Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

9 Kandungan ASI yang Paling Bermanfaat bagi si Kecil

FEEDING  |  16 Feb '19


Para ahli merekomendasikan untuk menyusui ASI secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan si Kecil. Setelah itu, ASI masih direkomendasikan bersama dengan makanan pendamping ASI (MPASI).

ASI terdiri dari berbagai macam substansi yang kompleks. Komposisi ASI terdiri dari 200 substansi berbeda. ASI Moms dengan Moms lainnya bisa berbeda, Bahkan, komposisi ASI Moms tidak akan tepat sama sepanjang waktu. Komposisi ASI terus berubah selama setiap menyusui dari waktu ke waktu untuk memenuhi kebutuhan si Kecil yang sedang tumbuh.

Berikut adalah komposisi utama ASI:

1. Air

ASI terdiri dari sekitar 90% air. Air dalam ASI di antaranya menjaga agar si Kecil tetap terhidrasi, membantu mengatur suhu tubuh, melumasi sendi, dan melindungi organ.

2. Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi nomor satu tubuh. ASI mengandung gula susu yang dikenal sebagai laktosa sebagai sumber karbohidrat utama. Ada jauh lebih banyak laktosa dalam ASI jika dibandingkan dengan susu sapi. Manfaat laktosa adalah sebagai sumber energi utama untuk pertumbuhan dan perkembangan terutama perkembangan otak. Oligosakarida yang dikandung ASI juga diperlukan untuk mempromosikan bakteri sehat di usus. Bakteri sehat itu akan melindungi usus si Kecil dari diare bayi.

3. Lipid

Kandungan lipid mungkin hanya sebesar 4% dari ASI. Namun, lipid memberikan 50% kalori yang didapat si Kecil dari ASI. Lipid adalah sumber utama energi, kolesterol, dan asam lemak esensial seperti DHA. Mereka diperlukan untuk perkembangan otak, sistem saraf, dan penglihatan si Kecil. Lipid juga bertanggung jawab atas kenaikan berat badan bayi Anda saat ia tumbuh. ASI Moms harus mengandung semua lemak yang dibutuhkan si Kecil. Namun, jika Moms menjalankan diet vegetarian, diskusikan apakah Moms perlu mengonsumsi suplemen DHA jika dianjurkan oleh dokter.

4. Protein

Manfaat protein adalah untuk membangun, memperkuat, dan memperbaiki tubuh. Hormon, enzim, dan antibodi dihasilkan dengan bantuan protein. Si Kecil akan sangat mudah mencerna protein dalam ASI sehingga dapat tumbuh dan berkembang.

Salah satu protein yang sangat penting dalam ASI adalah laktoferin. Protein tersebut berfungsi untuk memindahkan zat besi ke seluruh tubuh si Kecil dan membantu melindungi usus dari infeksi.

5. munoglobulin

Antibodi imunoglobulin dapat melawan penyebab penyakit seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit. Sifat kekebalan yang ditemukan dalam ASI juga dapat membantu melindungi si Kecil dari flu biasa, infeksi telinga, muntah, diare, dan infeksi berbahaya lainnya yang memengaruhi bayi baru lahir.

Antibodi utama dalam ASI adalah secretory immunoglobulin A (IgA). IgA melapisi paru-paru dan usus si Kecil. Itu menutup mereka untuk mencegah kuman memasuki tubuh dan darah si Kecil. Antibodi dalam ASI bahkan lebih penting jika Moms melahirkan bayi prematur atau bayi yang akan menghabiskan banyak waktu di tempat penitipan anak.

6. Hormon

Hormon berfungsi mengontrol pertumbuhan dan perkembangan, metabolisme, stres, rasa sakit, dan tekanan darah. ASI mengandung prolaktin, hormon tiroid, faktor pertumbuhan, relaxin, endorfin, erythropoietin, kortisol, leptin, estrogen, progesteron, dan banyak lagi.

7. Enzim

ASI mengandung lebih dari 40 enzim. Beberapa enzim membantu pencernaan dengan menghancurkan lemak atau protein, dan lainnya melindungi si Kecil dari kuman dan penyakit. Ada juga enzim yang belum diketahui kegunaannya. Namun, enzim-enzim tersebut memerankan peran penting dalam kesehatan dan perkembangan si Kecil.

8. Vitamin

Vitamin membuat tulang, mata, dan kulit sehat serta mencegah berbagai macam penyakit seperti kudis dan rakhitis. 

9. Mineral

Kandungan mineral dalam ASI ternyata cukup banyak lho Moms, misalnya zat besi, seng, kalsium, natrium, klorida, magnesium, dan selenium. Mineral dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Mereka membantu membangun tulang yang kuat, membuat sel darah merah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, dan menjaga otot dan saraf berfungsi dengan baik.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

736 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kunci Sukses Menyusui

Apa Moms tahu bangaimana kiat sukses menyusui bayi? Yuk simak tips-nya di sini!

Moms, Ketahui Masalah yang Timbul karena Hiperlaktasi Berikut Ini

Apa saja masalah yang ditimbulkan akibat hiperlaktasi?

Hiperlaktasi: Pengertian, Tanda, Penyebab Dan Pengobatannya

Yuk Moms cari tahu lebih dalam lagi mengenai masalah menyusui yang sering muncul yaitu hiperlaktasi

11 Sumber Makanan Pelancar ASI

Kesulitan memenuhi kebutuhan makanan si Kecil? Coba konsumsi beberapa sumber makanan pelancar ASI ini.

Penyebab dan Cara Mengatasi Payudara Bocor pada Ibu Menyusui

Adalah normal ketika payudara Moms bocor atau ASI mengalir kencang selama beberapa minggu pertama setelah melahirkan.

Sakit Saat Pertama Kali Menyusui? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

Apabila Moms merasa sakit ketika si Kecil pertama kali menyusui, Moms tidaklah sendiri.

4 Masalah Serius Menyusui yang Perlu Penanganan Medis

Beberapa masalah menyusui berikut memerlukan penanganan medis. Apa sajakah itu?

Apakah Ibu dengan Puting Terbalik (Inverted Nipples) Masih Bisa Menyusui?

Inverted nipples adalah puting yang tertarik ke bawah permukaan kulit dan tidak memiliki tonjolan normal.

5 Masalah Umum dalam Menyusui dan Solusinya

Meskipun dikaruniai anggota & organ tubuh yang didesain untuk menyusui, bukan berarti hal itu mudah bagi Moms.

Apa itu Kualitas ASI?

Selain memerhatikan kuantitas ASI, Moms juga harus memerhatikan kualitasnya. Bagaimana caranya?

5 Gejala Awal Kanker Payudara

Apakah Moms memiliki beberapa gejala seperti gatal dan sakit serta kulit memerah pada area payudara? Waspada kanker!

Ibu Menyusui Ikut Puasa? Kenapa Tidak?

Sebagai ibu menyusui, saya ikut bersemangat ingin ikut berpuasa.

Ini Delapan Tanda Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor yang terasa seperti benjolan ketika sel-sel di dalam payudara tumbuh tidak normal dan tidak terkendali.

Segera Batalkan Puasa Ramadan Jika Mengalami Gejala Ini

Moms yang sedang menyusui sebenarnya tidak diwajibkan berpuasa.

Tips Menyusui Lancar Saat Sedang Berpuasa

Secara medis tetap menyusui di saat bulan puasa bukan hal yang dilarang. Nah berikut tips bagi busui saat puasa

Apakah Bayi Non-ASI Memerlukan Susu Lain? Begini Menurut WHO

Bagaimana jika anak terpaksa tidak dapat menerima ASI hingga usia 2 tahun? Apakah perlu susu lain?

5 Hal Penting dalam Menu Berbuka Ibu Menyusui

Ibu menyusui yang memutuskan untuk berpuasa harus mempersiapkan fisik, mental, dan spiritualnya secara memadai.

Membuat ASI Booster Untuk Busui yang Berpuasa

Moms harus memperhatikan asupan nutrisi Moms saat sahur dan buka puasa, yuk coba resep ala Mom Lisa berikut!

Induksi Laktasi, Apa Itu?

Induksi laktasi biasanya dilakukan untuk para ibu yang ingin atau sudah mengadopsi bayi.

Tips Melancarkan ASI setelah Melahirkan

Hi Moms, jumpa lagi nih tentunya sharing lagi kali ini soal ASI yang belum keluar setelah melahirkan.