Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

7 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Si Kecil yang Alergi

BRANDS  |  22 Sep '20


Pandemi COVID-19 telah mengubah rutinitas sehari-hari kita baik itu di rumah maupun di luar rumah. Setelah melalui masa isolasi mandiri di rumah, kita bersiap-siap menghadapi era Adaptasi Kebiasaan Baru.

Sektor bisnis dan komunitas telah membuka layanannya secara bertahap. Peraturan bepergian pun sudah dilonggarkan. Namun, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan mencegah penularan virus Corona. Physical distancing di ruang publik diterapkan secara ketat. Kita pun juga harus terus menjaga kebersihan diri, salah satunya, dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.

Bagi Moms yang memiliki anak, terutama usia balita, Moms perlu mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan diri pada mereka. Moms juga perlu mendukung kesehatan si Kecil dengan cara melakukan upaya-upaya meningkatkan daya tahan tubuh.

Sistem kekebalan tubuh yang tangguh akan membentengi tubuh si Kecil dari penyakit. Sistem imun adalah garis pertahanan pertama tubuh terhadap mikroorganisme  penyebab penyakit. Dokter Spesialis Anak Dra. Gelline Suderio sebagaimana dikutip Business Inquirer menyatakan bahwa tubuh tidak dapat secara alami menghasilkan semua vitamin dan mineral yang diperlukan. Untuk dapat meningkatkan kekebalan tubuh, kita disarankan untuk menjalankan hidup sehat. Langkah-langkah berikut dapat Moms jalankan untuk membantu mengurangi risiko si Kecil sakit sekaligus meningkatkan daya tahan tubuhnya.

 

Cara meningkatkan imunitas si Kecil

1. Berikan ASI eksklusif

ASI mengandung antibodi penambah kekebalan tubuh dan sel darah putih. Kolostrum alias ASI yang pertama kali muncul sangat kaya akan antibodi penangkal penyakit. Karena itulah, banyak dokter merekomendasikan agar ibu menyusui secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan. Jika karena suatu hal ASI eksklusif sulit dilakukan, setidaknya Moms perlu berkomitmen untuk mencoba menyusui si Kecil 2 hingga 3 bulan pertama.

2. Sajikan lebih banyak sayur-sayuran dan buah-buahan

William Sears, M.D., pengarang The Family Nutrition Book menyarankan para orang tua untuk memberikan sayuran dan buah yang mengandung karotenoid seperti wortel, buncis, jeruk, dan stroberi. Karotenoid diketahui mengandung fitonutrien yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara meningkatkan produksi sel darah putih dan interferon. Sel darah putih bersama dengan interferon, antibodi yang melapisi permukaan sel sehingga menghalangi virus, bersama-sama bekerja melawan infeksi.

Usahakan si Kecil terpenuhi kebutuhan sayuran dan buahnya dengan cara menghidangkan lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Ukuran seporsi ini adalah sekitar 2 sendok makan untuk balita dan sekitar 1 gelas untuk anak-anak.

3. Maksimalkan waktu tidur

Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang kurang tidur lebih rentan terhadap penyakit karena kondisi tersebut dapat mengurangi kuantitas sel yang dapat menyerang mikroba dan sel kanker. Kondisi tersebut juga berlaku untuk anak-anak. Bayi butuh tidur hingga 16 jam sehari, balita 11-14 jam sehari, dan anak-anak prasekolah 10-13 jam sehari. Jika si Kecil susah tidur atau tidak mau tidur siang, cobalah untuk menidurkan dia lebih awal.

4. Pertahankan pola pikir positif

Dokter anak Dra. Gelline Suderio menekankan pentingnya membuat anak merasa aman di rumah. Kelola perilaku mereka dengan mengajarkan ketahanan diri (mental baja dalam menghadapi segala permasalahan), dan menjaga rutinitas yang sehat. Perilaku seperti ini tidak hanya berguna selama masa karantina dan Adaptasi Kebiasaan Baru saja tetapi juga sepanjang waktu. Hindari memaparkan si Kecil pada kecemasan atau ketakutan. Kondisi emosi dan mental yang tepat sangat membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh.Salah satu contoh pola pikir positif yang bisa diajarkan kepada si Kecil adalah tidak mengeluh walaupun sedang mengalami kesulitan. Meskipun merasa kesal, si Kecil perlu menahan emosi tersebut lantas memikirkan solusi terbaik mengatasi masalah yang sedang dihadapinya.

5. Rutin berolahraga bersama keluarga

Ranjut Chandra, M.D., seorang ahli imunologi pediatrik di Memorial University of Newfoundland, Kanada, mengatakan bahwa olahraga meningkatkan jumlah sel pembunuh alami penyakit dan kanker pada orang dewasa. Olahraga rutin dan teratur juga dapat bermanfaat bagi anak-anak. Berikan teladan agar si Kecil terbiasa dengan kebugaran tubuh seumur hidupnya. Oleh sebab itu, sering-seringlah berolahraga bersama si Kecil seperti jalan-jalan, bersepeda, atau main bola.

6. Rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun

Dengan menjaga kebersihan, secara tidak langsung sistem kekebalan tubuh akan meningkat. Pastikan si Kecil sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun sebelum dan sesudah makan, setelah bermain di luar, sesudah menggunakan kamar mandi, dan setelah memegang hewan peliharaan. Saat berada di luar dan tidak bisa mencuci tangan dengan menggunakan sabun, lap tangan si Kecil dengan menggunakan tisu basah. Agar dia senang melakukan aktivitas cuci tangan, biarkan si Kecil memilih sendiri handuk dan sabunnya.

Barbara Rich, D.D., juru bicara Academy of General Dentistry, menyarankan orang tua untuk segera membuang sikat gigi anak mereka ketika anak tersebut sakit. Kuman dan virus dapat melompat dari sikat gigi satu ke lainnya sehingga berisiko menginfeksi anggota keluarga lainnya.

7. Hindari asap rokok

Jika ada anggota keluarga yang merokok, minta mereka untuk berhenti. Banyak di antara zat-zat kimia berbahaya dalam asap rokok mengiritasi atau membunuh sel-sel dalam tubuh. Karena anak-anak bernapas lebih cepat daripada orang dewasa, mereka menjadi lebih rentan terhadap efek berbahaya dari perokok pasif. Tambahan pula, sistem detoksifikasi mereka juga belum berkembang sempurna sehingga mereka pun lebih sulit dalam memfilter racun yang masuk ke dalam tubuh. Keberadaan asap rokok tentu akan menggerus sistem kekebalan anak.

8. Berikan susu pertumbuhan yang mengandung immune-booster

Selain memberikan makanan bergizi, Moms juga perlu memberikan susu pertumbuhan kepada si Kecil. Untuk Si Kecil yang alergi susu sapi, Morinaga Soya MoriCare Zigma Triple Bifidus dan Morinaga P-HP MoriCare Zigma Triple Bifidus merupakan nutrisi yang dapat membantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Kandungan Nukleotida, Zinc, prebiotik FOS / GOS, dan probiotik Triple Bifidus mampu memberikan pertahanan tubuh ganda melawan penyakit serta menyehatkan saluran pencernaan. Sistem pencernaan yang sehat lebih optimal dalam menyerap nutrisi sehingga tumbuh kembang si Kecil lebih optimal.

 

Referensi: InquirerParents

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

3600 Morinaga Platinum

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ini Cara Mengatasi Panic Attack Buat Millenial Moms

Kondisi pandemi virus Corona memaksa kita untuk menjalani kehidupan yang tidak menentu. Rutinitas

Tips Tetap Produktif dari Rumah

Dengan adanya pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, banyak dari kita yang kini menghabiskan

Babyo Review Dr. Brown's Silicone One-Piece Breastpump

Apa saja sih manfaat dari menggunakan Pompa ASI bagi Moms? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Biasakan Si Kecil Merawat Gigi Sejak Dini

Mengajarkan si Kecil merawat gigi perlu dilakukan sejak dini. Hal ini bertujuan untuk membiasakan si kecil hidup sehat. berikut ini tips yang [...]

Si Kecil Sering Kembung Setelah Minum? Ini Solusinya

Di awal-awal kehidupannya, seringkali kita menjumpai bayi dengan keluhan perut kembung. Saat si Kecil kembung, Ia akan cenderung rewel dan sulit [...]

Manfaat Berolahraga di Sore Hari Bersama Si Kecil

Di tengah rutinitas sehari-hari, manusia perlu berolahraga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Nah, melibatkan si Kecil saat [...]

Bedtime Routine, Senjata Ampuh Agar Si Kecil Tidur Lelap

Apakah Moms merasa kesulitan menidurkan si Kecil di kala malam tiba? Bedtime routine alias rutinitas tidur yang konsisten dapat membantu si [...]

Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang si Kecil

Apa saja cara yang bisa dilakukan orang tua agar tumbuh kembang si Kecil optimal? Yuk, Moms, simak tips berikut ini.

Si Kecil Mencret? Yuk, Beri Ia Makanan Berikut

Moms, apakah si Kecil sering diare? Jika ya, kondisi ini sebenarnya lazim terjadi kok pada balita.

Babyo Review Nestlé LACTOGROW 3

80% sistem imunitas berada di dalam saluran cerna sehingga kesehatan saluran cerna sangat penting untuk dijaga.

Exclusive Privilege: Lactaboost Andalan Nutrisi

Selain mencukupi nutrisi, masa menyusui menjadi momen bonding dengan si Kecil.

Yuk Kenalan dengan Dr.ato Baby Skincare Series

Rangkaian perawatan Dr.ato sudah siap untuk menemani dan melindungi kesehatan kulit si Kecil.

Why Does Baby Need Baby Shampoo?

Why do we use baby shampoo instead of our own shampoo to wash our baby’s hair?

Why Does NAIF Nourishing Shampoo Give Your Baby a Good Hair Day?

Why doe NAIF Nourishing Shampoo give your baby a good hair day? Let's find out here!

Why Does Untangled Hair Happen to Babies?

Why does untangled hair happen in babies? Let's find out!

Why Does Foam Cause Hair Fall?

Kandungan SLS memberikan efek berbusa, namun bisa menghilangkan minyak di kulit kepala.

So, Why Is NAIF Effective for Untangled Hair?

NAIF Nourishing Shampoo memiliki kandungan cottonseed oil yang membantu mempertahankan kelembaban kulit.

Mamibot, The First Cordless, Small, and Light Vacuum Cleaner

Mamibot UV LITE100 didesain dengan ukuran yang kecil dan ringan sehingga praktis saat digunakan.

Bagaimana Proses Pemotretan Newborn?

Proses pemotretan Newborn sering dianggap mudah, padahal banyak tantangan sebelum melakukan pemotretan.

Why Should You Choose NAÏF Nourishing Shampoo For Newborns?

Banyak sampo bayi yang dapat Moms temukan di pasaran. Tapi apakah sampo tersebut aman bagi newborns?