Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Abortus di Usia Kehamilan 7 Minggu Tanpa Kuretase

MY STORY  |  PREGNANCY  |  30 Dec '19


Abortus atau keguguran menjadi ketakutan bagi para ibu yang sangat mendambakan hadirnya buah hati, termasuk saya waktu itu. Ya, Setelah menikah 1 bulan, betapa bahagianya saya test pack dan mendapat hasil positif. Suami sangat bahagia mendengarnya. Kami tidak menyangka secepat ini Tuhan memberi amanah untuk kami.

Tak sabar melihat gerak geriknya, di usia kehamilan 6 minggu saya memutuskan untuk periksa ke dokter kandungan. Namun, di luar dugaan, hasil USG belum menunjukkan tanda adanya janin maupun kantung janin. Ah betapa sedihnya. Meski dokter bilang ini hal yang biasa karena siklus mens tiap wanita berbeda dan itu jg mempengaruhi perkiraan usia si janin.

Saya dan suamipun pulang dengan perasaan deg-degan karena mengetahui belum ada apa2 di perut saya ini. Kami pun harus bersabar menunggu usia kehamilan 8 minggu untuk bisa mendengar detak jantung si bayi. Aktivitas saya sehari-hari waktu itu adalah kuliah dan mengajar di salah satu bimbingan belajar di Jogja. Dengan aktivitas yang cukup padat, saya akui saya merasa kelelahan. Namun, karena dalam hati saya ingin membiasakan calon buah hati saya untuk menjadi kuat, saya tetap melakukan aktivitas semampu saya.

Hingga suatu hari, tiba2 saya sakit perut seperti akan mens. Perasaan hati saya sudah tidak tenang, karena sejak dari rumah sakit, saya sudah searching tanda keguguran. Entah feeling atau bagaimana. Dan saat itu siang hari, di hari sabtu, 18 November 2017 saya benar-benar mengalami kesedihan yang jika saya rasakan sampai skrg rasanya tak ada yg menandingi kesedihan saya saat itu. Ya, kehilangan.

Setelah saya merasa sakit perut, saya mencoba menghubungi teman saya seorang bidan. Dia mengatakan jika dalam waktu 2 jam masih pendarahan saya disarankan segera ke IGD. Berharap darah ini segera reda, justru malah semakin banyak yg keluar seperti darah mens. Saya semakin sedih dan pesimis. Akhirnya sore hari saya memutuskan untuk ke IGD. Ketika di IGD saya di VT oleh dokter.

Pertama kali di VT masyaAllah rasanya sangat tidak nyaman. Kemudian saya diberi obat lewat vagina. Katanya itu obat penguat kandungan. Tapi justru pendarahan semakin jadi. Akhirnya saya di USG dan seketika dokter bilang jika rahim saya sudah bersih, tidak ada apa-apa. Ya Allah. Rasanya benar-benar down. Dan dokter bilang karena bibitnya kurang bagus sehingga janin tidak berkembang. Kebetulan memang dokter yang menangani saya terkenal dengan bahasanya yg keras, tapi beliau dokter cerdas. Maka, saya pun percaya jika beliau mengatakan rahim saya sudah bersih.

Alhamdulillah dokter tidak menyarankan untuk kuretase mengingat ini adalah kehamilan pertama dan usia keguguran kurang dari 8 minggu. Cukup dengan konsumsi obat pasti bersih ungkap beliau. Kata orang yg sudah pernah keguguran, hal ini justru lebih sakit daripada kuretase. Namun, berdasarkan pengalaman, saya tidak mengalami kesakitan yg dijelaskan orang-orang. Mungkin efek saya sudah terbiasa dengan sakit perut saat menstruasi.

Layaknya orang melahirkan, pasca abortus pun seorang wanita butuh disehatkan fisik dan mentalnya. Karena pasca abortus wanita tidak boleh melakukan kegiatan fisik berat selama beberapa minggu, juga saat itu emotional wanita masih cenderung naik. Ternyata hal ini telah diatur UU ketenagakerjaan tentang pemberian cuti bagi wanita pasca abortus selama 1,5 bulan, tentunya dengan surat keterangan dokter. Hal ini menunjukkan bahwa pasca abortus wanita butuh disehatkan kembali baik fisik maupun mentalnya. Pasca abortus juga dokter menyarankan saya untuk tidak boleh hamil dulu selama 3 bulan. Jadi selama 3 bulan diusahakan tidak hamil untuk menyeterilkan rahim.

Namun, beberapa kasus dokter akan membolehkan si ibu langsung hamil. Meski tidak boleh hamil, kami jg dilarang KB. Jadi diupayakan KB alami dulu. Alhamdulillah. Kami berhasil melewati fase 3 bulan tidak boleh hamil. Bagian ini harus komitmen kuat dengan suami. Pasca abortus banyak yang bilang kenapa tidak dikuret? Nanti nggak bersih lho? Yah, keguguran ya, semoga habis ini bisa cepet hamil lagi ya. Soalnya temenku habis keguguran malah lama hamilnya. Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang terkadang justru membuat saya down.

Tapi alhamdulillah Allah menjawab kekhawatiran saya dengan memberi amanah lagi pada bulan ke 4 pasca abortus. Alhamdulillah. Jangan pernah patah semangat ya Moms meski pasca abortus. Yakinlah bahwa rejeki Tuhan yg menentukan. Bahkan orang yg punya kista pun bisa hamil jika Tuhan menghendaki, apalagi kasus abortus. Harus selalu yakin bahwa Tuhan telah menyiapkan yg terbaik untuk kita Moms.

Terakhir saya simpulkan bahwa penyebab abortus yang saya alami bukan karena faktor kelelahan dan sebagainya. Karena menurut dokter 80% kasus abortus itu penyebabnya dari dalam tubuh kita Moms, artinya faktor penyebab paling dominan abortus berasal dari kondisi tubuh kita seperti pembuahan tidak sempurna atau janin tumbuh ditempat yg salah (hamil di luar kandungan) bukan faktor di luar tubuh kita misal kecapekan atau banyak aktivitas. Toh banyak juga ibu hamil yang banyak aktivitas dan kehamilannya tetap aman. Jadi jangan takut beraktivitas saat hamil ya Moms. Hanya perlu diatur porsinya saja.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

205 Meidisya Isnaini

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Begini Efeknya Kalau Menunda KB

Moms ada yang berencana KB tapi terus tertunda? Wajib simak cerita yang satu ini!

Jangan Sepelekan Pemeriksaan USG Saat Kehamilan, Ini Alasannya!

USG di masa kehamilan itu penting loh Moms! Yuk, simak ulasan berikut ini.

Ceritaku Hamil Kembar dan Mengalami Preeklampsia

Dibalik kelucuan memiliki bayi kembar, ternyata ada hal-hal yang perlu diwaspadai, salah satunya preeklampsia.

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?