Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Anak Penakut? Jangan-jangan Itu Karena Kita Sendiri!

MY STORY  |  PARENTING  |  15 May '19


Adakah moms yang sedang menghadapi anak yang penakut? Jangan-jangan karena kita sendiri loh moms! Loh kok bisa?

Seringkali sebagai orang tua, kita tidak menyadari, bahwa banyak hal-hal yang kita anggap sepele ternyata berdampak panjang dalam kehidupan anak kita, dan dalam pembentukan karakternya.

Misalnya adalah anak penakut ini. Sebagai contoh sederhana adalah Kalimat-kalimat yang sepertinya sudah turun temurun ini :

  • Nak, jangan kesana ya nanti ada badut lohhh !
  • Kalau kamu nakal nanti Bu Dokter dateng loh, kamu disuntik nanti
  • Kalau gak dengar-dengaran nanti mama panggilin pak polisi ya biar nanti kamu ditangkap

Nah kalimat-kalimat semacam ini sepertinya sudah tidak asing di telinga kita ya moms, bahkan tanpa sadar mungkin kita melakukannya juga. Namun sadarkah kita, kalau kalimat-kalimat ini membuat anak kita menjadi anak penakut? Takut badut, takut dokter, takut polisi. Jadi jangan salahkan anak, kalau dibawa ke Rumah Sakit untuk imunisasi sudah nangis-nangis karena takut bertemu dokter. Karena kita tanpa sadar membentuk opini anak bahwa dokter itu adalah pribadi yang menakutkan.

Sebagai contoh pengalaman saya, adalah ketika Stacy mendapat hadiah boneka anjing dari aunty nya yang dapat mengeluarkan suara musik dan bergerak-gerak. Saat lihat, dia sangat senang, namun saat dinyalakan, hmmm... kabur dan nangis jerit-jerit karena dia kurang suka suara yang agak keras yang membuat dia kaget.

Berhari-hari dia tidak mau menyentuh boneka itu sama sekali, yang ada lari terbirit-birit. Ada anggota keluarga yang menjadikannya kesempatan untuk menakut-nakuti, "Stacy kalau nakal nanti diambilin boneka anjing nih ". Namun mama mertua saya bilang sebaiknya jangan begitu. Dan apa yang ia lakukan?

Dia sengaja menaruh boneka itu di ruang bermain Stacy, jadi setiap saat dia akan melihat boneka itu. Sambil terus disounding " Stacy berani ya, ini hanya boneka kok". Dalam hati saya berfikir "Ah mustahil Stacy mau ", tapi ternyata 5 hari berselang Stacy mulai mau memegang boneka itu. Tapi belum dinyalakan karena takut dia takut lagi.

Perlahan tapi pasti, dalam waktu 2 minggu Stacy bahkan sudah mahir menyalakan sendiri bonekanya, sampai dicium-cium saat bergerak dan lagunya menyala!!!!

Bahkan dia usap - usap sambil bilang " Sayang... sayang... " Sederhana namun cukup membuat saya terkesima. Ternyata pada usianya sekarang (1,5 tahun), peran orang tua betul-betul sangat besar dalam pertumbuhannya. Dari situ saya belajar bahwa kadang kita sendiri yang menentukan anak kita menjadi penakut atau pemberani.

Semoga pengalaman saya ini berguna ya moms :)

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1043 Milka Nathasia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Uang Sekolah Makin Mahal, Gimana Cara Mempersiapkannya?

Memberikan pendidikan terbaik bagi si Kecil merupakan salah satu kewajiban utama Moms & Dads.

It’s Okay to Not Be Okay

Dalam mengasuh anak, tentu Moms mengharapkan si Kecil tumbuh menjadi pribadi dengan kondisi fisik

Tips Praktis Memompa ASI di Kantor

Hai Moms, Meskipun pandemi virus corona belum berakhir, tapi banyak dari kita yang sudah

Tips Menghindari Toxic Parenting

Hai Moms, Siapa disini yang minggu lalu nonton Babyo Channel Ngobrol Bareng Babyo dengan topik

Ketika Dads Sibuk dengan Hobinya

Setiap hari Jumat, sekarang Babyo Connect memiliki "Apa Kata Moms?" yang akan membahas topik yang terasa tabu Moms bahas, atau uneg-uneg yang [...]

Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Ngomong, Wajarkah?

“Anaknya 2 tahun? Sudah bisa ngomong belum? Oh, speech delay? Sama donk seperti anak saya. Gpp nanti usia 3 tahun juga bisa sendiri.”

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebagai Working Mom

Menjadi seorang working Mom tentunya memiliki tantangan tersendiri. Yuk simak tips dari Mom Inayah berikut ini.

Hal yg Bisa Dilakukan untuk Mengisi Kegiatan si Kecil di Rumah Selama Pandemi

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini.

Fiersa is Turning One

Merayakan ulang tahun pertama pastinya adalah moment yang tidak bisa dilewatkan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Caraku Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Rumah tangga yang harmonis pasti sudah menjadi dambaan pasutri. Simak tips berikut ini yuk Moms and Dads!

Caraku Mengatur Keuangan Keluarga di Kondisi Pandemi

Di tengah-tengah pandemi ini tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi. Simak tips berhemat berikut ini yuk!

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil? Sebenarnya boros tidaknya [...]

Cerita Sibling Goals di Usia Berdekatan

Bagaimana ya caranya agar kakak adik rukun? Yuk, simak cerita berikut ini.

Mengajarkan Kemandirian Sejak Dini Penting Gak Sih Moms?

Mengajarkan si Kecil untuk mandiri sedari dini memiliki banyak manfaat loh Moms. Yuk, simak berikut ini.

Ide Kreatif Bermain Saat Mati Lampu

Mati lampu memang menjadi kondisi yang kurang nyaman. Namun, Moms bisa memanfaatkan kondisi ini untuk barmain dengan si Kecil.

Suamiku Ayah ASI! Yuk Tanamkan Positif Mind!

Hai para istri, yuk belajar cara merayu suami agar mau untuk menjadi ayah ASI berikut ini!

Pengalaman Lebaran Pertama Tanpa Keluarga

Meskipun jauh dari sanak saudara, Lebaran sudah seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.