Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Anak GTM? Tak Perlu Panik Moms!

FEEDING  |  MY STORY  |  PARENTING  |  12 Feb '20


Saat si Kecil memasuki masa MPASI, ada satu hal yang paling sering terjadi dan menjadi momok bagi sebagian besar Moms. Yappp, hal itu adalah GTM alias Gerakan Tutup Mulut. Terasa horor nggak sih, Moms, saat menghadapi situasi seperti itu? Moms bingung, panik, khawatir, dan campur aduh, deh, perasaannya karena si Kecil menolak makan. Saya termasuk pernah mengalami masa-masa ini sewaktu anak pertama memasuki fase MPASI. Tiba-tiba dia nggak mau makan padahal tidak sedang sakit. Dia hanya malas-malasan saja saat disuruh makan. Saya cukup beruntung dia masih mau minum ASI. Akan tetapi, ASI dan susu formula sudah tidak cukup lagi memenuhi kebutuhan nutrisinya yang sudah memasuki usia MPASI. Si Kecil juga butuh nutrisi dari makanan lain.

Lantas, bagaimana, dong, jika Moms menghadapi masalah ini? Kali ini, saya mau berbagai tentang cara saya mengatasinya, antara lain:

  1.    Jangan panik

Tips ini mungkin agak susah Moms terapkan karena yang namanya seorang ibu pasti cukup panik kalau anaknya tiba-tiba enggan makan. Padahal, saat kita panik, kita menjadi susah berpikir untuk mencari solusi. Saran saya, Moms santai menanggapinya. Santai bukan berarti si Kecil dibiarkan begitu saja akan tetapi Moms saya sarankan untuk bersikap tenang. Toh, si Kecil InsyaAllah tidak akan GTM selamanya, Moms. Ada kalanya dia akan makan lebih lahap lagi.

  1.    Jangan paksa si Kecil untuk makan

Memaksakan anak yang lagi GTM untuk makan bukan cara yang tepat. Ini malah bisa membuat si Kecil menangis dan bertambah malas untuk makan. Dia juga mungkin akan merasa takut saat orang tuanya menyiapkan makanan untuknya.

  1.    Ganti menu makanan si Kecil

Penyebab “drama GTM” pada si Kecil salah satunya adalah karena jenuh atau bosan dengan makanan yang disajikan. Apalagi, jika setiap hari menu yang disajikan hanya itu-itu saja. So, sebagai seorang ibu, Moms harus kreatif. Ini dia, nih, hal yang menjadi tantangan terbesar saya, Moms. Saya sering merasa bingung mau masak apa. Berdasarkan pengalaman saya, menu yang sama hanya bertahan 2-3 hari dan setelah itu harus ganti agar si Kecil tidak bosan. Selain menghindari kebosanan, sering mengganti menu juga efektif untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang dapat menyebabkan alergi pada si Kecil.

  1.    Berikan suasana berbeda ketika makan

Ada beberapa orang tua yang menerapkan aturan harus makan di meja makan, harus tertib sejak dini, dan tidak boleh makan di sembarang tempat. Saya pribadi termasuk orang tua yang tidak terlalu menerapkan aturan-aturan tersebut. Selama si Kecil nyaman, saya oke-oke saja. Biasanya, saya ajak makan di teras rumah sambil melihat-lihat pemandangan luar rumah. Alhamdulillah, si Kecil makan dengan lahap.

  1.    Berikan makanan yang bisa dipegang sendiri oleh si Kecil (Finger food)

Ada kalanya si Kecil tidak mau disuapi dan ingin makan sendiri. Walaupun ujung-ujungnya dia akan makan dengan belepotan, Moms tidak perlu khawatir. Jika si Kecil ingin makan sendiri, berilah makanan yang bisa dia pegang misalnya kentang kukus yang dipotong panjang-panjang atau buah-buahan yang diiris tipis-tipis.

  1.    Lihat keadaan si Kecil sebelum memberikan makanan

Poin terakhir ini sangat penting. Moms harus pandai-pandai melihat situasi saat akan memberikan makanan pada si Kecil. Jika dia mengantuk, jangan memberinya makanan dulu karena dia pasti akan menolak. Di lain kesempatan, jika dia sudah minum susu, berilah kesempatan dia bermain dulu hingga capek baru diberi makanan. Mood yang bagus sangat berpengaruh pada selera makan anak-anak.

Setiap anak biasanya akan mengalami fase GTM. Jadi Moms hanya perlu bersikap tenang. Jangan panik. Mungkin si Kecil hanya perlu sedikit penyegaran agar makan dengan lebih lahap lagi. Semoga bermanfaat, ya, Moms.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

389 Inayah Soenaryo

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Di Rumah Aja Tapi ASIP di Freezer Full? Kok Bisa?

Siapa nih moms yang masih semangat pumping meski di rumah aja? Wah, meski di rumah aja tapi semangat mengASIhi jangan sampai kendor ya moms. Di [...]

8 Sumber Karbohidrat Selain Nasi untuk si Kecil

Jika si Kecil menolak makan nasi, Moms tidak perlu khawatir. Ada beberapa pilihan karbohidrat selain nasi seperti berikut:

Resep Sop Sosis Makaroni a la Mom Defan

Butuh resep baru untuk MPASI si Kecil? Simak Mom Defan membagikan resep sop sosis makaroni berikut ini.

Perlukah Full Mom Memerah ASI?

Dari pengalaman yang akan saya bagikan, saya menyimpulkan bahwa sebagai full mom, memerah ASI tetap menjadi hal yang penting bagi saya.

7 Manfaat Kurma untuk Ibu MengASIhi

Kelancaran ASI eksklusif bisa diperoleh dengan banyak cara ya Moms. Salah satunya dengan mengkonsumsi makanan/minuman yang dipercaya mampu [...]

Udah Gede, Kok Masih Disuapin?

Sampai saat ini, saya dan suami masih bergantian setiap hari menyuapi anak kami, Elkana yang sudah berusia 5 tahun.