Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Anak Spesialis vs Generalis

GROWTH & DEVELOPMENT  |  TODDLER  |  22 May '19


Pernah gak Moms pernah dengar percakapan yang serupa seperti: 

A: Kenapa ya anak saya kalo lagi ngerjain sesuatu belum kelar udah tertarik ke hal yang lain?Gak fokus gitu loh. Ada sedikit yang menarik perhatiannya, pasti deh dia tinggalin kerjaan yang lagi dia lakuin.

B: Anak aku kalo udah ngerjain sesuatu atau udah ngelakuin sesuatu yang dia suka, sering banget susah buat gangguinnya. Susah menghentikannya. Misal lagi main mobil2an. Dipanggil-panggil gak nyahut2. Lagi main, lagi belajar, lagi nonton anakny gak bisa diganggu.

Terlihat berbeda ya kedua sikap anak di atas. Ada yang pernah dengar tentang templet generalis dan specialist? Kalau belum yuk kita sama-sama belajar apa yang dimaksud templet generalis dan specialist.

Generalis vs spesialist

Kakak itu anaknya kalo lagi mengerjakan sesuatu gampang terganggu jika melihat sesuatu yang lebih menarik. Kalo bermain cenderung seringnya gonta ganti. Bentar main A, bentar ganti lagi main B. Liat adeknya main yang lain dan keliatannya menarik, dia pun kedistract. Cenderung bisa melakukan apa saja. Di situ dapat penjelasan tentang templet generalis.

Anak generalis cenderung bisa lakuin apa aja. Tapi gak ada yang sampe bener2 dia dalamin dan kuasain banget. Secara garis besar mereka bisa semua. Gak begitu fokus untuk mendalami sesuatu. Senengnya gonta ganti dan bosenan dalam bermain. Tampilan umum yang terlihat ya. Meski kadang anak generalis jg punya mainan favorit yang bisa itu ke itu aja dia mainin. Tapi bertahannya tetep gak begitu lama.

Beda lagi dengan spesialis. Anak spesialis akan bertahan lama dalam satu kegiatan. Bahkan sampe gak kelar2 kalo dia ngerasa memang belum selesai dan terpecahkan. Cenderung fokus dan menguasai satu bidang yang dia senangi. Bisa di bidang yang lain dia malah gabisa dan ga tertarik.

Jd inget saat ikutan seminar singkat soal montessori. Follow the child membuat kita sebagai fasilitator membiarkan anak mencoba apparatus mana yg dia senangi, yang hobi satu kegiatan aja bisa diamati dia akan menguasai satu kegiatan itu terus. Dan di situ dapat diamati mana anak yang generalis (bisa lakuin semua hal, gonta ganti kegiatan, tp agak mendalami) dan mana yang anak spesialist (kegiatannya ituuuu aja terus bener2 dia lakukan dan explore lebih dalam). Namun ada hal yang sdkt mengejutkan soal generalis dan spesialis ini.

Bagaimana cara mendampingi anak generalis dan spesialis ini?

Lagi asik2nya masak keinget sesuatu, lalu ngerjain sesuatu itu. Lagi asik nyapu trus ada telpon bentar gak lama sambil jlan ke dapur, trus malah nyuci piring.

Mengerjakan suatu kerjaan trus inget kerjaan lain, sulit fokus. Belum kelar satu kerjaan udah pegang kerjaan yang lain. Siapa yang ngerasa begini? Begini gak sih orang generalis?. Seperti anak2 yg sering dikeluhin mamanya, kenapa ya anak sy bosenan. Bentar pegang ini, bosen trus pegang mainan itu. Hehe. Beda ya. Kalo kasus mak emak td krn dia ga fokus sebab bnyk yg dia pikirin. Blm lg masak, mandiin anak, jemur pakaian dll. Jd gmn sih generalis itu?

Cara membuat si generalis terkontrol yaitu membiasakan menuntaskan satu kerjaan baru lanjut ke kerjaan yang lain.

Jd Qisha itu generalis, belum kelar lakuin A, udh ke B. Trus dia gak bisa menguasai suatu bidang dong? Karena semua dipegang, semua dikerjakan. Terlihat multitasking kadang ya.

Ya begitulah kira2 ilmu yg didapat ttg generalis. Masih mencoba menggali gimana mendampingi anak generalis ini. Karena pas dijelasin abcd sm psikolognya, bunda malah ngerasa dtampar2 (alias ngerasa yg lg diomongin itu guehh deh keknya. Iyeee, masak bisa, nggosok bisa, cocok tanam bisa, baking cooking bisa. Ya semua bisa2 aja tapiiiii gak ada yang bener2 dikuasain. Yang spesial2 bangetttt itu ga ada. Semuanya di taraf bisa.

Apakah kamu jg generalis? (Nyari temen ceritanya hehehe)

Cara memperlakukan anak generalis yg sulit fokus n mengerjakan segala sesuatu gonta ganti yaitu: mengajarkan mereka untuk melakukan segala sesuatunya sampe selesai. Sampe tuntas. Setelah bermain a yuk rapiin dulu kalo mau lanjut bermain b.

Untuk si anak spesialist, belajar untuk selesai. Hampir sama ya? Iya. Anak spesialist yg biasanya sulit untuk men”stop” suatu kegiatan yang dia suka. Mengeksplorasi berjam2. Bisa kita berikan batas waktu untuk mereka melakukannya. Jika kesepakatannya satu jam. Berarti pas satu jam semuanya selesai.

Hal mengejutkan apa yg wktu itu didapat saat berkonsultasi?

Pada kenyataannya, memang dlm kehidupan ada yang punya pekerjaan yg sudah spesialis. Krn dia menguasai, mendalami, dan spesialis dlm hal tersebut. Misalkan dokter, pakar ekonomi, ahli gizi, dll. Bener2 pekerjaan yg dikategorikan spesialis (khusus). Bagaimana anak yang generalis? Ya dia sebatas mengetahui segala sesuatu bagian permukaannya saja. Lakuin ini bisa itu bisa dan segala macamnya. Bagian umum istilahnya ya.

Bisa gak sih anak generalis menekuni satu bidang? Jawabnya bisa. Tapi tidak akan sedalam org spesialis. Tapi ga usah takut, karena ini hanya pengkategorian ya. Untuk kedepannya tugas kita hanya bisa mendampingi ke arah mana anak kita nanti. Yang memutuskan tetap mereka.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

350 Mesa lindari

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ide Bermain Anak Selama Masa Pandemi

Moms, yuk ajak si Kecil bermain dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah.

Review Happy Small World Joy Box - Baby Multifunction Box

Simak review Happy Small World Joy Box berikut ini yuk Moms and Dads.

Baby Gym untuk Bayi 9 bulan sampai 3 tahun

Apa saja manfaat baby gym untuk si Kecil? Yuk simak bersama berikut ini.

Tips Toilet Training Heidy

Si Kecil hampir memasuki masa toilet training? Simak tips berikut ini yuk!

Manfaat Tidur Siang untuk Si Kecil

Apa saja manfaat tidur siang untuk si Kecil? Apa akibatnya jika ia tidak tidur siang? Simak berikut ini.

Ide Stimulasi Motorik si Kecil Usia 2-3 Tahun

Si Kecil usia 2-3 tahun masih perlu distimulasi untuk perkembangan motoriknya? Simak yang berikut ini.

Anakku Senang Menyikat Gigi

Ritual menyikat gigi pada anak harus dilakukan sejak dini ya Moms, agar si Kecil terbiasa dengan kegiatan tersebut

6 Alasan Mengapa Melompat Penting bagi Kemajuan Motorik Kasar si Kecil

Melompat meningkatkan beberapa keterampilan yang sangat signifikan bagi perkembangan fisik si Kecil.

Waktu Terbaik untuk Membeli Sepasang Sepatu Pertama si Kecil

Moms tidak perlu membelikan sepatu pertama untuk si Kecil sampai dia berjalan dengan percaya diri di luar.

4 Aktivitas Menyenangkan untuk Bayi Berumur 16 Bulan

Agar si Kecil selalu aktif, Moms bisa mengajaknya bermain empat aktivitas berikut ini

Kapan Sebaiknya si Kecil Mulai Minum dari Cangkir?

Belajar menggunakan cangkir adalah salah satu keahlian penting yang harus dipelajari si Kecil.

4 Keunggulan Puzzle Sebagai Sarana Pendukung Perkembangan si Kecil

Mainan puzzle mendukung hampir setiap bidang perkembangan balita. Tapi bukan puzzle yang digital ya Moms.

6 Manfaat Jangka Panjang Belajar Mengenal Bentuk dan Warna

Ada kemampuan dasar lain yang bisa berkembang jika si Kecil mengenal bentuk dan warna sedini mungkin.

3 Permainan Menarik untuk Menstimulasi Balita 19 Bulan

Dalam menstimulasi perkembangannya pada usia ini, Moms bisa mengajaknya melakukan ketiga aktivitas berikut!

4 Permainan Seru Ini Mampu Kembangkan Panca Indera Anak Usia 18 Bulan

Meskipun si Kecil sudah berjalan dengan lincah, dia masih tetap memerlukan aktivitas stimulasi.

Kenali Sindrom Asperger, Gejala Autisme

Sindrom Asperger adalah gangguan perkembangan yang termasuk dalam gangguan spektrum autisme.

Mengenal 7 Macam Stimulasi Sensorik pada Anak

Sistem sensorik adalah bagian dari sistem saraf yang bertanggung jawab untuk memproses informasi sensorik.

Memilih Sekolah Anak Dari Pandangan Saya yang Pernah Menjadi Guru

Apakah sang buah hati sudah waktunya masuk sekolah? Bagaimana tips memilih sekolah menurut seorang guru?

Ide Bermain untuk si Kecil: Sticky Spider Web

Apakah Moms sedang kehabisan ide untuk permainan si Kecil? Mungkin permainan ini bisa dicoba, agar si Kecil tidak bosan.