Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Amankah Antibiotik Selama Kehamilan?

HEALTH TIPS  |  PREGNANCY  |  21 Dec '17

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam 30 tahun terakhir menunjukkan bahwa dari 17% sampai 50% dari semua wanita hamil di manapun pasti mengkonsumsi antibiotik. Lantas, apakah penggunaan antibiotik selama kehamilan ini dianjurkan? Berikut adalah beberapa pembahasan mengenai penggunaan antibiotik selama kehamilan.

Apakah antibiotik mempengaruhi tes kehamilan? Obat apa pun tidak akan mempengaruhi hasil tes kehamilan. Satu-satunya pengecualian adalah obat-obatan yang mengandung hormon HCG kehamilan. Penggunaan ini digunakan untuk mengobati ketidaksuburan.

Apakah bumil harus mengkonsumsi antibiotik? Tidak ada gunanya mengkonsumsi antibiotik selama influenza, ISPA, dan ARD karena tidak berpengaruh pada virus. Ini juga berbahaya untuk di konsumsi ibu hamil, karena akan memberibeban tambahan pada hati dan  akan memperpanjang pemulihan.

Antibiotik bisa di konsumsi ketika ibu hamil mengalami beberapa kasus seperti?

  • Penyakit inflamasi
  • Bronchitis, sinusitis, pneumonia
  • Penyakit pada sistem genitourinary
  • Reumatik
  • Infeksi usus akut

Jika diperlukan, jenis antibiotik apa yang boleh di konsumsi ibu hamil, yaitu:

  •  Penisilin
  •  Sefalosporin

Ini digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih kronis. Tapi seorang wanita hamil harus berhenti minum obat ini sebelum minggu ke-36 untuk menghindari kelahiran bayi prematur. Dan jika anda perlu minum antibiotik selama kehamilan, disarankan minumlah vitamin untuk wanita hamil.

 

Antibiotik apa yang dikontra indikasikan selama kehamilan? 

  • Sangat berbahaya bagi hati seorang anak. Ini cenderung menumpuk di tulang. 
  • Obat ini bisa menyebabkan hilangnya pendengaran seorang anak.
  • Sumamed dan zitrolide hanya bisa dilakukan dalam kasus darurat, digunakan untuk mengobati sistitis. Obat ini dikontra indikasikan pada trimester pertama dan ketiga kehamilan.
  • Metronidazol, trichopolum, flagil. Obat-obatan ini digunakan selama penyakit menular urin ogenital.  Tidak dianjurkan penggunaan ini pada trimester pertama dan hanya bisa dilakukan pada trimester kedua dan ketiga saat organ bayi sudah berkembang.
  • Ciprofloxacin, nolycin, dan ciprolet memberi pengaruh negatif pada persendian anak. Obat-obatan dikontraindikasikan selama kehamilan.
  • Furagin, furamag,
  • Levomycetin mempengaruhi sumsum tulang anak dan melanggar pembentukan darah.
  • Biseptol memperlambat pertumbuhan dan perkembangan janin.
  • Pengaruh Mengkonsumsi Antibiotik Bagi Ibu Hamil

 

Sebaiknya hindari mengkonsumsi antibiotik pada trimester pertama kehamilan karena ini lah saat organ bayi terbentuk. Antibiotik yang diresepkan dengan benar dapat menghentikan dan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin. Trimester kedua dan ketiga kehamilan kurang berbahaya untuk asupan antibiotik. Janin sudah terbentuk, sehingga antibiotik tidak bisa menyebabkan patologi parah. Sebaiknya jangan merencanakan kehamilan segera setelah perawatan antibiotik.Berilah waktu tubuh anda pulih kembali.

 

Hal utama yang harus diketahui tentang antibiotik selama kehamilan :

  • Jangan minum antibiotik sampai bulanke 5 kehamilan tanpa kebutuhan akut. Dan jika anda masih harus minum obat ini, lakukan ini hanya di bawah pengawasan medis.
  • Ini perlu untuk mempertahankan kursus pengobatan dan dosis yang ditentukan. Jangan ubah apapun dirimu.
  • Beritahu dokter, keunikan genetik, dan khusus nya tentang alergi sebelum resep antibiotik.
  • Segera berhenti minum antibiotik dan konsultasikan ke dokter jika Anda melihat adanya efek samping atau ketidaknyamanan.

Semoga bermanfaat.

 

By: Babyologist Editor

1381 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories