan kokoh.

5 Perlengkapan yang Wajib Ada di Nursery Room

Sebelum Mommy tergoda untuk mendekor, berikut ini adalah hal penting yang perlu diperhatikan!

Pil KB Bisa Hilangkan Jerawat & Lancarkan Siklus Menstruasi, Mitos atau Fakta?

Pil KB kini semakin inovatif. Dampak positif meminum pil KB membuat kulit jadi mulus dan wajah bebas jerawat.

Perawatan yang Tepat untuk Botol Susu Kesayangan si Kecil

Botol susu yang baik perlu dirawat dengan baik pula agar memberikan manfaat yang maksimal.

Cara Ikutan Share and Win Photo Contest

Yuk ikuti Share and Win Photo Contest, dan dapatkan kesempatan memenangkan total hadiah Rp 25 juta!

Dr. Brown's Contest: Share and Win!

Moms, yuk ikutan Share and Win Photo Contest, dan dapatkan total hadiah Rp 25 juta! Berikut syaratnya!

Dr. Brown's Contest: Share and Win!

Yuk ikuti Share and Win Contest dan dapatkan total hadiah Rp 25 juta rupiah!

Dr. Brown's Contest: Share and Win!

Dr. Brown's berkolaborasi dengan Babyologist & Chubby Baby Shop mengadakan Share and Win Photo Contest.

7 Mitos dan Fakta Mengenai Pil KB

Benar, gak, sih, kalau pil KB itu bikin kita jerawatan. Sebelum percaya, yuk cari tahu di sini!

Menyiapkan Tempat Tidur yang Ideal untuk Si Kecil

Bingung cari perlengkapan tidur si Kecil? Yuk simak tips berikut ini!

Tips Mengatasi Kulit Bayi yang Kering dan Dehidrasi

Hydrating dan moisturizing, dua istilah tersebut ternyata memiliki fungsi yang berbeda. Lalu, apa perbedaannya?

Babyo Review Pigeon Japan Vernix Skincare

Bayi yang baru lahir memiliki kulit yang tipis dan sel yang lemah, untuk itu ia memerlukan perawatan kulit khusus bayi.

Mana Lebih Baik, Unscented atau Scented?

Terdapat banyak pilihan produk perawatan kulit, salah satunya adalah scented & unscented. Namun, manakah yang lebih baik?

Merawat Kulit Bayi

Perawatan kulit bayi nyatanya tidak boleh sembarangan, terutama jika ia memiliki kulit yang sensitif.

Seberapa Sering Bayi Harus Mandi?

Bayi yang dimandikan 2 kali sehari ternyata berisiko membuat kulitnya menjadi kering. Maka, apa yang sebaiknya dilakukan?

Hipotermia pada Bayi dan Cara Mencegahnya

Setelah lahir, tubuh bayi belum dapat mengatur suhu sehingga dapat menyebabkan ia mengalami hipotermia.

Pentingnya Hood pada Stroller si Kecil

Apakah Moms tahu bahwa stroller hood memiliki fungsi untuk keamanan dan kenyamanan si Kecil?