Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa itu Alergi dan Bagaimana Mencegahnya?

BABY  |  HEALTH TIPS  |  06 Nov '19


Alergi pada bayi dan anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan. Pasti Moms gak mau ya si Kecil terserang penyakt ini. Yuk, kenali apakah yang dimaksud alergi, faktor-faktor pemicu, gejalanya, dan bagaimana cara pencegahannya.

Apa itu alergi?

Alergi adalah reaksi hipersensitivitas (sistem imun menjadi terlalu peka pada protein dan zat asing tertentu sedangkan bagi individu lain tidak berbahaya). 

Apa faktor resiko alergi?

Terdapat 2 faktor yang memungkinkan resiko si Kecil terserang alergi atau tidak, yaitu:

1. Faktor Genetik / Keturunan

Dengan presentase sebagai berikut:

  • Orang tua tanpa riwayat alergi: resiko alergi 5-15%
  • Salah satu orang tua memiliki riwayat alergi: resiko alergi 20-40%
  • Kedua orang tua memiliki riwayat alergi: resiko alergi 40-60%
  • Kedua orang tua memiliki riwayat alergi yang sama: resiko alergi >60%

2. Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan juga dapat berdampak pada pada resiko alergi anak. Yang paling berpengaruh adalah pajanan rokok dan polusi.

Apa faktor pencetus alergi?

Alergi timbul karena adanya faktor pencetus alergi. Zat yang mencetuskan alergi disebut alergen. Faktor pencetus alergi terdiri dari:

  • Makanan, seperti: susu sapi, telur, kacang tanah, makanan laut (ikan, kepiting, dan udang), dll
  • Zat terhirup, seperti: tungau, debu rumah, bulu anjing / kucing
  • Obat – obatan & bahan kimia

Apa gejala alergi pada bayi dan anak?

1. Alergi pada Kulit

  • Kulit memerah atau ruam
  • Gatal-gatal atau kulit terdapat bilur-bilur menyerupai bekas luka.
  • Bengkak pada wajah, bibir, dan lidah.

2. Alergi pada Pecernaan

  • Muntah-muntah
  • Diare

3. Alergi pada Pernapasan

  • Batuk-batuk atau bersin-bersin
  • Susah bernapas
  • Hilang kesadaran atau pingsan

Lalu, apa tips mencegah anak alergi?

  • Mandi 1-2 kali sehari dengan menggunakan air hangat suhu 36-37'C.
  • Pemilihan sabun yang menggunakan pelembab, tidak menimbulkan iritasi dan tidak mengandung bahan berbahaya (free SLS) & low hazard.
  • Pemakaian pelembab segera setelah selesai mandi ke seluruh badan, kecuali muka.
  • Hindari sisa detergen pada baju.
  • Kurangi kondisi yang menyebabkan lebih banyak keringat dan lembab.
  • Hindari pakaian yang ketat dan tidak menyerap keringat.
  • Hindari faktor pencetus seperti tungau, debu rumah, binatang peliharaan, dll.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

483 Lucy Amelia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Belajar Dari Kekhawatiran Temanku Di Masa Pandemi Dengan 5 Tips Ini

Moms yang memiki newborn babies, yuk simak tips menjaga kesehatan si Kecil di masa pandemi berikut ini.

Imunisasi Saat Pandemi, Perlu Ditunda atau Tidak ya?

Di masa pandemi ini, perlukah imunisasi dilakukan? Atau sebaiknya ditunda? Simak bersama berikut ini.

Tips Penggunaan AC di Kamar Bayi

Bagaimana sebaiknya mengatur AC di kamar bayi? Simak berikut ini.

Bayi Bisa Diare Kalau Busui Puasa, Mitos Atau Fakta?

Benarkah Ibu berpuasa bisa menyebabkan si Kecil diare? Simak berikut ini.

Imunisasi untuk Bayi Usia 0-12 Bulan

Apa saja vaksin yang diperlukan untuk bayi usia 0-12 bulan dan apa kegunaannya? Yuk simak cerita Mama Una berikut ini.

Kapan Sebaiknya Memperkenalkan Sikat Gigi pada si Kecil?

Kapan sih sebaiknya si Kecil diperkenalkan dengan sikat gigi? Yuk, simak cerita berikut ini.

Imunisasi Tambahan untuk Perlindungan Maksimal Si Kecil

Selain dari imunisasi wajib, ada beberapa imunisasi tambahan yang penting untuk kesehatan si Kecil. Yuk simak imunisasi tambahan tersebut!

Mengenal Dermatitis Atopik pada Bayi

Atopic Dermatitis (dermatitis atopik) adalah peradangan kronis penyakit kulit.

Alergi Susu Sapi pada Anak

Alergi susu sapi banyak terjadi di 1 tahun pertama kehidupan anak. Bagaimana solusinya?

Mengenal Alergi Susu Sapi

Alergi susu sapi sering ditemukan pada anak di bawah usia 1 tahun.

Jenis-Jenis Alergi pada si Kecil

Alergi adalah kondisi kronis yang melibatkan reaksi abnormal terhadap zat asing yang disebut sebagai alergen.

SLS pada Sabun si Kecil, Bahaya Gak sih?

Bayi baru lahir memiliki kulit yang masih sangat sensitif dan tipis dibandingkan orang dewasa. 

Segera Periksakan Mata si Kecil ke Dokter apabila Terdapat Gejala Berikut

Karena mata si Kecil memegang peranan penting, maka Moms perlu untuk melakukan beberapa hal terkait pertumbuhannya

Imunisasi Usia 18 Bulan: Efek Samping dan Manfaatnya

Memasuki usia 18 bulan, pemberian vaksin masih terus berlanjut. Imunisasi apakah yang si Kecil perlukan?

Sindrom Aspirasi Mekonium, Kelainan di Cairan Ketuban yang Membahayakan Bayi

Sindrom aspirasi mekonium (meconium aspiration syndrome) adalah gangguan pernapasan yang dialami bayi sesaat setelah lahir.

Seperti Apa Karakteristik Kotoran Bayi yang Minum ASI?

Karakteristik kotoran bayi yang minum ASI tergantung dari usia. Apa saja perbedaan karakteristiknya?

Night-Weaning Metode Jay Gordon

Menerapkan night weaning dpat membantu menstabilkan pola tidur anak loh Moms. Mari simak night weaning metode Jay Gordon

Bayi Batuk Hingga Muntah, Berbahayakah?

Apa yang terjadi jika si Kecil batuk hingga muntah? Berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat si Kecil batuk.

2 Penyebab Bayi Sering Muntah Berkepanjangan

Bayi muntah adalah hal biasa, tapi Moms harus membedakan kondisi sering muntah yang wajar dengan yang abnormal.

Muncul Bintik Merah pada Bayi, Apakah Itu Berbahaya?

Apa saja masalah kulit yang sering muncul pada bayi? Yuk simak ulasannya berikut ini