Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

7 Tips Mempersiapkan Diri Berpuasa Bagi Ibu Hamil

HEALTH TIPS  |  17 May '19

Pada prinsipnya, ibu hamil diperkenankan untuk tidak berpuasa demi kesehatan dirinya sendiri dan janin dalam kandungan. Namun, apabila Moms hendak berpuasa, rencanakan hal-hal berikut ke depat untuk mempermudah segalanya selama bulan Ramadan :

  1. Periksakan kesehatan Moms terlebih dahulu untuk mengetahui setiap komplikasi yang membuat Moms lebih rentan terhadap puasa. Penyakit yang dapat mengganggu aktivitas berpuasa ini misalnya anemia dan diabestes gestational.
  2. Rutinlah memantau kadar gula darah. Puasa tidak dianggap aman jika Moms menderita diabetes dan sedang hamil.
  3. Kurangi konsumsi kopi, teh, dan cola sebelum berpuasa untuk mencegah sakit kepala parah. Moms tidak boleh mengonsumsi lebih dari 200 mg kafein sehari ketika hamil.
  4. Diskusikan dengan atasan tentang mengelola pekerjaan selama bulan Ramadan; apakah dengan mengurangi jam kerja Moms atau menambah jam istirahat.
  5. Penuhi kebutuhan diet sesuai hasil konsultasi dengan dokter, bidan, atau ahli gizi tentang Moms dan kehamilan Moms.
  6. Simpan buku harian makanan untuk mencatat semua makanan yang Moms makan dan minum
  7. Mulailah mempersiapkan lebih awal dengan berbelanja dan melakukan tugas-tugas sebelum Moms berpuasa.

Setelah sepanjang hari berpuasa, Moms tentu akan berbuka puasa, Inilah beberapa menu makanan sehat yang direkomendasikan untuk berbuka puasa :

  • Pilih makanan yang melepaskan energi secara perlahan yaitu karbohidrat kompleks (gandum, biji-bijian), dan makanan berserat tinggi (kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan kering). Komposisi diet ini akan membuat Moms tidak mudah lapar saat menjalankan puasa. Tambahan pula, bahan-bahan di atas dapat membantu mencegah sembelit.
  • Hindari mengonsumsi banyak makanan manis yang akan meningkatkan kadar gula darah Moms dengan cepat. Gula darah Moms kemudian akan turun dengan cepat yang mungkin membuat Moms merasa pingsang dan pusing.
  • Alih-alih makanan tinggi lemak dan olahan, pilih opsi yang lebih sehat seperti kentang dan buncis.
  • Pastikan Moms mendapatkan banyak protein dari kacang-kacangan, daging, dan telur yang dimasak dengan baik. Konsumsi ketiga hal tersebut dapat membantu perkembangan janin.
  • Cobalah minum sekitar 1,5 liter hingga 2 liter air atau cairan lain antara senja dan fajar, dan hindari minuman berkafein seperti teh dan kopi. Kafein membuat Anda kehilangan lebih banyak air saat buang air kecil, jadi Anda mungkin akan mengalami dehidrasi, terutama jika cuaca panas.

Demikianlah tips mempersiapkan puasa bagi ibu hamil serta kandungan nutrisi yang direkomendasikan saat berpuasa. Semoga bermanfaat.

84 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ini Faktor Penyebab, Gejala dan Ciri-ciri Tekanan Darah Rendah

Faktor apa saja yang menyebabkan darah rendah? Lalu seperti apa gejala dan ciri-cirinya?

Penting Gak Sih Menjaga Kebersihan Ibu Menyusui?

Menjaga kebersihan seorang ibu menyusui sangat penting agar menghindari bakteri yang akan masuk ke tubuh anak.

Caraku Atasi Keputihan Saat Hamil

Apakah Moms mengalami keputihan ketika hamil? Bagaimana mengatasinya? Yuk, simak tips ala mom Denasi.

Tanda Bayi Cukup ASI

Pastinya semua ibu ingin memeberikan yg terbaik untuk anak nya terlebih lagi yaitu pemberian lewat ASI.

Tips Menjaga Kekebalan Tubuh Anak Saat Musim Hujan

Ketika sedang musim hujan, jangan lupa memperketat kebersihan si Kecil agar tidak terkena berbagai macam penyakit.

Tips Memilih Botol Susu Bayi yang Baik

Apakah Moms sedang melakukan persiapan untuk kehadiran si Kecil? Simak tips memilih botol susu yang baik dan benar.

Faktor Pemicu Risiko Kanker Lambung dan Gejalanya

Penderita kanker lambung sering tidak menyadari gejala-gejalanya karena mirip sakit maag.

Ketika si Kecil Terkena Ruam Popok

Apakah si Kecil sedang terkena ruam popok Moms? Tidak perlu khawatir, yuk simak tips mengatasinya ala mom Samitri.

Temui 8 Tanda Gejala Diabetes Melitus Berikut? Segera Ubah Gaya Hidup

Penyakit diabetes melitus berkembang sangat perlahan jika dibandingkan dengan penyakit kronis lainnya

Yang Wajib Ada dalam Kotak P3K-ku untuk Baby 7 bulan

Baby dibawah satu tahun masih riskan terserang penyakit, karena itu keseshatan sangat penting untuk dijaga.

Gejala Maag Kronis dan Bedanya dengan Maag Biasa

Maag kronis atau gastritis kronis adalah radang lambung yang terjadi berulang dalam waktu yang lama. Apa gejalanya?

3 Sayuran untuk Ibu Hamil dengan Nutrisi Lengkap Paling Bagus

Pastinya setiap ibu ingin memberikan gizi yang terbaik untuk anaknya. Mari konsumsi sayuran dengan nutrisi terlengkap!

Penyebab Kejang Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Apakah si Kecil mengalami kejang Moms? Jangan khawatir, yuk, simak informasi penanganannya berikut ini.

Tips Menyusui Saat Saya Terserang Flu dan Batuk

Bolehkah tetap menyusui saat terserang batuk atau pilek? Tidak ada alasan untuk menghentikan proses menyusui ya Moms.

Segudang Manfaat Minyak Kelapa Murni Untuk Anak

Apakah Moms sudah tahu bahwa minyak kelapa memiliki segudang manfaat? yuk, simak informasi selengkapnya.

Gejala Hepatitis A Awal, Lanjutan dan Parah yang Perlu Diwaspadai

Hepatitis A adalah kondisi peradangan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Apa saja gejalanya?

4 Cara Mudah Mengatasi Keputihan

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi keputihan yang bisa Moms lakukan di rumah.

Demam Berdarah Dengue Penyakit Mematikan! Ini Daftar Gejalanya

Demam berdarah dengue (DBD) adalah jenis penyakit demam berdarah ganas yang mematikan

Ini Tanda dan Gejala Demam Berdarah pada Anak

Apa saja tanda anak terserang demam berdarah? Lalu bagaimana mencegah anak terkena demam berdarah?

5 Hal Penting Saat Gejala Usus Buntu pada Wanita Muncul

Radang usus buntu terjadi ketika usus buntu tersumbat dan menyebabkan peradangan bahkan pembengkakan.