Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Anak Kehilangan Rasa Cinta Membaca, Kenapa Ya?

PARENTING  |  17 Dec '17


Waah pasti rasanya senang, bangga, terharu, mungkin sedikit terkejut ya saat anak akhirnya bisa membaca sendiri! Dari yang membaca huruf, suku kata, kata-kata singkat, sampai akhirnya bisa membaca kalimat! Kalau kita saja begitu, bayangkan perasaan bangganya anak kita!

Tapi, bukan berarti anak yang sudah bisa membaca sendiri pasti lancar dan mau membaca buku sendiri terus loh. Berikut permasalahan umum yang sering muncul saat anak membaca sendiri, juga bagaimana mencegah atau membantu anak melewatinya:

  • Umur 6-8: Transisi dari buku bergambar ke buku yang lebih banyak tulisan
    Karena anak sudah terbiasa dibacakan buku cerita dengan teks yang panjang oleh kita, dan buku yang ia baca sendiri jauh lebih sederhana dan ditemani ilustrasi yang menarik, mungkin agak sulit menemukan buku dengan cerita yang cocok dengan minatnya. Di satu sisi ia ingin mengetahui cerita dari buku yang lebih kompleks namun kemampuan membacanya belum cukup baik, di sisi lain buku yang bisa ia baca sendiri ceritanya terlalu membosankan.
    Kita sebagai orang tua harus pintar-pintar mencari buku yang cocok, cari tahu melalui review dan tanyakan pada sesama pecinta buku, guru, internet, ataupun teman. Banyak novelette dan buku untuk young reader, seperti buku-buku karangan Enid Blyton, Jacqueline Wilson, dsb. Bahkan buku seperti Harry Potter terbit versi berilustrasi sehingga menyemangati anak untuk terus membaca.
    Membacalah bersama-sama, hingga anak sudah mampu dan menikmati membaca buku yang lebih kompleks sendiri. Ajak anak berdiskusi tentang isi cerita di buku, bagaimana pendapat dan perasaannya saat membaca buku tersebut.
  • Umur 8-9: Waktu luang semakin sedikit, karena semakin banyak kegiatan yang diikuti (sekolah, ekskul, pekerjaan rumah, les, dsb)
    Jangan sampai kebiasaan membaca buku tergeser, justru kurangi kegiatan lain yang kurang baik. Misalnya membatasi waktu menonton televisi atau main game. Usahakan membaca menjadi kebiasaannya sehari-hari. Siapkan area yang nyaman dan kondusif untuk membaca, dengan rak yang rapi, kursi atau alas duduk yang nyaman, penerangan cukup, mungkin sedikit musik untuk membangun suasana yang disukai anak. Ajak anak membacakan buku untuk kita atau adik-adiknya untuk melatih kemampuan berbicaranya juga. Bantulah anak saat ia menemukan kosakata baru yang tidak ia mengerti.
  • Umur 8+: Anak laki-laki biasanya semakin kurang tertarik untuk membaca karena lebih diarahkan untuk berolahraga dibanding duduk dan membaca buku.
    Cari buku dengan tema yang menarik minat anak laki-laki. Tidak melulu berbentuk buku, bisa juga majalah, koran, tabloid, dsb yang sedang disenangi anak. Misalnya majalah mobil, atau tabloid olahraga. Juga beri contoh pada anak-anak, bahwa ayah dan ibunya pun suka membaca.
  • Umur 9-10: Turunnya minat baca anak
    Entah mengapa rata-rata anak di usia ini mengalami penurunan minat membaca. Untuk mengobarkan kembali keinginan membacanya, ajak anak ke perpustakaan atau toko buku untuk melihat dan memilih buku yang ia sukai. Komik atau novel grafis bisa menjadi pilihan yang menarik, asal awasi konten ceritanya karena akhir-akhir ini makin banyak cerita komik yang vulgar dan dewasa namun bisa dibeli bebas oleh anak-anak. Biarkan anak membaca buku dengan genre yang ia sukai, dan tak perlu memaksa anak menyelesaikan buku yang ia baca bila ternyata di tengah jalan ia tidak menyukainya.

Demikian beberapa permasalahan saat membaca bagi anak-anak, kalau menemukan kesulitan lainnya atau mengalami salah satu masalah di atas, share ya! Supaya bisa dicari solusinya bersama-sama.

By: Karina Agustina 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

947 Karina agustina

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Mendidik Anak adalah Pekerjaan Seumur Hidup!

Menurut saya, mendidik anak adalah pekerjaan seumur hidup dan sejujurnya saya juga belum terlalu paham konsep “mendidik anak”. Atas dasar inilah [...]

REVIEW : MOMAMI Wash Wash Away Dish & Bottle Cleanser - 500ml

Mulai dari anak pertama sampai sekarang sudah punya 2 anak, aku tuh selalu pakai sabun khusus untuk cuci botol susu, perlengkapan makan atau pun [...]

Review Pisuka Minyak Kayu Putih Plus Qusthul Hindi

Halo Moms, tidak terasa, sudah berjalan hampir 3 tahun pandemi di negeri tercinta ini. Tapi, Alhamdulillah sudah mulai ada vaksinasinya. Apakah [...]

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mam...

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mama eping, botol susu menjadi kebutuhan yang esensial untuk aku dan si kecil, mulai dari si [...]

Berdamai dengan Bosan dan Lelah

Halo moms semua, gimana kabar hari ini? Kalau saya, rasanya sedang bosan dan lelah. Dulu, kalau sedang bosan dan lelah, biasanya saya akan [...]

Telat Vaksin BCG? Oh no!

Telat Vaksin BCG? Oh no! Mommies, sudah familiar kan dengan vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin)? Vaksin ini digunakan untuk mencegah pe [...]

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa s...

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa sih empati harus diajarkan ke anak? Moms pasti sudah tahu donk ya arti empati itu apa? Yup, [...]

Manajemen ASI Perah : Apakah Ada Metodenya?

ASI Perah atau sering disebut sebagai ASIP sangat dibutuhkan oleh Ibu agar tetap dapat memberikan ASI eksklusif. Tidak hanya untuk working Mom, [...]

Mengapa Aktvitas Skin to Skin Sangat Bermakna?

Istilah Skin to Skin sudah sangat familiar saat ini. Pada awalnya, aktivitas ini dilakukan setelah proses melahirkan. Bayi yang telah dilahirkan [...]

REVIEW : MOMAMI NEW BABY CARE PRODUK yang AMAN UNTUK KULIT DERMATITIS

Memiliki anak dengan sensitifitas kulit yang tinggi sempat membuat aku stres dan bingung, terlebih karena banyak sekali jenis produk yang dijual [...]

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget ...

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget akhirnya bisa mencoba 4 jenis dari produk terbaru MOMAMI sekarang, karna sudah penasaran [...]

Cuaca yang Tidak Menentu, Waspada Eczema pada si Kecil

Istilah eczema dikenal sebagai dermatitis atopik. Eczema merupakan penyakit kulit yang mengalami peradangan, seperti kulit iritasi, kemerahan, [...]

Pola Tidur Newborn yang Mendadak Berubah, Mengapa?

Pada umumnya, si Kecil yang masih newborn membutuhkan waktu tidur selama 9 jam di siang hari dan  8 jam di malam hari. Bayi newborn akan tidur [...]

Mengapa Bayi Perlu Menggunakan Lotion? Simak 5 Manfaat Penggunaannya!

Meskipun kulit bayi terlihat lembut dan sehat, ternyata sangat penting untuk tetap memperhatikan perawatan kulitnya setiap hari. Ketebalan kulit [...]

Si Kecil Takut Berpisah dari Moms, Kenali Tanda Separation Anxiety!

Istilah Separation Anxiety adalah gambaran untuk seseorang yang mengalami ketakutan atau kecemasan saat akan berpisah dengan seseorang maupun [...]

MPASI AWAL: MENU TUNGGAL VS MENU MPASI 4 BINTANG

Tahukah Mom? Sebaiknya pemberian ASI Eksklusif pada bayi dilakukan hingga usia 6 bulan. Hal ini disebabkan, pada usia enam bulan si Kecil [...]

Book Review : Putri Cupcake dari Clavis Indonesia

Judul : Putri Cupcake Penulis : Sanne Miltenburg Ilustrator : Sanne Miltenburg Penerbit Edisi Bahasa Indonesia : Clavis Indonesia Buku ini [...]

Manfaat Penggunaan Bantal Sejak Newborn

Salah satu media pendukung kualitas tidur yang baik adalah bantal. Baik orang dewasa, anak kecil, bahkan bayi yang baru lahir membutuhkan bantal [...]

TIDUR DI ALAS DENGAN KEMIRINGAN DAPAT MENCEGAH KOLIK BAGI SI KECIL?

Kolik adalah kondisi bayi yang menangis secara terus menerus tanpa penyebab yang pasti. Biasanya, si Kecil akan menangis lebih dari tiga jam [...]

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang la...

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang lalu sempet ikut seminar tentang ini. Dari situ, dapet input donk ya..Langsung dipraktekin 😊 Se [...]