Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

After Frenotomy Tongue Tie & Lip Tie Baby Qina

BABY  |  FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  30 Jun '19


Baby Qina, anakku yang lahir dengan berat 2880 gr, setelah 1 bulan berlalu beratnya hanya 2980 yang berarti hanya naik 100 gr aja dalam waktu 1 bulan. Sangat bingung apa yang salah, padahal aku setiap 2-3 jam pasti menyusui. Setelah konsultasi ke DSA, ternyata Bayi Qina Tongue Tie & Lip Tie. Menurut dokter berat badan yang tidak naik secara signifikan pada bayi baru lahir, salah satu yang paling banyak itu disebabkan oleh si tali lidah ini.

Nah salah satu cara mengatasinya adalah dengan frenotomy atau insisi, yaitu penyayatan tali atau membran tipis yang ada di bawah lidah dan di dalam bibir atas bayi. Saya pun sempat gak tega untuk melihat bayi mungilku disayat, tapi menurut penjelasan DSA jika tidak diinsisi bukan hanya akan ada gangguan saat bicara nanti (kalo kata orang akan cadel karena lidahnya pendek), tapi ternyata ada yang lebih membuat saya berpikir harus diinsisi segera, yaitu malnutrisi, penyerapan nutrisi yang akan terganggu sehingga tumbuh kembangnya pun akan ikut terganggu karena nutrisi yang didapat akan berkurang.

Kok bisa sampai nutrisinya kurang? Iya, karena saat bayi menyusu langsung di payudara ibu yang bayi dapat hanyalah si foremilk nya saja, bayi tidak mendapatkan lemak dari hindmilk karena permasalahan si tali lidah yang mengganggu pergerakan lidah sehingga bayi menyusu dengan keterbatasan dan tidak optimal. Setelah diinsisi, Baby Qina mulai belajar menyusu lagi karena harus ada penyesuaian dengan lidah barunya. Relaktasi yang dilakukan adalah menggunakan alat bantu Supplemental Nursing System atau SNS berbentuk botol yang dihubungkan dengan selang ke payudara saya sehingga Baby Qina menyusu dengan bantuan sufor dan ASI sekaligus agar nutrisi yang didapat seimbang.

Baby Qina menggunakan alat bantu SNS itu sampai umur 2 bulan, setelah itu dilepas dan hanya menyusu langsung seperti biasa lagi, dan sekarang berat badannya pun sudah mulai mengejar ketinggalan. Semoga cerita saya dan Baby Qina bisa bermanfaat untuk Moms yang juga memiliki masalah yang sama ya.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

208 Cisia Juwita

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Berhasil Relaktasi di saat Twins Usia 4 Bulan

Sedih banget rasanya waktu tau aku gak boleh memberikan ASI ke Ranaya setelah melahirkan.

Bye Bye Fever Pasca Vaksinasi DPT

Moms pasti sudah tak asing dengan imunisasi DPT, yang biasa diberikan ke anak sebanyak 5x sejak usia 2 bulan.

Milk Blister / Nipple Duct Saat Menyusui Anak Pertama

Kali ini aku mau sharing pengalaman aku tentang milk blister/nipple duct, atau penyumbatan ASI di puting.