Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Anak Aktif atau Hiperaktif?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  26 Feb '19


Ketika anak sedang asyik lari-larian atau jalan ke sana ke sini, seringkah Moms mendengar ada yang nyeletuk "Anaknya hiperaktif ya," atau "anaknya kayanya ga bisa diam banget, setiap ada barang mau diberantakkan, dibuang, dijungkirbalikkan."

Tapi apa anak aktif seperti itu sama dengan hiperaktif?

Jawabannya beda Moms. Hiperaktif itu gangguan tingkah laku yang tidak normal, disebabkan karena disfungsi neurologis dengan gejala utamanya sulit memusatkan perhatian. Dalam tingkah lakunya juga ada perbedaan, aku ringkas dari sumber yang aku baca:

Anak aktif biasanya mudah bosan dengan permainan tertentu karena kurang menarik dan menantang. Namun, ia juga bisa asyik dan fokus dengan mainan ataupun aktivitas yang memang disukai. Sedangkan, anak hiperaktif lebih mudah bosan dengan segala jenis mainan atau aktivitas dan gelisah setiap kali diminta duduk diam. Karena cakupan perhatian anak hiperaktif lebih pendek.

Pada waktu makan, anak aktif akan sulit diajak makan di meja makan karena ia merasa bosan. Biasanya, ia akan melakukan aktivitas lain, seperti menonton televisi saat sedang makan. Sedangkan, anak hiperaktif selain sulit diajak makan di meja makan, ia juga sering meninggalkan makanan sebelum habis, karena lebih tertarik melakukan hal lain.

Anak yang aktif akan lebih cepat menangkap serta mengingat kosakata baru. Saat emosinya sedang stabil dan tenang, ia dapat diajak berbicara bahkan mendengarkan orang lain berbicara. Sedangkan, anak hiperaktif cenderung berbicara dengan tempo yang cepat, volume tinggi dan kadang teriakan. Ia juga lebih sering menginterupsi atau memotong pembicaraan orang lain.

Dalam hal bersosialisasi dan berteman, anak aktif lebih bisa bersabar. Sedangkan, anak yang hiperaktif umumnya tidak akan mau mengalah atau bergantian dengan orang lain.

Anak hiperaktif bisa ditangani dengan bantuan psikiater. Sedangkan anak aktif cukup dibiarkan mengeksplorasi untuk mencukupi rasa penasarannya.

Jadi kalau anak kita aktif lalu dibilang hiperaktif bisa diprotes ya Moms, apalagi kalau anaknya masih bayi yang memang sedang aktif-aktifnya. Justru anak aktif itu tanda anak yang sehat dan cerdas.

 

Semoga bermanfaat.

By: Irene Felita

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2042 Irene Felita

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Dampak Positif Tantrum pada si Kecil

Tantrum ada manfaatnya? Benarkah demikian? Yuk simak yang berikut ini.

Cara Stimulasi Agar Anak Cepat Berjalan

Bagaimana caranya untuk menstimulasi si Kecil agar cepat berjalan? Yuk simak cerita berikut ini!

Manfaat Berenang Untuk si Kecil

Moms, udah kangen ajak si Kecil berenang? Sabar ya, tunggu pandemi berakhir. Simak manfaat berenang berikut ini yuk!

Beberapa Ide Bermain Saat Social Distancing

Saat social distancing seperti sekarang ini, ajak si Kecil germain yuk Moms and Dads!

Tertarik Menyekolahkan Anak di Sekolah Alam? Ini Plus Minusnya!

Sekolah alam tentunya berbeda dengan sekolah formal, mulai dari kurikulum, suasana hingga metode pembelajarannya.

Plus Minus Menggunakan White Noise

Tingkah laku si Kecil memang unik-unik ya, Moms? Kadang mengundang gelak tawa, tapi terkadang juga membuat jengkel.

Apa sih Pengaruh Seorang Ayah terhadap Anak?

Bagi semua orang, merawat anak selalu menjadi tanggung jawab bagi para ibu, karena mereka semua berpikir bahwa laki-laki bekerja mencari nafkah [...]

Tips Mengenalkan Alphabet pada Anak

Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengenalkan anak pada alphabet dengan cara. Apa saja itu?

Mengajarkan Kedisiplinan Tidur pada Anak

Adakah cara bagaimana agar anak bisa tidur tenang semalaman dan mungkin bisa tidur dan bangun teratur di jam yang sama?

Bermain dengan Stiker Banyak Manfaatnya Lho

Stiker itu bisa jadi alat bermain dan belajar yang menyenangkan dengan anak-anak lho. Apa saja manfaatnya?

Amankah Batita Bermain Pasir?

Apa hal positif dan risiko membiarkan anak bermain pasir?

Kemandirian Anak Muncul Melalui Metode Montessori

Telah banyak yang mengetahui bahwa metode belajar montessori memiliki beragam banyak manfaat bagi anak.

Main di Rumah VS Main di Luar Rumah

Moms kelompok mana? Suka si Kecil main di dalam rumah atau di luar rumah? Yuk simak cerita Mom Fiko berikut ini

Tips agar Anak Bisa Anteng Saat Bermain atau Dibacakan Buku

Moms si Kecil susah sekali duduk anteng saat main dan membaca? Yuk simak tips ala Mom Wahyu untuk mengatasinya

Komunikasi dengan si Bayi Yuk!

Walau belum bisa bicara & mengerti apa yang kita bicarakan, tapi bayi sudah bisa diajak berkomunikasi lho.

Pentingnya Sosialisasi pada Tumbuh Kembang Anak

Penting bagi anak untuk belajar bersosialisasi agar ia mulai belajar memikirkan orang lain selain diri sendiri.

Simak dan Pelajari Cara agar Bayi Tidak Rewel Waktu Mau Tidur

Mengapa si Kecil menjadi rewel setiap kali waktunya tidur dan bagaimana cara mengatasinya?

Ciri Anak Sehat Tidak Dilihat dari Fisiknya Saja

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga sangat penting bagi pertumbuhan si Kecil loh Moms!

Montessori Play: DIY Membuat Playdough di Rumah

Metode Montessori bisa Moms terapkan di rumah lho, dengan membuat DIY Playdough untuk si Kecil.

Perlukah Memakai Pagar Bayi?

Baby fence lagi happening banget ya Moms. Tapi, sebenarnya seberapa perlu sih penggunaan pagar bayi ini?