Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Aktivitas si Kecil yang Tidak Perlu Dilarang

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  09 Jan '19

Memperhatikan tumbuh kembang si Kecil tak luput dari segala aktivitas yang dilakukan olehnya. Terkadang kita sebagai orang tua suka melarang aktivitas si Kecil tanpa mengetahui sisi positif dari aktivitas tersebut. Tidak semua aktivitas si Kecil perlu dilarang lho, Moms. Ada beberapa aktivitas yang justru memiliki sisi positif untuk perkembangannya. Berikut contoh dan penjelasannya.

Aktivitas si Kecil yang Tidak Perlu Dilarang

  1. Memasukkan tangan ke mulut
    Pada umumnya, orang tua akan melarang si Kecil yang senang memasukkan tangannya ke mulut. Padahal, aktivitas ini mempunyai sisi yang positif lho Moms. Memasukkan tangan ke mulut secara tidak langsung bisa menekan refleks muntah pada si Kecil ke posisi belakang. Walaupun pada awalnya si Kecil terlihat mual dengan aktivitas ini, Moms tidak perlu khawatir karena itu adalah prosesnya. Selain itu, bagi si Kecil, mulut adalah jendela dunia. Si Kecil belajar mengenal anggota tubuhnya dengan melakukan aktivitas ini. Ia mengenal tangannya, lalu kakinya. Tentunya Moms harus tetap memperhatikan kebersihan tangannya.
  1. Merobek tisu/kertas
    Si Kecil sangat tertarik dengan tisu atau kertas lalu merobek-robeknya? Biarkan saja, Moms. Aktivitas ini mampu mengasah kemampuan motorik si Kecil. Merobek-robek tisu atau kertas merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan bagi si Kecil. Dengan melakukan hal tersebut, si Kecil merasa bisa menghasilkan sesuatu yang 'baru'. Merobek kertas atau tisu bisa menimbulkan bunyi yang menarik. Selain itu, si Kecil belajar memegang serpihan tisu atau kertas yang berukuran kecil hasil sobekannya. Apalagi ketika melihat reaksi Moms, si Kecil semakin antusias tentunya. Pastikan kertas yang dimainkan si Kecil bukan surat berharga ya Moms dan jangan sampai tertelan olehnya.
  1. Menjatuhkan barang
    Ketika anak saya diletakkan di high chair dan diberikan beberapa mainan, ia kerap menjatuhkan mainan tersebut lalu melihat ke bawah. Begitu terus berulang setiap kali saya memberikan mainannya kembali. Ternyata ia sedang belajar hukum sebab akibat. Moms juga pernah mengalaminya? Si Kecil memiliki tingkat penasaran yang sangat tinggi. Ia selalu ingin tahu akibat apa yang akan ditimbulkan oleh sesuatu yang telah dilakukannya. Seperti menjatuhkan remote, lalu penutupnya terbuka dan baterai berhamburan, dan lain sebagainya. Begitu banyak hal yang ingin mereka pelajari di dunia yang baru mereka kenal.
  1. Merangkak ketika sudah bisa berjalan
    'Eh, kok merangkak lagi, nak?' Kalimat itulah yang sering saya dengar ketika anak saya masih merangkak padahal ia sudah bisa berjalan di usia 9 bulan. Ternyata merangkak adalah proses yang tidak boleh terlewati. Merangkak merupakan suatu kegiatan unik untuk melatih koordinasi tubuh dalam beraktivitas. Anak saya memang bisa berjalan di usia yang tergolong cepat, namun saya perhatikan koordinasi tubuhnya kurang tanggap dalam membaca situasi di sekelilingnya saat berjalan. Dengan aktivitas merangkak, si Kecil semakin cepat tanggap dalam mengkoordinasikan anggota tubuhnya terhadap lingkungan sekitar.

 

Semoga bermanfaat.

By: Zurrahmi ulya

Copyright by Babyologist

1710 Zurrahmi ulya

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Cara Mom Rahayuni Membantu Anak Cepat Berbicara

Perkembangan setiap anak memang berbeda, tapi cara-cara berikut ini bisa mendukung perkembangan kosakatanya.

Cara Stimulasi si Kecil untuk Merangkak

Bagaimana cara menstimulasi si Kecil untuk merangkak? Yuk ikuti langkah berikut ini Moms.

Bagaimana Membangun Rasa Percaya Diri si Kecil?

Percaya diri adalah suatu sikap yang harus dipelajari si Kecil. Lalu, bagaimana membangun sikap tersebut?

Mengapa Lagu Anak-anak Membantu Keterampilan Berbahasa Si Kecil?

Moms cobalah sering mengajak bernyanyi si Kecil karena ternyata banyak sekali manfaatnya

Sex Education untuk Balita

Mengajarkan pendidikan seks sejak dini sangatlah penting Moms. Ikuti beberapa tahapnya berikut ini.

4 Aktivitas Melatih Kemampuan Bicara Anak

Jika si Kecil termasuk auditory learners, coba 4 aktivitas ini untuk menstimulasi kemampuan bicaranya.

Tahapan Perkembangan Bicara Anak

Moms, apakah kemampuan bicara si Kecil mengikuti tahapan perkembangan sesuai dengan usianya?

Penyebab Keterlambatan Perkembangan Bicara dan Bahasa pada Anak

Perkembangan anak sangatlah cepat, salah satunya mengenai bicara. Speech delay bisa disebabkan oleh hal yang sering kita jumpai lho Moms. Yuk [...]

Bagaimana Cara Membantu si Kecil Berbicara?

Untuk membantu kemampuan bahasa dan berbicara si Kecil, sebaiknya Moms melakukan hal-hal berikut ini.

DIY Mainan Anak Ramah di Kantong ala Mom Rahayuni

Melakukan DIY mainan yang murah meriah bersama anak? Why not. Berikut beberapa DIY mainan ala Mom Rahayuni