Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Anak (Bukanlah) Segalanya

PARENTING  |  02 Oct '17


Saat saya pertama kali mendekap Aria di tangan saya, hati saya nyaris meledak. Saya tidak pernah menyangka bahwa saya bisa mengasihi seseorang dengan intensitas yang sepekat ini. Saya sempat bercanda dengan suami bahwa jika terjadi apa-apa, saya lempar dia duluan untuk melindungi Aria- hanya karena saya masih menyusui :)

Semakin Aria bertumbuh, cinta saya terhadap si kecil makin dalam. Kami belajar bagaimana menjadi ibu dan anak. Secara tidak sadar, Aria menjadi prioritas utama saya dalam segala aspek. Beberapa bulan setelah saya melahirkan, saya sempat mengalami depresi post-natal dan bahkan sempat "mengasingkan" suami dalam mengasuh Aria. Saya sangat bersyukur bahwa suami saya sangat sabar dan perlahan-lahan, dia berhasil menarik saya keluar dari bubble yang berotasi pada Aria.

Setelah saya sempat bernafas dan mulai kembali menjadi diri saya sendiri, saya teringat sebuah buku berjudul Cleaning House (dikarang oleh Kay Wills Wilma). Dalam bukunya, Kay -ibu dari empat orang anak- menyadari bahwa anak-anaknya lebih mengutamakan hak daripada kewajiban mereka. Kay menyadari bahwa selama ini anak-anak menjadi prioritas utamanya - dan ini membuat anak-anaknya merasa bahwa mereka berhak menuntut ini-itu; mengabaikan kewajiban mereka, dan membuat Kay pusing tujuh keliling.

Berikut adalah beberapa hal yang saya pelajari dari buku tersebut dan dari pengalaman saya:

Tugas orang tua bukan untuk membuat anak bahagia; tugas kita adalah untuk mendidik anak.
Si kecil tidak akan terus kecil (Even though we wished they could! Cepet banget gedenya nak *elus dada*). Suatu saat mereka akan menjadi orang dewasa. Mereka butuh belajar mengatur keuangan (hidup), etika kerja, dan menuai konsekuensi dari keputusan mereka. Jika kita terus melindungi, anak tidak akan belajar konsekuensi. Jika kita tidak memberi batasan, anak tidak akan bebas berkreasi sambil tetap memahami batasan disiplin. Batasan dan aturan bukanlah diberikan untuk mengekang anak, tetapi untuk mengajarkan mereka konsep "kebebasan yang bertanggung jawab". Sering kali proses ini tidak menyenangkan untuk Anda dan untuk anak; tetapi sangat penting untuk dilakukan.

Hubungan Anda dengan suami Anda menduduki prioritas utama.
Jangan sampai Anda lupa "berkencan" dengan suami hanya karena anak "memerlukan" Anda. Boleh kok, sekali-kali menitipkan anak kepada mertua atau babysitter. Mengapa demikian? Ingatlah bahwa suatu saat anak Anda akan bertumbuh dewasa dan meninggalkan rumah. Saat waktu itu tiba, Anda akan kembali pada jaman pra-anak - masa bulan madu kedua. Jangan sampai Anda dan suami tidak akur karena selama ada anak, Anda berdua terlalu terfokus pada anak. Anak butuh tahu bahwa orang tua saling mencintai. Peluk suami/istri Anda di depan anak Anda. Anjurkan anak untuk menunggu sebentar saat Anda dan suami sedang mengobrol. Selain anak merasa aman karena orang tuanya sedang saling menyayangi, secara alami anak akan paham posisinya dalam hirarki keluarga. Keluarga yang hangat dan ekspresif dapat diciptakan tanpa mengorbankan rasa hormat anak terhadap orang tua. Husband and wife first; mum and dad next!

Kesehatan mental Anda sangatlah penting.
Sebagai seorang ibu, kita seringkali merasa bersalah saat kita bersantai. Banyak sekali tuntutan baik dari anak maupun dari orang lain (baca: mertua dan orang tua *uhuk*) bagaimana cara membesarkan anak yang "benar". Tarik nafas dan percayalah pada keputusan Anda. Jangan ragu untuk meminta bantuan suami jika Anda butuh "me time". Jangan merasa bersalah jika Anda merasa bahwa Anda perlu kembali bekerja full-time dan tidak betah menjadi stay-at-home-mom. Sebaliknya, jangan merasa kekurangan jika Anda menikmati tinggal di rumah dan tidak ingin kembali bekerja. Anak tidak pernah lahir dengan didampingi buku manual. "Manual" terdekat adalah naluri ibu; jadi percayalah pada hati Anda bahwa Anda melakukan yang terbaik untuk buah hati. Berdamailah dan maafkanlah diri Anda bila ada kesalahan dalam mendidik si kecil. All that we can do is to always try our best - and that is more than enough

Aria, tidak diragukan lagi, menyita kuota yang besar dalam hati saya; namun saya harus terus mengingatkan bahwa ia bukanlah pusat kehidupan saya. Mengambil kesempatan untuk medua dengan suami atau beristirahat seorang diri bukanlah keegoisan, namun tindakan perawatan diri. Happy mom equals happy kids! Jika Anda tenang, sehat, dan bahagia; secara otomatis anak-anak dan suami Anda akan bahagia juga.

Take care of yourself, moms! 

PS: Meski artikel bilang anak bukanlah segalanya, di foto tetep dong ada si kecil - abis imut sih! Hahahaha.

By: Audrey Lai

 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1610 Audrey Lai

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Mendidik Anak adalah Pekerjaan Seumur Hidup!

Menurut saya, mendidik anak adalah pekerjaan seumur hidup dan sejujurnya saya juga belum terlalu paham konsep “mendidik anak”. Atas dasar inilah [...]

REVIEW : MOMAMI Wash Wash Away Dish & Bottle Cleanser - 500ml

Mulai dari anak pertama sampai sekarang sudah punya 2 anak, aku tuh selalu pakai sabun khusus untuk cuci botol susu, perlengkapan makan atau pun [...]

Review Pisuka Minyak Kayu Putih Plus Qusthul Hindi

Halo Moms, tidak terasa, sudah berjalan hampir 3 tahun pandemi di negeri tercinta ini. Tapi, Alhamdulillah sudah mulai ada vaksinasinya. Apakah [...]

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mam...

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mama eping, botol susu menjadi kebutuhan yang esensial untuk aku dan si kecil, mulai dari si [...]

Berdamai dengan Bosan dan Lelah

Halo moms semua, gimana kabar hari ini? Kalau saya, rasanya sedang bosan dan lelah. Dulu, kalau sedang bosan dan lelah, biasanya saya akan [...]

Telat Vaksin BCG? Oh no!

Telat Vaksin BCG? Oh no! Mommies, sudah familiar kan dengan vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin)? Vaksin ini digunakan untuk mencegah pe [...]

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa s...

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa sih empati harus diajarkan ke anak? Moms pasti sudah tahu donk ya arti empati itu apa? Yup, [...]

Manajemen ASI Perah : Apakah Ada Metodenya?

ASI Perah atau sering disebut sebagai ASIP sangat dibutuhkan oleh Ibu agar tetap dapat memberikan ASI eksklusif. Tidak hanya untuk working Mom, [...]

Mengapa Aktvitas Skin to Skin Sangat Bermakna?

Istilah Skin to Skin sudah sangat familiar saat ini. Pada awalnya, aktivitas ini dilakukan setelah proses melahirkan. Bayi yang telah dilahirkan [...]

REVIEW : MOMAMI NEW BABY CARE PRODUK yang AMAN UNTUK KULIT DERMATITIS

Memiliki anak dengan sensitifitas kulit yang tinggi sempat membuat aku stres dan bingung, terlebih karena banyak sekali jenis produk yang dijual [...]

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget ...

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget akhirnya bisa mencoba 4 jenis dari produk terbaru MOMAMI sekarang, karna sudah penasaran [...]

Cuaca yang Tidak Menentu, Waspada Eczema pada si Kecil

Istilah eczema dikenal sebagai dermatitis atopik. Eczema merupakan penyakit kulit yang mengalami peradangan, seperti kulit iritasi, kemerahan, [...]

Pola Tidur Newborn yang Mendadak Berubah, Mengapa?

Pada umumnya, si Kecil yang masih newborn membutuhkan waktu tidur selama 9 jam di siang hari dan  8 jam di malam hari. Bayi newborn akan tidur [...]

Mengapa Bayi Perlu Menggunakan Lotion? Simak 5 Manfaat Penggunaannya!

Meskipun kulit bayi terlihat lembut dan sehat, ternyata sangat penting untuk tetap memperhatikan perawatan kulitnya setiap hari. Ketebalan kulit [...]

Si Kecil Takut Berpisah dari Moms, Kenali Tanda Separation Anxiety!

Istilah Separation Anxiety adalah gambaran untuk seseorang yang mengalami ketakutan atau kecemasan saat akan berpisah dengan seseorang maupun [...]

MPASI AWAL: MENU TUNGGAL VS MENU MPASI 4 BINTANG

Tahukah Mom? Sebaiknya pemberian ASI Eksklusif pada bayi dilakukan hingga usia 6 bulan. Hal ini disebabkan, pada usia enam bulan si Kecil [...]

Book Review : Putri Cupcake dari Clavis Indonesia

Judul : Putri Cupcake Penulis : Sanne Miltenburg Ilustrator : Sanne Miltenburg Penerbit Edisi Bahasa Indonesia : Clavis Indonesia Buku ini [...]

Manfaat Penggunaan Bantal Sejak Newborn

Salah satu media pendukung kualitas tidur yang baik adalah bantal. Baik orang dewasa, anak kecil, bahkan bayi yang baru lahir membutuhkan bantal [...]

TIDUR DI ALAS DENGAN KEMIRINGAN DAPAT MENCEGAH KOLIK BAGI SI KECIL?

Kolik adalah kondisi bayi yang menangis secara terus menerus tanpa penyebab yang pasti. Biasanya, si Kecil akan menangis lebih dari tiga jam [...]

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang la...

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang lalu sempet ikut seminar tentang ini. Dari situ, dapet input donk ya..Langsung dipraktekin 😊 Se [...]