Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Anti Takut Hadapi Demam

HEALTH TIPS  |  18 Nov '17

Duh siapa sih yang tidak pusing kalau anak sedang demam? Apalagi kalau demamnya tinggi tidak turun-turun! Rasanya mau ceburin anak ke bak air es biar cepet turun panasnya! Tapi tenang dulu Moms, sebenarnya demam itu tidak selalu menjadi pertanda buruk loh. 

Prinsipnya: Treat the kid, not the fever
Demam adalah bentuk reaksi alami tubuh kita terhadap bakteri, virus, atau penyakit yang masuk ke badan kita. Otak kita mengomando tubuh untuk menaikkan suhu tubuh sehingga kuman penyebab penyakit yang ada dalam tubuh kita mati. Jadi sebenarnya saat kita demam itu berarti sistem imun tubuh kita sedang melawan penyakit. Bila anak dapat tidur nyenyak, tidak perlu dibangunkan dari tidurnya untuk diberi obat turun panas. Karena pada dasarnya pemberian obat turun panas bukan untuk menurunkan suhu tubuh saja, tapi untuk meredakan rasa nyeri dan tidak nyaman yang ditimbulkan oleh demam tersebut. Selama kuman penyakitnya masih ada dalam tubuh, begitu pengaruh obat habis, suhu tubuh pun otomatis akan naik kembali. Bila kita harus kejar-kejaran sama anak untuk dicekok obat turun panas, berarti anak cukup sehat dan nyaman dan tak memerlukan obat turun panas tersebut!

Jadi, apa yang sebaiknya dilakukan saat anak demam?

  • Pilih termometer yang akurat
    Termometer digital relatif lebih akurat dibandingkan termometer raksa. Untuk mengukur suhu tubuh bayi, disarankan menggunakan termometer digital yang dapat membaca suhu tubuh dari kulit (biasanya ditembakkan ke dahi), karena dapat memberikan hasil yang cukup akurat dalam waktu yang teramat singkat, hanya sekitar 1-2 detik saja. Termometer telinga juga cukup baik, tapi sangat tergantung dengan cara kita memasukkan termometer ke dalam telinga, bila tekniknya kurang tepat, hasilnya bisa meleset 1-2 derajat Celcius.
  • Pakai pakaian longgar dan suhu ruangan sejuk
    Kebalikan dari kepercayaan jaman dulu, ternyata daripada anak dibungkus selimut dan pakaian tebal, lebih baik pakaikan pakaian yang longgar dan setting suhu ruangan sejuk supaya panas dari tubuh anak bisa tersirkulasi dengan baik. Bila perlu, buka seluruh pakaian anak dan hanya gunakan kaos dan celana dalam.
  • Kompres air hangat
    Bila angka pada termometer terus naik, kompres merupakan cara yang cepat menurunkan panas anak. Tapi, bukan dengan air es. Kompres yang baik itu malah menggunakan air hangat/ suam kuku, agar anak tidak 'kaget' karena dingin. Kompres air es malah bisa membuat anak menggigil dan menyebabkan suhu tubuh kembali naik. Pakai handuk/ sapu tangan kecil, rendam dalam air hangat, kompres bagian-bagian tubuh: dahi, leher, ketiak. Seka tangan, punggung, perut, dan kaki bila diperlukan. Bila suhu tubuh terus naik walau sudah dikompres, mandikan anak dengan air hangat, biarkan anak berendam dalam air hangat. Saat sudah selesai, keringkan tubuh dengan handuk. Cara ini sangat efektif dalam menurunkan suhu tubuh sementara dengan cepat.
  • Banyak minum cairan
    Bujuk anak untuk minum lebih banyak cairan, lebih baik lagi bila anak mau makan. Suhu tubuh dapat berkurang saat buang air, dan tubuh anak lebih kuat melawan penyakit bila nutrisinya tercukupi. Bila perlu, beri suplemen atau vitamin secukupnya.
  • Obati penyakitnya, bukan demamnya
    Amati gejala yang tampak pada anak selain demam agar bisa menemukan penyebab sebenarnya dari demam tersebut. Apakah demam disebabkan oleh tumbuh gigi, batuk pilek, infeksi saluran pencernaan, dsb? Biasanya demam yang disebabkan oleh penyakit ringan seperti batuk pilek akan hilang dengan sendirinya seiring kalahnya penyakit oleh sistem imun tubuh kita.
  • Telepon dokter
    Bila anak anda di bawah 6 bulan, segera telepon dokter anak anda bila anak mengalami demam. Karena demam biasanya tidak muncul pada bayi di bawah 6 bulan tanpa penyebab yang serius. Bila usia anak anda di atas 6 bulan, saat anak demam kita bisa merawatnya sendiri dengan observasi di rumah. Apabila demam berlangsung lebih dari 3 hari, atau demam sangat tinggi, hubungi dokter.

Nah, demikian tips anti takut hadapi demam. Semoga berguna dan tidak takut lagi saat anak demam ya!

By: Karina Agustina 

981 Karina agustina

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tanda Bayi Cukup ASI

Pastinya semua ibu ingin memeberikan yg terbaik untuk anak nya terlebih lagi yaitu pemberian lewat ASI.

Tips Menjaga Kekebalan Tubuh Anak Saat Musim Hujan

Ketika sedang musim hujan, jangan lupa memperketat kebersihan si Kecil agar tidak terkena berbagai macam penyakit.

Tips Memilih Botol Susu Bayi yang Baik

Apakah Moms sedang melakukan persiapan untuk kehadiran si Kecil? Simak tips memilih botol susu yang baik dan benar.

Faktor Pemicu Risiko Kanker Lambung dan Gejalanya

Penderita kanker lambung sering tidak menyadari gejala-gejalanya karena mirip sakit maag.

Ketika si Kecil Terkena Ruam Popok

Apakah si Kecil sedang terkena ruam popok Moms? Tidak perlu khawatir, yuk simak tips mengatasinya ala mom Samitri.

Temui 8 Tanda Gejala Diabetes Melitus Berikut? Segera Ubah Gaya Hidup

Penyakit diabetes melitus berkembang sangat perlahan jika dibandingkan dengan penyakit kronis lainnya

Yang Wajib Ada dalam Kotak P3K-ku untuk Baby 7 bulan

Baby dibawah satu tahun masih riskan terserang penyakit, karena itu keseshatan sangat penting untuk dijaga.

Gejala Maag Kronis dan Bedanya dengan Maag Biasa

Maag kronis atau gastritis kronis adalah radang lambung yang terjadi berulang dalam waktu yang lama. Apa gejalanya?

3 Sayuran untuk Ibu Hamil dengan Nutrisi Lengkap Paling Bagus

Pastinya setiap ibu ingin memberikan gizi yang terbaik untuk anaknya. Mari konsumsi sayuran dengan nutrisi terlengkap!

Penyebab Kejang Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Apakah si Kecil mengalami kejang Moms? Jangan khawatir, yuk, simak informasi penanganannya berikut ini.

Tips Menyusui Saat Saya Terserang Flu dan Batuk

Bolehkah tetap menyusui saat terserang batuk atau pilek? Tidak ada alasan untuk menghentikan proses menyusui ya Moms.

Segudang Manfaat Minyak Kelapa Murni Untuk Anak

Apakah Moms sudah tahu bahwa minyak kelapa memiliki segudang manfaat? yuk, simak informasi selengkapnya.

Gejala Hepatitis A Awal, Lanjutan dan Parah yang Perlu Diwaspadai

Hepatitis A adalah kondisi peradangan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Apa saja gejalanya?

4 Cara Mudah Mengatasi Keputihan

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi keputihan yang bisa Moms lakukan di rumah.

Demam Berdarah Dengue Penyakit Mematikan! Ini Daftar Gejalanya

Demam berdarah dengue (DBD) adalah jenis penyakit demam berdarah ganas yang mematikan

Ini Tanda dan Gejala Demam Berdarah pada Anak

Apa saja tanda anak terserang demam berdarah? Lalu bagaimana mencegah anak terkena demam berdarah?

5 Hal Penting Saat Gejala Usus Buntu pada Wanita Muncul

Radang usus buntu terjadi ketika usus buntu tersumbat dan menyebabkan peradangan bahkan pembengkakan.

Cepat Atasi Diare dengan Memerhatikan Tanda dan Gejala Diare Berikut

Yuk, atasi penyakit diare secara cepat dengan memperhatikan tanda-tanda berikut! Simak informasi selengkapnya.

Bolehkah Ibu Menyusui Menggunakan Deodoran?

Apakah Moms yang sedang menyusui menggunakan deodoran? Sebenarnya pemakaian deodoran berbahaya tidak?

Ciri-ciri Gejala Tipes, Penanganan, dan Pengobatannya

Penyakit tipes tentunya sudah sering didengar oleh para Moms. Tetapi apakah Moms tahu cara penanganan dan pengobatannya?