DAILY FEED

Atasi Ruam Di Pipi dengan Mustela Facial Cream Atasi Ruam Di Pipi dengan Mustela Facial Cream
20 Mar '19

Mitos dan Fakta Tentang Pompa ASI Mitos dan Fakta Tentang Pompa ASI
18 Mar '19

Caraku Mengatasi Masalah Kulit Nakula Caraku Mengatasi Masalah Kulit Nakula
20 Mar '19

Si Kecil Tetap Kurus Walau Minum ASI, Mengapa? Si Kecil Tetap Kurus Walau Minum ASI, Mengapa?
20 Mar '19

Mengatasi Bekas Gigitan Nyamuk atau Serangga yang Sangat Mengganggu Mengatasi Bekas Gigitan Nyamuk atau Serangga yang Sangat Mengganggu
20 Mar '19

FAT NOONA: Snack Sehat dari Korea untuk Anak Indonesia FAT NOONA: Snack Sehat dari Korea untuk Anak Indonesia
07 Feb '19

Cara Mengetahui Nasib ASIP di Freezer Saat Mati Lampu Cara Mengetahui Nasib ASIP di Freezer Saat Mati Lampu
20 Mar '19

Ruam Popok yang Tak Kunjung Sembuh? Begini Cara Mengatasinya Ruam Popok yang Tak Kunjung Sembuh? Begini Cara Mengatasinya
20 Mar '19

Stimulasi Bayi 1 Bulan dengan 5 Jenis Mainan Ini Stimulasi Bayi 1 Bulan dengan 5 Jenis Mainan Ini
20 Mar '19

Cara Alami Menambah Tinggi Badan Si Kecil Cara Alami Menambah Tinggi Badan Si Kecil
02 Aug '18

Solusi Ruam Popok pada Bayi Solusi Ruam Popok pada Bayi
20 Mar '19

Bermain Corat Coret Seru dengan si Kecil Bermain Corat Coret Seru dengan si Kecil
20 Mar '19

Waspada Kejang Saat Anak Demam Tinggi Waspada Kejang Saat Anak Demam Tinggi
20 Mar '19

Benarkah Memompa ASI dapat Mengubah Bentuk Payudara? Benarkah Memompa ASI dapat Mengubah Bentuk Payudara?
18 Feb '19

Why Does Cradle Cap Happen to Baby? Why Does Cradle Cap Happen to Baby?
20 Mar '19

Iritasi Karena Salah dalam Pemilihan Produk untuk si Kecil? Iritasi Karena Salah dalam Pemilihan Produk untuk si Kecil?
20 Mar '19

Pentingnya Playfence untuk si Kecil Pentingnya Playfence untuk si Kecil
20 Mar '19

Manfaat Nursing Pillow untuk Ibu dan Bayi by Baby Loop Indonesia Manfaat Nursing Pillow untuk Ibu dan Bayi by Baby Loop Indonesia
01 Mar '19

Caraku sebagai New Mom Mengatasi Ruam Popok Alfarez Caraku sebagai New Mom Mengatasi Ruam Popok Alfarez
20 Mar '19

Perlukah Mencuci Cangkang Telur Sebelum Dikonsumsi? Perlukah Mencuci Cangkang Telur Sebelum Dikonsumsi?
20 Mar '19

Big No to Diaper Rash! Big No to Diaper Rash!
20 Mar '19

Hello Parents, from Chubby Hello Parents, from Chubby
19 Feb '19

Makanan Apa yang Mengandung Protein Nabati Tinggi? Makanan Apa yang Mengandung Protein Nabati Tinggi?
20 Mar '19

Hal Sederhana untuk Atasi Biang Keringat pada si Kecil Hal Sederhana untuk Atasi Biang Keringat pada si Kecil
20 Mar '19

MPASI ALFA: Nasi Tahu Udang Goreng Suwir MPASI ALFA: Nasi Tahu Udang Goreng Suwir
20 Mar '19

Benarkah Minum Susu dari Botol Sebabkan Infeksi Telinga? Benarkah Minum Susu dari Botol Sebabkan Infeksi Telinga?
04 Feb '19

Si Kecil Demam Setelah Vaksin? Si Kecil Demam Setelah Vaksin?
20 Mar '19

Diet Alergi B-S-T-I-K untuk Mengatasi Alergi pada Anak Diet Alergi B-S-T-I-K untuk Mengatasi Alergi pada Anak
20 Mar '19

Review Weaning Bowl Set by Brother Max by Mom Intan Review Weaning Bowl Set by Brother Max by Mom Intan
20 Mar '19

Cara Mencegah Si Kecil Muntah ketika Minum Susu! Cara Mencegah Si Kecil Muntah ketika Minum Susu!
04 Feb '19

Bayi Biang Keringat? Jangan Sering Digendong Moms Bayi Biang Keringat? Jangan Sering Digendong Moms
20 Mar '19

Sup Orak-Arik Macaroni Tofu & Telur (15 M+) Sup Orak-Arik Macaroni Tofu & Telur (15 M+)
20 Mar '19

Mengatasi Masalah Kulit Roseola pada si Kecil Mengatasi Masalah Kulit Roseola pada si Kecil
20 Mar '19

Mengapa Bayi Perlu Menggunakan Body Lotion? Mengapa Bayi Perlu Menggunakan Body Lotion?
27 Sep '18

Waspada Flu pada Anak Waspada Flu pada Anak
20 Mar '19

Perawatan Kulit Newborn Baby Perawatan Kulit Newborn Baby
19 Mar '19

Cara Mom Syifa Merawat Kulit Bayi yang Lecet akibat Pospak Cara Mom Syifa Merawat Kulit Bayi yang Lecet akibat Pospak
19 Mar '19

Babyo Review OmieBox Babyo Review OmieBox
10 Oct '18

Review Rash Treatment Product: Naif Nurturing Cream & Diaper Cream Review Rash Treatment Product: Naif Nurturing Cream & Diaper Cream
19 Mar '19

Tips Memberikan Susu Melalui Botol agar Bayi Tidak Bingung Puting Tips Memberikan Susu Melalui Botol agar Bayi Tidak Bingung Puting
19 Mar '19

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Itu PAP Smear?

HEALTH TIPS  |  12 Jun '18

Pap smear merupakan salah satu bentuk contoh sejumlah sel yang berada di bagian serviks yang mana akan di ambil melalui prosedur tes pap. Tes pap ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat kondisi kesehatan serviks dan mendeteksi adanya perubahan abnormal yang terdapat pada sejumlah sel. 

Umumnya selama prosedur tes dilakukan, sejumlah sampel sel akan di kumpulkan dari bagian permukaan serviks, dan kemudian di letakkan di bagian slide. Dan sempel inilah yang di sebut dengan pap smear, yang mana nantinya akan di kirimkan ke bagian labolatorium guna mendapatkan pemeriksaan mikroskopis.

Tes pap smear digunakan untuk dua tujuan utama:

  • Pemeriksaan cervical rutin
  • Diagnosa

Dalam kedua kasus, pap smear digunakan untuk mendeteksi perubahan sel abnormal pada sampel. Pap smear biasanya dimasukkan dalam daftar pemeriksaan rutin yang diresepkan untuk wanita untuk pencegahan penyakit serviks. Berdasarkan hasil dari pemeriksaan pap smear, setiap kelainan yang mana ditemukan dalam sejumlah sel-sel sampel dan juga yang di ketahui dari penyebabnya dapat diobati lebih awal; hal ini akan sangat menurunkan peluang seorang wanita untuk terkena kanker serviks.

Biasanya para wanita akan memiliki bentuk jadwal tes pap yang sangatlah unik, yang mana bisa ditentukan oleh dokter yang menanganinya. Dan jadwal ini juga biasanya akan ditentukan sesuai usia dan juga resikonya terhadap serangan penyakit serviks. Pada golongan wanita yang sudah berusia di atas usia 30 tahun, umumnya pap smear akan dikombinasikan dengan prosedur tes HPV. Mengapa? Hal ini dikarenakan penyakit serviks yang paling sering disebabkan oleh bentuk HPV memiliki risiko yang sangat tinggi, atau human papillomavirus. 

Bagi para wanita yang masih berusia muda atau di bawah usia 30 tahun, biasanya pap smear ini cukup, namun kaum wanita di usia ini juga snagat disarankan untuk memperoleh suntikan HPV yang mana bertujuan untuk mencegah munculnya penyakit tertentu.

Untuk tujuan diagnosis dari pap smear ini, umumnya setiap perubahan sel abnormal yang mana ditemukan pada pap smear nantinya akan menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan dalam diagnosis penyakit atau gangguan serviks, seperti:

  • Displasia
  • Kanker serviks

Penting untuk diketahui, bahwa kedua jenis penyakit di atas pastinya tidak bisa diketahui atau di diagnosa melalui pemeriksaan pap smear saja. Karena jika pap smear ditemukan dalam kondisi tidak normal, maka bentuk tes lanjutan dianjurkan untuk di lakukan, diantaranya seperti kolposkopi.

Anda bisa memperhatikan, bahwa bagaimanapun juga, tes pap ini tidak bisa Anda gunakan untuk menyaring sejumlah infeksi menular seksual lainnya diantaranya seperti herpes, sifilis, klamidia, dan kencing nanah. Ada tes khusus untuk masing-masing infeksi ini.

Dokter Anda mungkin meresepkan pap smear jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut:

  1. Vagina gatal
  2. Kemerahan
  3. Nyeri saat buang air kecil atau bersenggama
  4. Luka, benjolan, ruam, lecet, atau kutil
  5. Pembengkakan
  6. Bau yang tidak biasa
  7. Perubahan pada keputihan, yaitu warna, bau, atau tekstur yang berbeda dari yang biasanya Anda alami
  8. Keputihan yang berlebihan

Persiapan tertentu diperlukan sebelum mendapatkan pap smear. Ini termasuk yang berikut:

  • Anda bisa menjadwalkan serangkaian tes pap ketika Anda dalam kondisi tidak memiliki periode menstruasi, hal ini dikarenakan darah dapat mengganggu hasil tes tersebut.
  • Jangan menggunakan tampon, douche, bubuk, atau obat-obatan vagina selama 24 jam sebelum tes.
  • Menahan diri dari hubungan seksual 24 jam sebelum tes.
  • Anda akan merasa lebih nyaman jika Anda mengosongkan kandung kemih Anda sebelum tes.

Jika Anda sudah memiliki janji bertemu dengan dokter, maka Anda harus memastikan kalau Anda mampu memberi tahu dokter Anda mengenai hal-hal berikut karena ini adalah pertimbangan penting yang harus dilakukan selama tes pap:

  • Jika ini tes pap pertama Anda
  • Jika sedang hamil
  • Jika Anda mungkin hamil
  • Jika Anda menggunakan segala bentuk pengendalian kelahiran
  • Hari pertama dari periode menstruasi terakhir Anda

Panjang rata-rata periode Anda

  • Jika Anda sudah menjalani prosedur pembedahan yang melibatkan vagina, rahim, leher rahim, atau vulva
  • Jika Anda memiliki riwayat perkosaan atau pelecehan seksual
  • Jika Anda memiliki hasil tes pap abnormal sebelumnya

Pap smear abnormal terjadi ketika sampel tidak mengandung sel yang cukup untuk pemeriksaan yang sukses atau ketika sel-sel abnormal terdeteksi. Penyebab paling umum dari perubahan sel abnormal di serviks adalah:

  • Human papillomavirus (HPV), infeksi menular seksual - Ini adalah penyebab yang menimbulkan risiko tertinggi karena dapat menyebabkan kanker serviks ketika tidak ditangani. Tes pap dianggap sangat penting karena HPV dapat bertahan di dalam tubuh selama beberapa tahun tanpa sepengetahuan Anda.
  • Infeksi bakteri
  • Infeksi ragi

Mungkin Anda akan memiliki resiko yang lebih tinggi terinfeksi HPV, dengan begitu Anda dianjurkan juga untuk memperoleh tes pap abnormal yang dikarenakan oleh prilaku seksual tertentu, diantaranya adalah sebagai beirkut:

  • Melakukan hubungan seks tanpa kondom
  • Memiliki lebih dari satu pasangan
  • Bersetubuh dengan pasangan yang memiliki mitra lain

Perubahan sel lain di serviks dapat disebabkan oleh:

  • Kekurangan sistem kekebalan tubuh
  • Merokok

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor. 

589 Babyologist Indonesia Send Message to Writer

Related Stories