Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

8 Keluhan Bumil Saat Perkembangan Kehamilan di Minggu 24

PREGNANCY  |  09 Mar '19

Perkembangan kehamilan di minggu 24 merupakan tahap kematangan yang wajib Moms perhatikan baik-baik. Perkembangan janin semakin terlihat signifikan dari struktur wajah, organ vital, dan ukuran tubuh yang membesar. Umumnya, ibu hamil mengeluhkan banyak hal ketika usia kehamilan memasuki minggu ke-24. Simak daftar keluhan ibu hamil dan solusinya berikut ini:

Beragam Keluhan Ibu Hamil di Usia Kehamilan 24 Minggu

Gatal pada perut dan payudara

Perubahan hormon secara signifikan seiring dengan kehamilan yang semakin membesar membuat Moms merasakan berbagai hal yang tidak mengenakkan. Gatal-gatal di sekitar perut dan payudara sering dirasakan ibu hamil dengan usia kehamilan 24 minggu. Mungkin Moms ingin menggaruknya, namun, hal tersebut hanya akan menimbulkan stretch mark.

Nyeri perut

Pada usia kehamilan 24 minggu, perut Moms mengencang. Kencangnya perut ini disebabkan karena di antaranya pergerakan bayi, pertumbuhan rahim, dan gas berlebih dalam perut. Moms harus bisa membedakan gejala perut kencang yang sedang Moms rasakan itu kontraksi atau kram perut. Tanyakan kepada dokter bagaimana cara membedakannya, apa yang harus Moms lakukan ketika hal itu terjadi, dan apa langkah Moms jika ternyata rasa tersebut membuat Moms tidak nyaman beraktivitas.

Keputihan pada Miss V

Keputihan atau cairan bening yang keluar pada miss V merupakan hal yang normal terjadi pada ibu hamil. Kadar keputihan meningkat karena peningkatan hormon estrogen dan peningkatan aliran darah selama masa kehamilan. Selama keputihan tidak berbau, tidak mengandung darah, terasa gatal, dan ciri-ciri tidak normal lainnya maka Moms tidak perlu khawatir.

Keluar flek pada usia kehamilan 24 minggu

Pendarahan atau flek berwarna cokelat yang keluar saat trimester kedua dapat disebabkan oleh stres, terlalu lelah, plasenta robek, cedera pada Miss V, leher rahim robek, dan hubungan seksual yang terlalu keras. Apabila pendarahan terjadi dalam kurun waktu lama maka sebaiknya Moms mengunjungi dokter kandungan agar mendapat penanganan yang tepat.

Gerak janin kurang aktif

Moms dapat merasakan pergerakan janin lebih aktif pada perkembangan kehamilan di minggu 24. Moms dapat merasakan tendangan kecil kaki dan lengan si Kecil dari dalam perut. Namun, apabila gerakan janin kurang aktif dibandingkan kehamilan sebelumnya maka Moms dapat mengonsumsi makanan manis. Glukosa dapat membuat si Kecil lebih aktif tetapi jangan dikonsumsi berlebihan ya Moms.

Tali pusar tersumbat

Tali pusar merupakan organ yang berfungsi menyalurkan nutrisi dari ibu ke janin. Tali pusar yang tersumbat umumnya dikenal dengan penyumbatan plasenta sehingga nutrisi janin tidak dapat dipenuhi dengan sempurna dan menghambat pertumbuhan bayi. Lebih baik Moms konsultasi dengan dokter kandungan untuk memastikan kondisi kesehatan janin.

Solusi Permasalahan Umum Usia Kehamilan 24 Minggu

Mengoleskan krim pereda rasa gatal

Solusi untuk meredakan rasa gatal pada perut dan payudara adalah mengoleskan krim khusus. Selain untuk menghilangkan rasa gatal, mengoleskan krim dapat mengurangi stretch mark setelah melahirkan.

Menjaga gaya hidup yang sehat

Pada tahapan ini, Moms wajib berhati-hati menjaga kandungan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Perhatikan psikologi, makanan, vitamin, berat badan, dan hal-hal lainnya agar selalu berada dalam kondisi normal dan tidak membahayakan janin. Jauhi rokok, minuman keras, stres, dan bekerja terlalu keras. Lebih baik Moms sering beristirahat untuk kesehatan si calon jabang bayi.

Coba untuk relaksasi

Umumnya ibu hamil merasa cemas pada perkembangan kehamilan di minggu 24. Selain gejala kecemasan, kaki sering merasa nyeri dan bengkak karena harus menopang tubuh. Untuk menghindari hal tersebut, Moms dapat berendam di air hangat sambil berlatih pernapasan dengan cara menarik napas dalam-dalam melalui hidung dan mengeluarkan lewat mulut secara pelan-pelan. 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

231 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories