Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Itu Fase Terrible Two? Kenalan Yuk Moms

GROWTH & DEVELOPMENT  |  MY STORY  |  PARENTING  |  TODDLER  |  10 Sep '19


Menjelang usianya 2 tahun abram mendadak lebih suka berteriak, menangis, dan sering tantrum. Tentu hal yang wajar ya moms kala kita merasa lelah, marah atau kesal dengan kondisi anak yang sedang tantrum. Setelah mencari tahu ternyata abram sedang berada di dalam Fase “terrible two”. Apa si Terrible Two itu?

Mudahnya fase terrible two ini merupakan fase dimana anak menjadi lebih sulit untuk diatur dan sering mengalami tantrum.

Apa Penyebab Terrible Two?

Di masa ini anak mulai mengikuti rutinitas orang-orang dewasa disekitarnya dan melakukannya sendiri tanpa bantuan orang lain. Misalnya ketika Abram ingin sekali menyiram tanaman sendiri karena sering melihat kami menyiram tanaman di halaman rumah, juga ingin memakai sepatu sendiri. Namun sayang nya anak belum paham mana kegiatan yang aman dan mana yang kurang aman, ketika orang tua tidak memahami maksud permintaan anak, saat itu lah anak menjadi tantrum.

Sebagai orang tua tentu kita harus menyiapkan strategi ketika anak yang sedang berada di fase terrible two ini.

Berikut yang bisa orang tua lakukan saat menghadapi terrible two:

Tahan Emosi

Saat anak menangis, bahkan tantrum yang moms lakukan adalah harus tetap tenang, moms tidak perlu terlalu fokus bagaimana cara agar anak cepat berhenti dari tangisannya, sikap moms yang acuh akan membuat anak cepat berhenti tantrum.

Tega dan Tegas

Tega membulatkan hati untuk tidak luluh saat anak menangis tidak henti-hentinya, Tegas membuat anak tahu saat moms bilang A maksudnya A, “tidak berarti tidak”. Dan tidak bisa dirubah dengan menangis sambil berteriak.

Alihkan Perhatian Si Kecil

Moms bisa alihkan perhatian si kecil dengan bermain kesukaannya, membaca buku cerita dan kegiatan lain yang membuat anak kembali tenang.

Beri si Kecil Pemahaman

Pernahkah moms si kecil tantrum ketika kita meminta anak menyudahi bermain dengan teman-temannya? Jika iya moms bisa bisa memberi pemahaman dengan mengajaknya bicara dengan bahasa sederhana, misalnya “Ini sudah malam, mainnya di dalam sama mama atau papa ya”. Tetap tenang saat moms beri pengertian, hal ini akan membuat si kecil lebih mengerti maksud moms.

Tahukah moms, fakta bahwa kedekatan anak dan orang tua tidak akan bertambah ketika anak tantrum, karena si kecil merasa hanya tantrum cara yang tepat untuk meluapkan emosinya. Jika orang tua marah, anak akan merasa dijauhi bahkan merasa dimusuhi oleh orang tuanya sendiri. Jadi, di fase “terrible two” ini harus lebih banyak bersabar ya moms.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2004 Rosmila Dewi

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Pentingnya Menanamkan Nilai Mendalam Sebuah Profesi

Saya baru menyadari bahwa betapa pentingnya mengajarkan nilai lebih mendalam bagi sebuah profesi.

Pentingnya Memantau Perkembangan Anak

Ternyata perkembangan anak yang tinggal di kampung jauh lebih bagus daripada perkembangan anak kota lho Moms.

Apakah Setiap Anak akan Mengalami Masa Terrible Two?

Awal mendengar kata terrible two, saya berusaha mencari dahulu apa sih sebenarnya terrible two itu.

Pentingnya Mempertahankan Hak si Kecil saat Bermain

Anak-anak sangat senang ketika bermain. Tidak jarang, rasanya mainan tetangga terlihat "lebih indah",

Bagaimana Menghadapi si Kecil yang Super Aktif?

Menurut Moms, bagaimana rasanya memiliki si Kecil yang super aktif? Apa saja suka dukanya?

Tips Menghilangkan Trauma Anak yang Terjatuh saat Belajar Berjalan 

Hai Moms, menjelang usia anak setahun biasanya sudah mulai ada tanda-tanda anak kita berani berdiri sendiri.

Bantu Bunda Menjemur Baju Yuk, Nak!

Kemarin Faruq mencoba membantu bunda untuk menjemur baju, aktivitas ini mungkin terdengar tak biasa.

Pentingnya Pengenalan Profesi pada si Kecil

Mengenalkan berbagai profesi pada si kecil tentu bermanfaat ya moms.

Buku Jiwaku dan Anakku

Sejak di dalam kandungan, aku suka membacakan Felicia buku di sela-sela kegiatanku setelah selesai mengajar.

Anakku Hiperaktif Banget...

Moms punya kendala yang sama gak? Jujur saya sebagai orang tua yang mengurus mereka sendirian kewalahan hadapinya.

Kenapa si Kecil Senang Mencorat-Coret Seisi Rumah?

Si Kecil suka corat coret tembok? Yuk terapkan tips berikut ini untuk mensiasatinya

Seberapa Penting Pendidikan Anak di Bawah Umur?

Di masa golden age, alangkah baiknya jika anak dibiarkan tumbuh dan berkembang bersama ibunya di rumah.

Respon Terhadap Anak Kidal

Hai Moms, pernah tidak memperhatikan tangan anak kita, mana yang lebih aktif? Kanan atau kiri?

Mengenalkan si Kecil dengan Dunia Hewan di Taman Safari

Mengenalkan si Kecil dengan dunia luar sedari kecil ternyata baik untuk membantu tumbuh kembangnya ya Moms.

Anak Kecanduan Nonton TV? Ini Solusinya!

Menurut artikel yang pernah aku baca, dalam sehari anak di atas 2 tahun boleh nonton TV tidak lebih dari 30 menit.

Jangan Tumpuk Bukunya, Tapi Cintai dan Maknai Isinya

Sejak kecil anak saya memang sudah dikenalkan pada buku, dari mulai usianya 3 bulan sampai sekarang 21 bulan.

Screen Time: Yes or No?

Setelah Shanum masuk usia 2 tahun, saya bolehin nonton TV. Tapi tetep saya batasin dari segi waktu & tontonan.

Manfaat Playdate bagi Moms & si Kecil

Bagi saya pribadi, playdate bukan sekedar kumpul-kumpul, apalagi yang beneran cuma kumpul terus pada diem

Usia 18 Bulan, Anakku Sudah Bisa Berhitung 1-10 dalam 3 Bahasa! Apa Tipsnya?

Anak usia 18 bulan sudah harus belajar 1-2 patah kata, setidaknya sudah mengerti lebih dari 20 kosakata.

Anak Juga Butuh Sosialisasi

Bersosialisasi berarti berinteraksi dengan orang lain. Balita juga perlu bersosialisasi lho Moms.