Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Aktivitas Sensorik untuk Mendorong Indera Penglihatan, Peraba & Pendengaran

BABY  |  GROWTH & DEVELOPMENT  |  12 Jul '19


Untuk mendorong perkembangan sistem sensorik si Kecil terutama yang berkaitan dengan penglihatan, perabaan, dan pendengaran, Moms dapat melakukan aktivitas-aktivitas sebagai berikut:

1. Aktivitas sensorik untuk mendorong perkembangan indera penglihatan

Meskipun penglihatan bayi baru lahir tidak lebih dari 30 cm, dia sudah dapat melihat dengan detail wajah Moms. Biarkan dia mempelajari wajah Moms saat bermain. Si Kecil perlu menyaksikan ekspresi dan perilaku wajah Moms untuk mengembangkan keterampilan sosialnya juga.

Antara dua dan empat bulan, si Kecil akan mulai melakukan kontak mata dengan Moms. Ketika dia melakukannya, responslah dengan sesuai. Respons Moms terhadap isyarat kecilnya berkontribusi pada perasaannya dan membantu terbentuknya ikatan ibu-anak.

Selain kedua aktivitas tersebut, dorong perkembangan indera penglihatannya dengan cara menggerakan mainan melintasi bidang penglihatannya secara perlahan dan mendorongnya untuk memerhatikannya.

2. Aktivitas sensorik untuk mendorong perkembangan indera peraba

Dari sekitar lima bulan, si Kecil mungkin sudah dapat meraih benda-benda. Tempatkan mainan di tempat yang terlihat tetapi tidak terjangkau tangannya agar dia berusaha mengambilnya. Berikan mainan gantung di tempat tidurnya atau mainan yang bisa ditendangnya untuk mengajarkannya tentang sebab dan akibat.

3. Aktivitas sensorik untuk mendorong perkembangan indera pendengaran

Saat berbicara dengan si Kecil, beri dia kesempatan untuk merespons dengan senyum atau tawa. Ketika dia merespons, jawab kembali. Ini menunjukkan kepadanya bahwa Moms tertarik dengan apa yang dia katakan. Ini juga dapat mendorong perkembangan bahasa dan pemahamannya.

Mengoceh dan tertawa bersama si Kecil juga penting untuk kesejahteraan Moms. Interaksi semacam itu memicu pelepasan hormon cinta (oksitosin) pada orang dewasa. Hormon ini akan membantu menciptakan ikatan yang sangat dekat antara bayi dan orang tua.

Saat melakukan aktivitas-aktivitas tersebut di atas, perhatikan rentang waktu yang dihabiskan. Rentang perhatian bayi jauh lebih pendek jika dibandingkan dengan orang dewasa. Dia dapat dengan cepat kewalahan oleh stimulasi yang terlalu banyak. Perhatikan beberapa tanda si Kecil merasa lelah atau bosan melakukan aktivitas yang sedang dilakukan. Tanda-tanda tersebut termasuk menggosok-gosok mata, memalingkan muka, menangis, rewel, melengkungkan punggungnya, menutup matanya, atau tertidur.

Ketika tanda-tanda itu sudah muncul atau Moms merasa si Kecil sudah cukup dihibur, beri dia kesempatan beristirahat dengan membersihkan mainannya dan menggendong atau menyanyikan lagu dengan lembut. Jika dia terlihat mengantuk, cobalah untuk menidurkannya.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

411 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Growth Spurt : Debay Tumbuh Pesat dalam Hitungan Hari

Si Kecil tiba-tiba rewel, sering lapar, dan jam tidur berubah-ubah? Tenang Moms, bisa jadi si Kecil sedang mengalami growth spurt.

Jangan Lewatkan Fase Merangkak Bayi

Kenapa merangkak itu penting? Yuk simak berikut ini.

Bermain dan Belajar dengan Busy Book dari Fox and Bunny

Moms sedang mencari kegiatan untuk si Kecil selama #dirumahaja? Busy Book yang satu ini bisa jadi pilihan.

Stimulasi Motorik Halus pada Bayi 0-3 Bulan

Aktivitas apa saja yang bisa kita lakukan dengan bayi usia 0-3 bulan? Simak berikut ini!

Mengenal Pertumbuhan Tangan si Kecil

Bagaimana perkembangan tangan bayi sesuai dengan tonggak perkembangan yang seharusnya?

Benarkah Sering Mendengarkan Musik Klasik Dapat Membuat Bayi Lebih Pintar?

Kegiatan mendengarkan musik bersama si Kecil dapat menstimulasi indra pendengarannya.

Moms, Ini 10 Cara Menstimulasi Indra Penglihatan Si Kecil

Untuk membantunya merangsang penglihatan si Kecil di tahun pertamanya, Moms bisa melakukan beberapa hal berikut ini

10 Cara Menstimulasi Indra Pendengaran si Kecil

Bagaimana cara menstimulasi indra pendengaran si Kecil?

Benarkah Bayi Dilahirkan Bisa Berenang?

Bayi memang memiliki kemampuan alami untuk berenang, tetapi tentu saja dia membutuhkan bantuan Moms.

Si Kecil Suka Memasukkan Ponsel ke dalam Mulutnya, Amankah?

Ada masanya seorang bayi suka memasukkan berbagai benda ke mulutnya, salah satu contohnya adalah ponsel.

Moms, Inilah Beragam Manfaat Senam Bayi Bagi Tumbuh Kembang si Kecil

Melatih otot-otot besar si Kecil ketika dia baru saja dilahirkan akan mendukung pertumbuhan keterampilan motorik kasar

Penyebab Gangguan Motorik Kasar Pada Bayi Baru Lahir Hingga 1 Tahun

Apa saja penyebab gangguan motorik kasar pada bayi baru lahir hingga usia 1 tahun?

5 Hal yang Harus Ada pada Mainan Bayi Usia 0-6 Bulan

Mainan adalah sarana yang tepat untuk diberikan kepada bayi sebagai langkah menjelajahi lingkungan barunya.

5 Manfaat Kelas Musik dan Sensorik Bayi

Memasukkan si Kecil ke kelas musik banyak sekali manfaatnya loh Moms. Apa saja manfaatnya?

Kelas Musik Efektif Stimulasi Perkembangan Si Kecil

Kelas yang paling bermanfaat untuk menstimulasi perkembangan bayi adalah kelas musik. Mengapa demikian?

3 Pertanyaan Populer tentang Indra Pengecapan Bayi

Apabila Moms & Dads adalah orang tua baru, tentu akan ada banyak pertanyaan seputar perkembangan si Kecil.

Pada Usia Berapa Anak Bisa Bicara?

Sebelum dapat mengatakan sepatah kata, si Kecil akan berkomunikasi melalui tangisan dan tawa.

Tahap Perkembangan Penglihatan Bayi 0-1 Tahun

1 bulan setelah kelahiran bayi, pendengaran sudah stabil, tetapi perkembangan penglihatan membutuhkan waktu lama Moms.

Berenang Dapat Membantu Perkembangan Anak

Apakah Moms tahu bahwa berenang memiliki banyak manfaat untuk si Kecil? Yuk, simak informasi lengkapnya!

Happy Tummy Time

Apakah Moms sudah melakukan tummy time untuk si Kecil? Tummy time dapat memperkuat leher, otot kepala dan bahu si Kecil loh!