Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Apa Bedanya Kontraksi Asli dan Kontraksi Palsu?

PREGNANCY  |  16 Jan '18

Ketika menginjak usia kehamilan  37-40 minggu kontraksi persalinan akan terasa kuat karena rahim menjadi peka terhadap rangsangan dan semakin aktif. Calon ibu akan mengalami dilatasi leher rahim atau yang lebih dikenal dengan istilah pembukaan. Di fase ini (yang sering disebut dengan fase tenang), mulut leher rahim akan terbuka sedikit demi sedikit, dan semakin lama semakin melebar. Biasanya ketika dilatasi leher rahim sudah mencapai 2-3 jari atau sekitar 4-5 cm, anda akan merasakan kontraksi yang disertai rasa mulas. Pada akhir fase tenang, kontraksi di rahim akan semakin kuat dan lebih sering. 

Setelah fase tenang, leher rahim terbuka dan melengkung, membentuk sebuah lintasan yang akan dilalui oleh bayi melalui dorongan dari kontraksi dan juga otot perut ibu. Proses inilah yang disebut sebagai proses persalinan. 

Lalu apa yang membedakan kontraksi asli dan kontraksi palsu yang bisa saja terjadi di usia kehamilan 37-40 minggu?

Inilah tanda – tanda kontraksi asli dan kontraksi palsu:

Kontraksi asli

  • Saat memasuki proses awal persalinan, kontraksi akan berlangsung sekitar 30-60 detik, fase persalinan ini sangat aktif dan sampai 75 detik.
  • Meskipun berubah posisi atau berpindah pindah posisi, kontraksi di perut tidak akan hilang.
  • Awalnya kontraksi terjadi setiap 10 menit sekali lalu kontraksi semakin lama akan semakin sering dengan disertai sesuatu yang akan keluar dari vagina seperti keluarnya lendir yang kental disertai darah, pecahnya air ketuban, leher rahim terasa sangat panas dan rasa nyeri di bagian pinggul dan di bawah perut. Jika ini yang anda rasakan, segeralah ke rumah sakit. 

Kontraksi palsu

  • Akan merasakan mulas tanpa ada rasa nyeri di bagian rahim
  • Kontaksi sekitar 20 detik atau kadang-kadang tiga menit atau lebih
  • Hanya berkontraksi 1-2 kali sehari dan tidak sering
  • Ketika anda berpindah-pindah posisi, kontraksi akan hilang dengan sendirinya.

By: Babyologist Editor

2092 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories