Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Itu PAP Smear?

HEALTH TIPS  |  12 Jun '18


Pap smear merupakan salah satu bentuk contoh sejumlah sel yang berada di bagian serviks yang mana akan di ambil melalui prosedur tes pap. Tes pap ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat kondisi kesehatan serviks dan mendeteksi adanya perubahan abnormal yang terdapat pada sejumlah sel. 

Umumnya selama prosedur tes dilakukan, sejumlah sampel sel akan di kumpulkan dari bagian permukaan serviks, dan kemudian di letakkan di bagian slide. Dan sempel inilah yang di sebut dengan pap smear, yang mana nantinya akan di kirimkan ke bagian labolatorium guna mendapatkan pemeriksaan mikroskopis.

Tes pap smear digunakan untuk dua tujuan utama:

  • Pemeriksaan cervical rutin
  • Diagnosa

Dalam kedua kasus, pap smear digunakan untuk mendeteksi perubahan sel abnormal pada sampel. Pap smear biasanya dimasukkan dalam daftar pemeriksaan rutin yang diresepkan untuk wanita untuk pencegahan penyakit serviks. Berdasarkan hasil dari pemeriksaan pap smear, setiap kelainan yang mana ditemukan dalam sejumlah sel-sel sampel dan juga yang di ketahui dari penyebabnya dapat diobati lebih awal; hal ini akan sangat menurunkan peluang seorang wanita untuk terkena kanker serviks.

Biasanya para wanita akan memiliki bentuk jadwal tes pap yang sangatlah unik, yang mana bisa ditentukan oleh dokter yang menanganinya. Dan jadwal ini juga biasanya akan ditentukan sesuai usia dan juga resikonya terhadap serangan penyakit serviks. Pada golongan wanita yang sudah berusia di atas usia 30 tahun, umumnya pap smear akan dikombinasikan dengan prosedur tes HPV. Mengapa? Hal ini dikarenakan penyakit serviks yang paling sering disebabkan oleh bentuk HPV memiliki risiko yang sangat tinggi, atau human papillomavirus. 

Bagi para wanita yang masih berusia muda atau di bawah usia 30 tahun, biasanya pap smear ini cukup, namun kaum wanita di usia ini juga snagat disarankan untuk memperoleh suntikan HPV yang mana bertujuan untuk mencegah munculnya penyakit tertentu.

Untuk tujuan diagnosis dari pap smear ini, umumnya setiap perubahan sel abnormal yang mana ditemukan pada pap smear nantinya akan menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan dalam diagnosis penyakit atau gangguan serviks, seperti:

  • Displasia
  • Kanker serviks

Penting untuk diketahui, bahwa kedua jenis penyakit di atas pastinya tidak bisa diketahui atau di diagnosa melalui pemeriksaan pap smear saja. Karena jika pap smear ditemukan dalam kondisi tidak normal, maka bentuk tes lanjutan dianjurkan untuk di lakukan, diantaranya seperti kolposkopi.

Anda bisa memperhatikan, bahwa bagaimanapun juga, tes pap ini tidak bisa Anda gunakan untuk menyaring sejumlah infeksi menular seksual lainnya diantaranya seperti herpes, sifilis, klamidia, dan kencing nanah. Ada tes khusus untuk masing-masing infeksi ini.

Dokter Anda mungkin meresepkan pap smear jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut:

  1. Vagina gatal
  2. Kemerahan
  3. Nyeri saat buang air kecil atau bersenggama
  4. Luka, benjolan, ruam, lecet, atau kutil
  5. Pembengkakan
  6. Bau yang tidak biasa
  7. Perubahan pada keputihan, yaitu warna, bau, atau tekstur yang berbeda dari yang biasanya Anda alami
  8. Keputihan yang berlebihan

Persiapan tertentu diperlukan sebelum mendapatkan pap smear. Ini termasuk yang berikut:

  • Anda bisa menjadwalkan serangkaian tes pap ketika Anda dalam kondisi tidak memiliki periode menstruasi, hal ini dikarenakan darah dapat mengganggu hasil tes tersebut.
  • Jangan menggunakan tampon, douche, bubuk, atau obat-obatan vagina selama 24 jam sebelum tes.
  • Menahan diri dari hubungan seksual 24 jam sebelum tes.
  • Anda akan merasa lebih nyaman jika Anda mengosongkan kandung kemih Anda sebelum tes.

Jika Anda sudah memiliki janji bertemu dengan dokter, maka Anda harus memastikan kalau Anda mampu memberi tahu dokter Anda mengenai hal-hal berikut karena ini adalah pertimbangan penting yang harus dilakukan selama tes pap:

  • Jika ini tes pap pertama Anda
  • Jika sedang hamil
  • Jika Anda mungkin hamil
  • Jika Anda menggunakan segala bentuk pengendalian kelahiran
  • Hari pertama dari periode menstruasi terakhir Anda

Panjang rata-rata periode Anda

  • Jika Anda sudah menjalani prosedur pembedahan yang melibatkan vagina, rahim, leher rahim, atau vulva
  • Jika Anda memiliki riwayat perkosaan atau pelecehan seksual
  • Jika Anda memiliki hasil tes pap abnormal sebelumnya

Pap smear abnormal terjadi ketika sampel tidak mengandung sel yang cukup untuk pemeriksaan yang sukses atau ketika sel-sel abnormal terdeteksi. Penyebab paling umum dari perubahan sel abnormal di serviks adalah:

  • Human papillomavirus (HPV), infeksi menular seksual - Ini adalah penyebab yang menimbulkan risiko tertinggi karena dapat menyebabkan kanker serviks ketika tidak ditangani. Tes pap dianggap sangat penting karena HPV dapat bertahan di dalam tubuh selama beberapa tahun tanpa sepengetahuan Anda.
  • Infeksi bakteri
  • Infeksi ragi

Mungkin Anda akan memiliki resiko yang lebih tinggi terinfeksi HPV, dengan begitu Anda dianjurkan juga untuk memperoleh tes pap abnormal yang dikarenakan oleh prilaku seksual tertentu, diantaranya adalah sebagai beirkut:

  • Melakukan hubungan seks tanpa kondom
  • Memiliki lebih dari satu pasangan
  • Bersetubuh dengan pasangan yang memiliki mitra lain

Perubahan sel lain di serviks dapat disebabkan oleh:

  • Kekurangan sistem kekebalan tubuh
  • Merokok

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor. 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1219 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.