Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Anakku Anemia Defisiensi Besi: Stunting Mengancam

MY STORY  |  OTHERS  |  29 Jun '19


Hai moms, kali ini saya akan bercerita tentang anak laki-laki saya yang terkena anemia defisiensi besi. Dulu saya menganggap anemia itu hal yang biasa karena saya sendiri juga anemia, tidak disangka ternyata anemia akan menimbulkan dampak yang kurang baik bagi si Kecil. Dampak anemia ini sudah terlihat pada anak saya dari dulu. Betapa menyesalnya saya.

Awalnya si Kecil demam tinggi sudah 3 hari turun naik, pernah sampai 40 derajat celcius, batuk dan flu nya tidak terlalu parah, mencret, tidak mau makan, sering mengeluh sakit perut dan alat vitalnya. Akhirnya saya memutuskan untuk membawa ke dokter. Karena kami memiliki keanggotaan BPJS, saya dan suami membawa anak saya ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Setelah diperiksa oleh dokter umum, dokter memberikan rujukan untuk diperiksa lebih lanjut di Dokter Spesialis Anak di Rumah Sakit karena dikhawatirkan demam berdarah.

Keesokan harinya kami ke rumah sakit bertemu dengan Dokter Spesialis Anak. Setelah diperiksa, dokter menganjurkan untuk dilakukan pengecekan darah dan urin. Setelah dilakukan pengambilan darah dan urin kami pun pulang ke rumah.

Seminggu kemudian, kami kembali lagi ke rumah sakit karena dijadwalkan untuk kontrol kembali. Lembar hasil pemeriksaan darah dan urin pun dibaca oleh dokter. Ternyata anak saya terkena diare akut, infeksi saluran kemih dan yang paling mengejutkan anak saya terkena anemia defisiensi besi. Akhirnya kami dibekali beberapa obat termasuk suplemen zat besi. Sedih sekali rasanya moms, teringat memang banyak sekali kesalahan saya terutama pada pola makan si Kecil dulunya. Apalagi masalah stunting yang akhir-akhir ini lagi mem-booming membayangi pikiran saya.

Jika ditelisik lebih jauh, dulunya anak saya memang susah sekali makan alias sering melakukan gerakan tutup mulut. Sekalinya makan mungkin hanya 3 sampai 4 suap saja. Saya tidak pernah memaksa anak saya untuk makan karena yang pernah saya baca justru jika anak dipaksa untuk makan malah akan membuat trauma. Sejak itu kemudian saya pun cuek jika anak saya tidak mau makan. Ternayat inilah kesalahan terbesar saya. Anak saya pun kekurangan zat gizi terutama zat besi akibat pola makan yang salah dan makanan yang tidak adekuat.

Jika melihat dari grafik KMS di buku pink, sudah setahun belakangan ini berat badan anak saya memang susah sekali naiknya. Semenjak usia 2 tahun sampai sekarang berusia 3 tahun, berat badannya selalu di angka 12 sampai 12,5 kg. Hal ini pernah saya tanyakan ke dokter anak lainnya, tetapi dokter anak selalu bilang "Tidak apa-apa selagi anaknya sehat dan aktif, wajar jika berat badan anak tidak naik". Mendengar perkataan dokter anak tersebut membuat saya menjadi tenang. Sekarang saya menyadari, dibalik ketenangan saya dulu ternyata ada hal buruk yang mengancam tumbuh dan perkembangan anak saya.

Kebetulan saya memiliki keponakan laki-laki yang umurnya 1 tahun lebih muda dari anak saya, anak saya saat ini berusia 3 tahun, keponakan saya berusia 2 tahun. Jika dibandingkan pertumbuhan anak saya dan keponakan saya tersebut, anak saya memiliki badan yang lebih kecil daripada sepupunya itu. Keponakan saya juga memiliki tinggi yang hampir sama dengan anak saya. Selain itu berat badannya juga lebih berat jika dibandingkan dengan anak saya. Dulu saya pernah menanyakan hal ini kepada dokter anak, dokter pun mengatakan hal yang sama "Tidak apa-apa selagi anaknya sehat dan aktif, wajar jika berat badan anak tidak naik. Ibunya juga kecil kok, turunan dari ibunya juga".  Lagi-lagi saya dibuat tenang. 

Anemia defisiensi besi menyebabkan anak tidak nafsu makan, oleh karena itu berat badannya susah sekali naik. Semenjak anak saya mengkonsumsi suplemen zat besi dari dokter, alhamdulillah nafsu makannya meningkat. Berat badannya sudah bertambah 500 gram selama sebulan konsumsi zat besi ini. Mulai sekarang saya mulai mengubah pola makan si Kecil agar lebih teratur, selain itu memberikan makanan yang adekuat terutama makanan yang mengandung zat besi seperti ati ayam. Dan yang terpenting, saya belajar untuk tidak cuek terhadap pertumbuhan si Kecil.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

325 Syifa Azizah

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Dukung si Kecil Tumbuh Hebat Dimulai dari Orangtua yang Juga Hebat

Mendidik dan membesarkan anak merupakan kerja tim dari Moms & Dads. Memang, tugas ini

Si Kecil Sering Resah dan Rewel? Bisa Jadi Ruam Moms!

Anak-anak butuh tidur cukup untuk memulihkan tenaga dan membantu tumbuh kembang agar optimal

Melatih Kemampuan Bersosialisasi si Kecil Meskipun di Rumah Saja

Sama seperti orang dewasa, anak-anak secara alamiah ingin berkomunikasi, berinteraksi, dan

Kontrak Pra-Nikah, Sudah Tau Moms?

Kontrak pra-nikah atau yang juga biasa disebut sebagai prenup, sebetulnya apa ya? Mari simak bersama berikut ini.

Masa Pandemi Jadi Sering Ribut Dengan Pasangan? Ini Penyebabnya

Kenapa ya selama masa karantina mandiri ini jadi sering ribut dengan suami? Coba simak yang satu ini.

Ratus Pasca Persalinan, Yes or No?

Moms pernah mendengar istilah ratus? Yuk simak cerita berikut ini.

Pandemic Membuatku Jadi Makin Mesra

Simak tips semakin mesra selama pandemi berikut ini yuk Moms and Dads!

Cerita Lebaran Tahun Kedua Fiersa

Meskipun Lebaran tahun ini berbeda, tapi tetap merupakan momen yang perlu dirayakan. Yuk simak cerita berikut ini.

Ini Cara Kami Mewujudkan Pernikahan Sehat Di Masa Pandemi

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keharmonisan rumah tangga di saat pandemi ini.

Lakukan 4 Hal Ini Untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Selama Pandemi

Moms and Dads, selama pandemi ini jaga keharmonisan rumah tangga yuk. Simak bersama yang berikut ini.

Inspirasi Nursery Room

Para bumil sedang mencari inspirasi untuk mendekor kamar si Kecil? Bisa lihat yang satu ini ya.

Menjaga Kesehatan Pernikahan Selama Di Rumah Aja

Selama di rumah aja, apa yang Moms and Dads lakukan untuk menjaga kesehatan rumah tangga? Baca cerita berikut ini ya.

Komunikasi Suami Istri Saat WFH

Apabila suami istri sedang tegang, apa yang sebaiknya dilakukan? Simak cerita berikut ini ya.

Daddies Cook on Vals Day with Nutribaby+

Babymoov menyelenggarakan acara Daddies cook on Valentines Day!

Tips Sederhana untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Mengurangi sampah bisa dilakukan dari hal-hal kecil yang sederhana ya Moms, apa sajakah itu?

Yang Perlu Dipersiapkan saat Jadi Mama Muda di Perantauan

Apa saja yang harus dipersiapkan saat memutuskan untuk tinggal sendiri alias jauh dari keluarga?

Membereskan Baju dengan Menggunakan Konmari Method

Gerah banget ga sih Moms, tiap buka lemari liat baju anak awut2an. Perlu ngumpulin niat yang banyak buat rapihin semua.

Habis Melahirkan, Tetapkan Aturan Berikut

Jangan sungkan untuk menerapkan aturan aturan ya, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan

Tips Menghempaskan Mom Shaming!

Yuk ikuti tips berikut ini untuk mengatasi mom shaming

Bahaya Baby Blues

Ternyata 80% Ibu yang baru melahirkan mengalami dan merasakan yang namanya Baby Blues