Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Itu Sindrom Asperger?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  21 Oct '18


Sindrom Asperger adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bentuk lebih ringan dari Autism Spectrum Disorder (ASD). Gejala autisme berkisar dari sangat ringan hingga berat dan mempengaruhi cara kerja otak dan bagaimana seseorang berinteraksi secara sosial. Tidak seperti anak-anak dengan ASD yang lebih berat, anak-anak dengan Asperger mengembangkan kemampuan bahasa awal dan kecerdasannya secara normal.

Bagaimana Asperger Didiagnosis?

Cara psikiater mendiagnosis autisme telah berubah, dokter dan terapis tidak lagi menggunakan istilah "Asperger's syndrome." Sebaliknya, semua anak dengan autisme termasuk anak-anak dengan autisme yang kurang berat seperti Asperger, sekarang hanya didiagnosis dengan ASD.

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar semua anak diperiksa autisme pada usia 18 bulan dan 24 bulan.

Dokter dan psikolog menggunakan tes perilaku untuk membuat diagnosis. Dokter juga meminta orangtua untuk menggambarkan perilaku tidak biasa yang mereka amati pada anak mereka, seperti tidak tersenyum atau mengoceh, tidak melakukan kontak mata, atau tidak menanggapi namanya.

Berapa Banyak Anak yang Menderita Asperger?

Tidak ada statistik yang dapat menunjukkan jumlah orang sebelumnya yang didiagnosis menderita sindrom Asperger. Tetapi menurut Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) AS, 1 dari 68 anak memiliki gangguan spektrum autisme, dan 4 hingga 5 kali lebih sering terjadi pada anak pria daripada anak wanita.

Apa Tanda dan Gejala Autisme Termasuk Gejala Asperger?

Seorang anak dengan autisme memiliki keterampilan sosial yang buruk, minat, aktivitas, atau perilaku yang berulang. Tidak seperti anak-anak dengan autisme yang lebih berat, seorang anak dengan autisme yang ringan mungkin memiliki kecerdasan rata-rata atau di atas rata-rata dan mengembangkan keterampilan bahasa awal secara normal. Gejala biasanya terlihat sekitar usia 3 tahun ketika anak mulai bersosialisasi dengan anak-anak lain.

Tanda-tanda Peringatan Autisme

  • Kesulitan menggunakan atau memahami isyarat nonverbal seperti ekspresi wajah, postur tubuh, dan gerak tubuh
  • Kesulitan memahami humor, ejekan, dan kiasan
  • Nada yang monoton, kurangnya irama, atau nada suara yang aneh dalam berbicara
  • Gagal membangun hubungan dengan anak-anak lain
  • Menghindari kontak mata
  • Ingin sendirian
  • Ketidakmampuan untuk berbagi minat atau prestasi dengan orang lain, seperti tidak menunjukkan atau membawa objek yang menarik
  • Ketidakmampuan untuk berinteraksi dengan orang lain atau berbagi perasaan
  • Minat yang obsesif
  • Kesal karena perubahan kecil
  • Gerakan ganjil atau berulang, seperti ketukan tangan atau jari atau memutar, goyang, atau berputar-putar
  • Kecanggungan
  • Keasyikan dengan bagian-bagian objek
  • Reaksi yang tidak biasa terhadap rasa, penampilan, penciuman, atau perasaan
  • Berbicara yanng terlalu formal, seperti tidak menggunakan bahasa gaul atau kiasan

Apa yang Menyebabkan Autisme Ringan Seperti Asperger?

Tidak ada yang tahu persis apa yang menyebabkan gangguan spektrum autisme, termasuk bentuk yang lebih ringan, seperti Asperger. Para ahli berpikir, ASD adalah kondisi genetik yang berkembang selama awal kehamilan dan memiliki banyak penyebab. Selain gen, faktor lain seperti memiliki orangtua yang lebih tua, berjenis kelamin pria, dan terpapar racun lingkungan bisa menjadi penyebab.

Beberapa orangtua khawatir bahwa vaksin masa kanak-kanak biasa, seperti vaksin campak, gondong, rubella (MMR), dapat menyebabkan autisme. Banyak penelitian besar selama bertahun-tahun belum menemukan hubungan antara autisme dan vaksin. Menurut Institute of Medicine, American Academy of Pediatrics, dan CDC, tidak ada bukti bahwa vaksin menyebabkan gangguan spektrum autisme.

Bagaimana Perawatan untuk Autisme?

Perawatan autisme bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kondisi. Meskipun tidak ada obat untuk autisme, semakin cepat seorang anak memulai pengobatan, semakin baik hasilnya.

Beberapa yang dapat membantu untuk perawatan autisme adalah dokter anak, guru, psikolog, atau ahli terapi okupasi.

Meskipun tidak ada obat untuk mengobati autisme, terkadang anak-anak dengan ASD memiliki kondisi lain yang ketika diobati dengan obat tertentu dapat membantu meringankan beberapa gejala autisme.

Semoga bermanfaat.

By: Silvia Rahmawati

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

947 Silvia Rahmawati

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Dampak Positif Tantrum pada si Kecil

Tantrum ada manfaatnya? Benarkah demikian? Yuk simak yang berikut ini.

Cara Stimulasi Agar Anak Cepat Berjalan

Bagaimana caranya untuk menstimulasi si Kecil agar cepat berjalan? Yuk simak cerita berikut ini!

Manfaat Berenang Untuk si Kecil

Moms, udah kangen ajak si Kecil berenang? Sabar ya, tunggu pandemi berakhir. Simak manfaat berenang berikut ini yuk!

Beberapa Ide Bermain Saat Social Distancing

Saat social distancing seperti sekarang ini, ajak si Kecil germain yuk Moms and Dads!

Tertarik Menyekolahkan Anak di Sekolah Alam? Ini Plus Minusnya!

Sekolah alam tentunya berbeda dengan sekolah formal, mulai dari kurikulum, suasana hingga metode pembelajarannya.

Plus Minus Menggunakan White Noise

Tingkah laku si Kecil memang unik-unik ya, Moms? Kadang mengundang gelak tawa, tapi terkadang juga membuat jengkel.

Apa sih Pengaruh Seorang Ayah terhadap Anak?

Bagi semua orang, merawat anak selalu menjadi tanggung jawab bagi para ibu, karena mereka semua berpikir bahwa laki-laki bekerja mencari nafkah [...]

Tips Mengenalkan Alphabet pada Anak

Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengenalkan anak pada alphabet dengan cara. Apa saja itu?

Mengajarkan Kedisiplinan Tidur pada Anak

Adakah cara bagaimana agar anak bisa tidur tenang semalaman dan mungkin bisa tidur dan bangun teratur di jam yang sama?

Bermain dengan Stiker Banyak Manfaatnya Lho

Stiker itu bisa jadi alat bermain dan belajar yang menyenangkan dengan anak-anak lho. Apa saja manfaatnya?

Amankah Batita Bermain Pasir?

Apa hal positif dan risiko membiarkan anak bermain pasir?

Kemandirian Anak Muncul Melalui Metode Montessori

Telah banyak yang mengetahui bahwa metode belajar montessori memiliki beragam banyak manfaat bagi anak.

Main di Rumah VS Main di Luar Rumah

Moms kelompok mana? Suka si Kecil main di dalam rumah atau di luar rumah? Yuk simak cerita Mom Fiko berikut ini

Tips agar Anak Bisa Anteng Saat Bermain atau Dibacakan Buku

Moms si Kecil susah sekali duduk anteng saat main dan membaca? Yuk simak tips ala Mom Wahyu untuk mengatasinya

Komunikasi dengan si Bayi Yuk!

Walau belum bisa bicara & mengerti apa yang kita bicarakan, tapi bayi sudah bisa diajak berkomunikasi lho.

Pentingnya Sosialisasi pada Tumbuh Kembang Anak

Penting bagi anak untuk belajar bersosialisasi agar ia mulai belajar memikirkan orang lain selain diri sendiri.

Simak dan Pelajari Cara agar Bayi Tidak Rewel Waktu Mau Tidur

Mengapa si Kecil menjadi rewel setiap kali waktunya tidur dan bagaimana cara mengatasinya?

Ciri Anak Sehat Tidak Dilihat dari Fisiknya Saja

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga sangat penting bagi pertumbuhan si Kecil loh Moms!

Montessori Play: DIY Membuat Playdough di Rumah

Metode Montessori bisa Moms terapkan di rumah lho, dengan membuat DIY Playdough untuk si Kecil.

Perlukah Memakai Pagar Bayi?

Baby fence lagi happening banget ya Moms. Tapi, sebenarnya seberapa perlu sih penggunaan pagar bayi ini?