Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

8 Langkah Rahasia Rawat Kulit Si Kecil Agar Selalu Mulus dan Sehat

BABY  |  BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  19 May '21


Bayi tidak memerlukan perawatan kulit seperti orang dewasa. Persepsi tersebut ternyata salah, lho, Moms! Bayi justru memiliki kulit yang cenderung sensitif dan memerlukan perlindungan dan perawatan khusus. Tidak hanya itu, Moms, berikut ini beberapa fakta mengenai kulit bayi yang masih banyak orang belum tahu.

Fakta-fakta mengenai kulit bayi

Kulit bayi baru lahir dilapisi pelembab alami

Sebelum lahir, kulit si Kecil dilapisi zat putih lilin yang disebut vernix. Zat tersebut melindungi dan melembabkan kulit bayi secara alami. Vernix juga mengandung lipid, protein, asam amino, dan senyawa anti-bakteri serta anti-mikroba. Semua kandungan dalam vernix sangat berperan untuk melindungi si Kecil yang masih lemah dari zat luar yang dapat mengiritasi dan menginfeksi kulitnya. Pada bayi yang lahir prematur, tubuhnya mungkin ditutupi rambut halus (lanugo) selama beberapa hari pertama kehidupannya.

Kulit bayi 30% lebih tipis daripada kulit orang dewasa

Di balik kulit bayi yang terasa sangat halus, ternyata kulitnya lebih tipis 30% daripada kulit orang dewasa. Itulah sebabnya kulit si Kecil rawan terkena infeksi dan ruam, kemerahan ketika kepanasan, dan kebiruan ketika udara sekitarnya dingin. Seiring dengan berjalannya waktu, yaitu hingga usia si Kecil 12 bulan, kulitnya akan lambat-laun memiliki ketebalan seperti kulit orang dewasa.

Kulit bayi lebih mudah kering hingga 5 kali lipat daripada kulit orang dewasa

Lapisan atas kulit (stratum corneum) bayi baru lahir sangat tipis. Lapisan dinding (corneocytes) yang ada di stratum corneum tersebut berperan menjaga kelembaban. Meski begitu, karena stratum corneum bayi sangat tipis, corneocytes pada bayi juga kecil dan renggang. Hal inilah yang menyebabkan kulit bayi kurang mampu menahan air sehingga mudah kering. Cuaca merupakan faktor yang dapat memperparah kondisi kulit kering, terutama cuaca dingin dan musim penghujan.

Kulit bayi dapat berubah warna

Terlepas dari etnis Moms & Dads, kulit si Kecil yang baru lahir akan berwarna kemerahan hingga keunguan. Hal ini normal bahkan apabila Moms mendapati kulit di daerah tangan dan kakinya kebiruan sementara bayi lain yang baru lahir memiliki kulit berwarna pink. Saat sistem sirkulasinya meningkat, kulit si Kecil akan menyesuaikan dan mengembangkan warna kulit permanennya. Warna kulit permanen si Kecil mungkin belum kelihatan hingga usianya 6 bulan.

Lebih lanjut, banyak Moms yang tidak menganggap perawatan kulit bayi sebagai hal yang penting. Mereka lebih memikirkan bagaimana cara memenuhi nutrisi si Kecil agar dapat bertumbuh kembang optimal. Padahal, kesalahan-kesalahan dalam perawatan kulit bayi dapat membuatnya merasa tidak nyaman bahkan mendatangkan penyakit. Oleh sebab itu, hindari hal-hal yang bisa menyebabkan kulit si Kecil kering, gatal-gatal, iritasi, dan gangguan kulit lainnya.

Kesalahan-kesalahan dalam merawat kulit bayi

Memandikan si Kecil terlalu sering

Faktanya, terlalu sering memandikan dan mengeringkan tubuh si Kecil usai mandi membuatnya lebih rentan terhadap ruam dan infeksi. Untuk membersihkan si Kecil dari kotoran, Moms cukup menggunakan waslap lembab saat mengelap leher, kaki, lengan, dan area popok. Untuk area genital si Kecil, bersihkan dengan sedikit air ditambah sabun khusus bayi.

Perlu Moms tahu, si Kecil yang keseringan kontak dengan air, lebih dari 3 kali dalam seminggu, malah akan mempunyai kulit yang cepat kering karena kadar minyak alami di tubuhnya terkikis. Saat si Kecil yang berusia di bawah 3 tahun mandi, batasi waktunya tidak lebih dari 10 menit dan tidak lebih dari sekali sehari.

Memberikan bedak terlalu banyak usai mandi

Nah, kebiasaan memakaikan bedak banyak-banyak usai mandi masih sering dijumpai, nih, Moms! Padahal, bayi tidak perlu pakai bedak atau memakai bedak terlalu sering. Pasalnya, si Kecil dapat menghirup butiran bedak yang sangat halus. Akibatnya, si Kecil malah rentan mengalami masalah paru-paru terutama jika dia memiliki gangguan pernapasan bawaan seperti asma.

Menjemur si Kecil langsung di bawah terik matahari

Karena kulit yang sangat tipis, bayi (bahkan mereka yang memiliki kulit lebih gelap), berisiko lebih tinggi terbakar sinar matahari daripada orang dewasa. Moms perlu menghindarkan si Kecil dari paparan sinar matahari langsung terutama antara pukul 10 pagi hingga 2 siang.

Jika ingin menjemur si Kecil agar kebutuhan vitamin D-nya terpenuhi, lakukan di pagi hari yaitu pukul 7-9 pagi. Cukup jemur si Kecil selama 15 menit di samping jendela atau teras rumah.

Menggunakan produk yang tidak cocok dengan kulit si Kecil

Tidak semua produk perawatan kulit cocok untuk kulit bayi dan direkomendasikan oleh dokter anak. Pilihlah produk khusus untuk bayi yang memiliki tingkat pH netral (pH 5,5). Sabun mandi untuk orang dewasa biasanya memiliki pH antara 9-10 dan sabun alkali memiliki pH sebesar 14. Sabun dengan pH tinggi terlalu agresif pada kulit, dapat mengeringkan kulit si Kecil, menghilangkan minyak dari permukaan kulit, dan mengubah pH kulit.

Untuk bayi dan balita, Moms perlu memilih produk perawatan kulit yang bebas sabun, bebas pewangi, dan tidak mengandung pewarna. Hindari juga produk yang mengandung Paraben dan Sodium Lauryl Sulfate (SLS).

Moms perlu tahu, paraben dapat mengiritasi kulit si Kecil. Tidak hanya itu, paraben dapat mengganggu fungsi hormon. Padahal, sistem hormon pada bayi belum tumbuh sempurna sehingga dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada sistem endokrin yang sedang berkembang.

Sementara itu, SLS dapat mengiritasi kulit, menyebabkan eksem dan kulit kering, kasar, atau memerah, terutama dalam konsentrasi tinggi atau bila sering digunakan. SLS juga dapat menyebabkan iritasi mata, rambut rontok, kerutan pada kulit kepala yang mirip ketombe, dan reaksi alergi.

Moms dapat menerapkan rutinitas perawatan kulit si Kecil dengan menggunakan produk skincare khusus bayi yang komposisinya jelas aman. MOMAMI menyediakan produk skincare yang dapat Moms aplikasikan pada kulit si Kecil tanpa takut kulitnya akan kering atau alergi.

Semua produk skincare MOMAMI mengandung bahan alami yang telah teruji secara dermatologi, hypoallergenic, tidak mengandung SLS dan Paraben, dan bersertifikasi halal. Bahkan, artis ternama Sandra Dewi juga merekomendasikan MOMAMI serta menggunakan MOMAMI untuk merawat kulit Mika.

Lantas, bagaimana, ya, step by step merawat kulit si Kecil yang dapat Moms lakukan setiap hari?

1.  Bersihkan rambut si Kecil dengan menggunakan shampoo mengandung pelembab alami

Gunakan MOMAMI Happy Hair Wash untuk membersihkan rambut dan kulit kepala si Kecil. Kandungan Royal Jelly dalam shampoo bertindak sebagai pelembab alami untuk melembutkan rambutnya. Diperkaya dengan Rice Bran Oil untuk merangsang pertumbuhan dan menguatkan rambut, serta Soy Bean Protein yang memperbaiki kerusakan rambut dan menjadikannya berkilau. Formulasi khususnya membuat shampoo ini tidak pedih di mata, cocok untuk kulit yang paling sensitif sekali pun.

2.  Mandikan si Kecil dengan sabun khusus bayi

MOMAMI Bubble Body Wash diformulasikan khusus untuk kulit bayi yang sensitif. Body Wash ini mengandung Alpha-hydroxy Acid (AHA) pada Goat’s Milk yang dapat mengangkat sel-sel kulit mati, Rice Bran Oil untuk melembabkan dan menghaluskan kulit, serta Soy Bean Protein yang menjaga keelastisan kulit dan mencegah radikal bebas.

3.  Gunakan pembersih top to toe yang aman untuk kulit dan rambut bayi

MOMAMI Top to Toe Wash merupakan pembersih yang bisa dipakai untuk keramas dan mandi si Kecil. Kandungan Rice Bran Oil pembersih yang tidak pedih di mata ini mampu melembabkan dan menghaluskan kulit. Sementara itu, Aloe Vera yang ada di pembersih 2-in-1 ini membantu melembutkan rambut dan menjaga rambut tetap bersinar. Sedangkan kandungan Vitamin E mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas dan paparan sinar UV.

4.  Aplikasikan gel pelindung untuk cegah kulit kering dan iritasi

Oles MOMAMI Bouncy Baby Yogurt untuk melembabkan dan menjaga kekenyalan kulit si Kecil. Kandungan Aloe Vera di dalamnya berfungsi memperbaiki jaringan kulit yang rusak dan melembabkannya. Bouncy Baby Yogurt diperkaya dengan Chamomile sebagai zat aktif antimikroba yang dapat pula mengurangi peradangan. Apabila kulit si Kecil mengalami dermatitis, kandungan Calendula pada Bouncy Baby Yogurt mampu membantu menenangkan kulit dan secara umum memberikan nutrisi kulit. Terakhir, gel pelindung ini mengandung formula khusus yang cepat meresap ke kulit dan tidak lengket sehingga si Kecil tetap merasa nyaman.

5.  Oleskan krim muka khusus untuk melindungi wajah lembut si Kecil

Oleskan MOMAMI Cutie Facial Cream di wajah lembut si Kecil. Diperkaya dengan Sun Flower Oil, krim muka ini membantu melawan ruam dan menyembuhkan iritasi ringan pada wajah bayi. Sementara itu, kandungan Olive Oil membantu memberi nutrisi dan merawat kulit kering si Kecil. Facial cream yang direkomendasikan untuk diaplikasikan sebelum tidur ini juga mengandung fatty acid pada Rice Bran Oil yang melembabkan dan menghaluskan kulit.

6.  Oleskan bedak cair terutama di lipatan kulit si Kecil untuk menghindari biang keringat

Biang keringat adalah masalah kulit yang sering muncul pada bayi. Biasanya, biang keringat yang ditandai dengan bentol-bentol kecil berwarna merah muda tersebut muncul di lipatan kulit, ketiak, leher, dan selangkangan. MOMAMI Silky Liquid Talc dapat menyerap keringat berlebih sehingga mengurangi risiko biang keringat. Bedak cair yang tidak lengket ini diperkaya dengan Sweet Almond untuk menjaga kelembaban kulit serta melembutkan dan menghaluskan kulit. Tidak hanya itu, bedak ini juga mengandung Olive Oil sehingga membantu memberikan nutrisi dan merawat kulit si Kecil.

7.    Oles balsem khusus untuk mencegah ruam popok usai mengganti celana si Kecil

Kondisi kulit di sekitar pantat si Kecil yang lembab atau kering dapat meningkatkan risiko timbulnya ruam popok. Cegah hal tersebut dengan mengoleskan MOMAMI Chubby Bum Balm setiap kali habis mengganti popok si Kecil. Kombinasi sempurna Sun Flower Oil dan Olive Oil mampu menyembuhkan iritasi, memberi nutrisi, dan merawat kulit kering pada bayi sekaligus diperkaya dengan Shea Butter sebagai pelembab alami dan perawatan berbagai penyakit kulit seperti ruam dan gigitan serangga. Chubby Bum Balm merupakan pilihan tepat Moms atasi ruam popok si Kecil. Formulanya juga sudah dirancang sedemikian rupa sehingga bisa digunakan untuk kulit sensitif.

8.  Balur tubuh si Kecil dengan minyak esensial agar dia merasa nyaman

Si Kecil yang kulitnya sensitif seringkali merasa gelisah, susah tidur, rewel, hingga kolik. Untuk membantu menenangkannya, lumuri tubuhnya dengan MOMAMI Dreamy Calming Cream. Krim ini mengandung Peppermint yang dapat menghangatkan tubuh bayi karena kembung/kolik dan menenangkan iritasi kulit. Kandungan Lavender yang berfungsi sebagai aroma alami bersifat lembut dan membuat rileks untuk mempercepat proses tidur si Kecil.

Bagaimana, Moms? Sudah tahu, kan, apa saja yang perlu Moms lakukan agar kulit si Kecil mulus dan sehat? Silakan dipraktekkan sesegera mungkin, ya, Moms!

MOMAMI bantu Moms mewujudkan Healthy Skin, Happy Baby

MOMAMI is #MadeForMi

Referensi: Babycenter 1, Babycenter 2, Hello Sehat, What to Expect

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

10337 Momami Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kenapa sih Perlu Mengukur Lingkar Kepala si Kecil Setiap Bulan?

Kenapa sih Perlu Mengukur Lingkar Kepala si Kecil Setiap Bulan? Mengukur lingkar

Tips Gampang Menyapih Si Kecil

Cepat atau lambat, Moms perlu menyapih si Kecil dari minum susu. Tidak ada pendekatan universal