Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Itu Stripping of the Membrane?

PREGNANCY  |  08 Jan '19

Bagi Moms yang sedang menjalani kehamilan pertama, pasti tentunya begitu banyak istilah baru yang asing dan kurang dimengerti. Begitupun pada masa kehamilan pertama saya.

Begitu banyak hal dan ilmu baru yang didapat, yang menjadi pembelajaran bagi saya di kehamilan berikutnya. Pada masa kehamilan pertama, saya memutuskan untuk melahirkan secara spontan, dan hal tersebut didukung oleh suami dan obgyn saya. 

Setelah memasuki trimester ketiga, tepatnya memasuki minggu ke 37, obgyn saya mulai menjelaskan bahwa bayi sudah memasuki masa “matang” atau siap lahir. Karena bayi yang lahir di bawah usia 37 minggu itu disebut prematur. Dan obgyn saya menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kehamilan sudah memasuki minggu ke 37, diantaranya:

  1. Apabila terjadi kontraksi dengan ritme, misal tiap 10 menit sekali kemudian menjadi 5 menit sekali, maka harus segera ke RS.
  2. Bayi harus tetap aktif, bahkan harus lebih aktif daripada sebelumnya. Apabila biasanya hanya aktif di malam hari, maka memasuki minggu ke 37, Moms harusnya sudah merasakan pergerakan bayi yang juga aktif di siang hari.
  3. Apabila keluar flek atau darah, maka harus segera ke RS.
  4. Bila dirasakan bayi tidak aktif atau tidak ada pergerakan sama sekali lebih dari 3 jam, boleh dicoba untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis, namun bila sudah dipancing tetap tidak ada pergerakan, maka harus juga segera ke RS.

Karena saat itu berat badan bayi saya sudah mencukupi untuk lahir, maka ditargetkan agar bisa lahir di minggu ke 38 atau 39, agar bayi tidak terlalu besar saat harus melewati vagina. Kemudian dokter menerangkan bahwa memasuki minggu ke 38 apabila belum merasakan adanya kontraksi, maka dokter akan membantu melakukan proses stripping of the membrane atau biasa disebut ‘tarik dalam’. Dokter menjelaskan secara singkat, bahwa itu adalah salah satu metode yang bisa dilakukan untuk memancing kontraksi atau yang sering disebut induksi alami. Metode ini juga efektif dan relatif aman bagi sebagian besar ibu hamil.

Stripping of the membrane sendiri merupakan sebuah prosedur yang dapat membantu menginduksi persalinan secara alami pada ibu hamil yang sudah dekat atau sudah melewati HPL (hari perkiraan lahir). Jadi, dokter akan menggunakan sarung tangan dan memasukan jari ke dalam vagina kemudian menarik bagian dalam serviks dengan gerakan memutar, dengan tujuan memisahkan kantung ketuban dan selaput janin halus dari dinding rahim. Sehingga memicu pelepasan zat kimia alami yang disebut prostaglandin. Prostaglandin inilah yang merangsang terjadinya kontraksi.

Maka di minggu ke 38 dokter melakukan prosedur stripping of the membrane kepada saya. Prosesnya sendiri cepat dan tidak begitu sakit, namun seketika saya langsung merasakan seluruh perut saya seperti keram dan juga kencang, dan bagian panggul sampai ke paha seperti kebas, namun tidak berlangsung lama. Tapi efek yang dirasakan tiap orang bisa berbeda-beda. Maka prosedur ini hanya boleh dilakukan apabila dianjurkan oleh dokter. 

 

Semoga bermanfaat.

By: Shinta Abadi

Copyright by Babyologist

347 Shinta Abadi

Comments

Related Stories