Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa itu Batuk Rejan? Cari Tahu Informasinya Berikut Ini

HEALTH TIPS  |  03 May '19


Sistem kekebalan tubuh anak-anak yang masih kecil belum terlalu kuat. Maka, tidak heran jika mereka sering batuk. Penyakit batuk biasa dapat disembuhkan dengan meminum obat generik. Akan tetapi jika si Kecil batuk cukup lama disertai dengan napas terengah-engah atau napas bersuara, ada kemungkinan ia mengalami batuk rejan. Apa itu batuk rejan? Simak informasi tentang jenis batuk tersebut berikut ini.

Definisi batuk rejan

Batuk rejan juga disebut sebagai pertusis. Batuk rejan dapat terjadi karena infeksi bakteri Bordetella pertussis yang menyerang saluran pernapasan dan paru-paru.

Batuk rejan sangat mudah menular terutama melalui hidung dan mulut. Penyakit ini sangat berisiko menyerang bayi berumur kurang dari 1 tahun hingga 6 tahun.

Tahapan infeksi batuk rejan

Batuk rejan terdiri dari 3 fase. Fase pertama biasanya ditandai dengan gejala yang ringan seperti gejala flu pada umumnya. Adapun gejala yang dimaksud bisa berupa batuk, bersin, hidung berair, hidung tersumbat, mata merah dan demam ringan. Fase pertama pada umumnya berlangsung hingga beberapa minggu dari awal munculnya gejala.

Fase pertama merupakan masa yang paling mudah menular dan biasanya berlangsung sampai beberapa minggu setelah gejala awal muncul. Untuk fase kedua ialah fase paroksimal.

Fase kedua (fase paroksimal) ditandai dengan gejala batuk terus-menerus hingga beberapa menit bahkan terkadang disertai muntah. Batuk juga dapat disertai dengan suara napas cukup keras.

Kemudian, fase ketiga atau disebut juga dengan fase konvalescens adalah fase yang ditandai dengan batuk kronis. Fase batuk kronis ini dapat berlangsung beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Batuk rejan memerlukan waktu yang cukup lama untuk sembuh. Dari sinilah, istilah batuk 100 hari untuk menyebut batuk rejan muncul.

Komplikasi Batuk Rejan

Si Kecil yang menunjukkan gejala batuk rejan harus segera diperiksa dokter dan mendapatkan penanganan tepat. Pasalnya, fase pertama batuk rejan dapat menular dengan cepat.

Sementara itu, fase kedua batuk rejan merupakan fase yang mempunyai tingkat risiko kematian tertinggi. Batuk yang berlangsung hingga beberapa menit dapat menyebabkan paru-paru si Kecil lelah. Jika sudah demikian, kondisi tersebut dapat memperbesar kemungkinan si Kecil mengalami kekurangan oksigen dan gagal napas.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

412 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.