Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Akibat Menghiraukan Flat Head Syndrome

HEALTH TIPS  |  05 Sep '17

Flat Head Syndrome dialami oleh 13% bayi normal pada usia 2 bulan. Namun sebagian orangtua masih memiliki keraguan terkait banyaknya pendapat tentang Flat Head Syndrome bukanlah sindrom berbahaya yang membutuhkan treatment khusus.  Berikut merupakan ulasan mengenai pentingnya treatment bagi SI Kecil yang mengalami Flat Head Syndrome.

NHS (National Health Service) menyatakan bahwa umumnya Flat Head Syndrome dapat hilang dengan sendirinya dibantu tummy time, merubahan posisi tidur, dan menggunakan bantal yang memiliki kontur cekung. Akan tetapi, metode ini hanya berlaku pada Si Kecil pada usia kurang dari 12 bulan, mengingat tulang-tulang kepala Si Kecil akan mulai menyatu dan mengeras pada usia 12 hingga 18 bulan. Treatment Flat Head Syndrome pada Si Kecil berusia lebih dari 12 bulan hanya dapat dilakukan dengan operasi yang juga  hanya direkomendasikan pada beberapa kasus tertentu.

What happens of leaving it untreated?

  1. Menghambat aktivitas
    Beberapa aktivitas membutuhkan safety goods sebagai pelindung seperti olahraga bersepeda, panjat tebing, dan berkuda atau profesi sebagai pemadam kebakaran, kontraktor, dan tentara. Helmet yang diperuntukkan bagi profesi dan aktivitas tersebut hanya dibuat pada ukuran kepala normal, sehingga penderita flat head syndrome tidak dapat menggunakannya.
  2. Mempengaruhi aspek psikologis
    Penelitian menyatakan bahwa orang yang memiliki fisik normal akan lebih menarik dan terlihat pintar. Hal ini dapat memicu rasa tidak percaya diri bagi orang yang mengalami flat head syndrome sehingga mengganggu psikologisnya dalam bersosialisasi dan menjalani kehidupannya sehari-hari.
  3. Kecenderungan terhadap penyakit-penyakit fisik
    Beberapa hasil research memperlihatkan adanya hubungan antara flat head syndrome dengan keterlambatan perkembangan saraf, terutama pada fungsi motorik.  

Should you treat your child’s flat head syndrome?

Orangtua perlu mencaritahu lebih dalam terkait sindrom ini dan menyesuaikannya dengan kondisi Si Kecil. Self-correction tidak berlaku bagi semua anak dan dipengaruhi beberapa factor seperti usia, serta kondisi flat head syndrome yang dialami. Kuncinya ialah mengikuti instinct orangtua sebagai pihak yang paling memahami kondisi buah hatinya dan membuat keputusan bukan atas paksaan pihak lain.

By: Gabriela Iridi 

1556 Gabriela Iridi

Comments