Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Anda Alergi Debu? Kenali Pemicunya

HEALTH TIPS  |  OTHERS  |  21 Nov '17


Orang yang alergi debu sudah terbiasa bersin, tapi bersin bukanlah satu-satunya gejalanya. Alergi debu juga bisa membuat hidung tersumbat atau meler, menyebabkan mata gatal, merah dan berair. Alergi debu juga membuat beberapa orang kesulitan bernafas dan bisa memicu gejala asma, seperti napas mengi, batuk, sesak di dada dan sesak napas. Debu juga membuat beberapa orang mengalami gatal-gatal.

Apa yang menjadi pemicu alergi debu?

  • Tungau
    Merupakan penyebab paling umum alergi debu di rumah. Tungau hidup dan berkembang biak dengan mudah di tempat yang hangat dan lembab. Mereka biasanya tidak ditemukan di daerah beriklim kering. Tungau sering ditemukan di bantal, kasur, karpet dan furnitur berlapis kain. Tungau adalah penyebab umum asma pada anak-anak. Sebuah rumah tidak perlu terlihat kotor untuk memicu reaksi alergi tungau. Partikelnya terlalu kecil untuk dilihat dan sering tidak bisa dibersihkan dengan menggunakan prosedur pembersihan normal.
  • Mold
    Coba cek toilet Moms, apakah terdapat bercak kehitaman di lapisan lem silen di wastafel atau toilet? Itu adalah mold yang menjadi salah satu pemicu alergi. Mold adalah jamur yang membuat spora yang terbang menyebar di udara. Ada banyak jenis mold, beberapa jenis yang bisa dilihat mata, beberapa yang lain tidak bisa dilihat mata. Mold tinggal di mana-mana, kebanyakan tinggal di tempat yang lembab seperti kamar mandi dan dapur. Partikel kecil mold dan spora merupakan komponen umum debu rumah tangga dan mungkin penyebab sebenarnya dari alergi debu.
  • Bulu Binatang
    Hewan piaraan bisa menimbulkan masalah bagi penderita alergi dalam beberapa cara. Ketombe (serpihan kulit), air liur dan air seni dapat menyebabkan reaksi alergi, terutama bila dikombinasikan dengan debu rumah tangga. Di rumah yang memelihara burung, bulu dan kotoran burung juga bisa tersebar bersama debu rumah dan menimbulkan masalah bagi orang-orang yang alergi terhadapnya.
  • Serbuk sari (pollen)
    Serbuk sari berasal dari pohon, rumput, bunga dan gulma. Orang bisa alergi terhadap berbagai jenis serbuk sari. Misalnya, beberapa orang alergi terhadap serbuk sari dari pohon tertentu saja. Yang lain alergi terhadap serbuk sari dari hanya jenis rumput tertentu. Banyak anak-anak yang merasa gatal-gatal pada kulit mereka setelah berada didekat rumput liar atau tanaman dengan daun yang banyak.

Dengan mengenali pemicunya, diharapkan kita dapat lebih menjaga kebersihan area rumah, sehingga kemungkinan untuk alergi pun dapat berkurang.

Semoga bermanfaat.

By: Ricka Puspita Atmadja 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1023 Ricka Puspita Atmadja

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Sering Menjatuhkan Sesuatu Tanpa Sengaja? Waspada Gejala Sindrom Carpal Tunnel!

Seseorang dengan sindrom carpal tunnel mungkin mengalami kesulitan mengetik di komputer atau bermain game.

Mengatasi Anak Overweight dan Underweight

Seperti apa ciri anak kelebihan dan kekurangan berat badan? Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Sindrom Brugada: Gangguan Serius Terkait Irama Jantung

Sindrom Brugada merupakan gangguan irama jantung yang berpotensi mengancam jiwa.

Cara Mengobati Sifilis pada Wanita

Sifilis bisa menyerang siapa saja baik tua, muda, wanita, pria hingga anak-anak. Berikut penanganannya.

Mengenal 3 Gejala Diabetes yang Hanya Dialami Wanita

Khusus pada wanita, ada setidaknya tiga gejala diabetes yang perlu diketahui. Apa saja gejala tersebut?

Hal Berikut Perlu Diperhatikan Penderita Asma Sebelum Memutuskan Hamil

Apakah Moms memiliki riwayat asma? Jika ingin mencoba memiliki keturunan disarankan konsultasi terlebih dahulu.

Daftar Gejala Kanker Rahim yang Harus Moms Waspadai

Meskipun penyebab pastinya tidak diketahui, ada beberapa faktor yang menyebabkan risiko kanker rahim meningkat.

Cara Paling Efektif Memperlancar Haid yang Tidak Teratur

Untuk mengatasi haid yang tidak teratur, Moms bisa mempraktikkan cara paling efektif untuk memperlancar haid berikut ini.

10 Tips Merawat Diri Setelah Melahirkan

Apakah Moms sudah merawat diri pasca kelahiran si Kecil? Hal tersebut dapat mengurangi beberapa penykit loh!

Moms, Perhatikan Tanda dan Gejala Hipertensi Berikut!

Hampir sepertiga orang di dunia memiliki tekanan darah tinggi. Namun, gejalanya terkadang tidak tampak.

Cara Merawat Anak yang Berpuasa

Saat merawat si Kecil yang sedang berpuasa, Moms harus mengingat hal-hal berikut ini.

Serba-serbi Kanker Serviks: Definisi, Gejala, Diagnosis, Pencegahan & Pengobatan

Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal di lapisan serviks tumbuh dengan cara yang tidak terkontrol.

Waspada, Moms! Ini Gejala Sakit Tipes pada Anak

Penyakit tipes merupakan penyakit yang berbahaya bagi kesehatan. Penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga anak-anak.

5 Gaya Hidup Berikut Pengaruhi Kesuburan Pria

Gaya hidup ini termasuk apa yang dimakan dan diminum hingga aktivitas sehari-hari.

Premarital Check Up: Apa Saja Fungsinya dan Mengapa Penting?

Mari kita simak 9 tes penting sebelum nikah dengan alasan mengapa masing-masing pemeriksaan perlu dilakukan.

Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Perut Kembung & Mencret pada Anak

Yuk Moms, mari kita kenali penyebab dan gejala perut kembung & mencret yang dialami bayi beserta cara mengatasinya!

Gejala, Penyebab dan Penanganan Defisiensi Kalsium pada Bayi

Tidak hanya orang dewasa yang dapat kekurangan kalsium. Ternyata bayi juga bisa kekurangan kalsium lho Moms!

Interaksi Asam Folat dengan Zat Lain

Jika Moms sedang mengonsumsi obat asam folat, sebaiknya hindari interaksi dengan beberapa zat berikut ini.

Anak Bisa Tertular Sakit Tanpa Kontak Langsung?

Anak bisa tertular penyakit tanpa kontak fisik langsung lho Moms. Lalu bagaimana penularannya?

Cara Ampuh Merawat Gigi si Kecil

Kapan harus mulai menyikat gigi bayi? Perlukah membeli sikat gigi bayi? Pasta gigi jenis apa yang terbaik?