Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

7 Mitos dan Fakta Kontrasepsi Darurat yang Wajib Anda Ketahui

BRANDS  |  OTHERS  |  PARENTING  |  16 Dec '19


Kontrasepsi darurat atau morning after pill umumnya digunakan ketika Moms berhubungan seks tanpa menggunakan kontrasepsi reguler, atau saat terjadi kegagalan pada kontrasepsi reguler. Sesuai namanya, pil ini hanya disarankan digunakan dalam kondisi darurat saja.

Biasanya obat ini diminum dalam kurun waktu 120 jam atau 5 hari setelah berhubungan seks tanpa alat kontrasepsi apa pun. Alat kontrasepsi darurat ini juga bisa Moms temui di berbagai apotik atau toko obat terpercaya. Beberapa apotek mengharuskan membeli dengan menggunakan resep dokter. Dalam satu kemasan postpill biasanya terdapat dua pil yang harus dikonsumsi yakni pil pertama sesegera mungkin dan pil kedua berjarak 12 jam setelah mengonsumsi pil pertama.

Hanya saja, dibalik manfaat yang ditawarkan dari kontrasepsi darurat ini, terdapat beberapa mitos yang berkembang di masyarakat. Berikut beberapa diantaranya beserta fakta yang wajib kamu tahu tentang kontrasepsi darurat:

Mitos: Pil kontrasepsi darurat merupakan obat aborsi.

Fakta: Meski tujuannya untuk mencegah terjadinya kehamilan, pil hormon ini bukanlah obat aborsi dan tidak bisa digunakan untuk aborsi. Cara kerja pil ini adalah dengan memperlambat pelepasan sel telur dari ovarium, sehingga pembuahan bisa dihindari. Jika kehamilan terlanjur terjadi, maka konsumsi pil tidak akan menggugurkan janin.

Mitos: Pil kontrasepsi darurat bikin sulit hamil.

Fakta: Cara kerja pil kontrasepsi darurat adalah menunda pelepasan sel telur dan membantu mencegah peletakan sel telur yang dibuahi ke dinding rahim. Efek tersebut hanya terjadi pada saat pil dikonsumsi, tidak pada saat lainnya. Sehingga, Moms tetap bisa hamil kapan saja ketika tidak mengkonsumsi pil kontrasepsi darurat.

Mitos: Kontrasepsi darurat bisa diminum kapan saja.

Fakta: Tidak seperti alat kontrasepsi regular, pil kontrasepsi darurat ini sifatnya hanya digunakan pada saat darurat saja. Efektivitas pil ini akan segera bekerja ketika diminum segera setelah berhubungan seks tanpa pengaman, atau ketika kondom bocor, Moms lupa minum pil KB regular, atau melewatkan jadwal suntik.

Mitos: Ibu menyusui tidak boleh mengkonsumsi pil kontrasepsi darurat.

Fakta: Pil kontrasepsi hanya mengandung hormon progesteron, sehingga aman untuk ibu menyusui karena tidak mengganggu produksi dan kualitas ASI.

Mitos: Bisa digunakan sebagai metode KB reguler.

Fakta: Sesuai namanya, pil ini hanya bisa digunakan saat terjadi kondisi darurat, seperti tidak menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan, kondom bocor atau terlepas, lupa minum pil KB selama dua hari berturut-turut, dan terlewat jadwal suntik. Jika frekuensi hubungan intim Moms dan pasangan terbilang sering, sebaiknya pilih metode kontrasepsi reguler seperti pil KB, suntik, implan, IUD, atau penggunaan kondom, untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan.

Mitos: Pil kontrasepsi darurat tidak bisa dikonsumsi lebih dari satu kali dalam siklus menstruasi yang sama.

Fakta: Meski tidak direkomendasikan, pil kontrasepsi darurat bisa dikonsumsi lebih dari satu kali dalam siklus menstruasi yang sama. Sesuai namanya, pil ini tidak untuk dipakai berulang-ulang seperti alat kontrasepsi reguler yang rutin. Untuk perlindungan rutin, lebih baik memilih pil KB reguler atau alat kontrasepsi lain.

Mitos: Pil kontrasepsi darurat hanya efektif jika diminum pagi hari.

Fakta: Meski sering disebut morning after pill, pil kontrasepsi darurat tidak harus diminum pada pagi hari setelah melakukan hubungan intim tanpa pengaman. Pil ini tetap akan bekerja secara efektif jika diminum dalam kurun waktu 120 jam atau 5 hari setelah melakukan hubungan seks tanpa menggunakan alat kontrasepsi apapun. Meski begitu, semakin cepat diminum, semakin cepat pula efektivitasnya dalam mencegah kehamilan.

Itulah beberapa mitos dan fakta mengenai kontrasepsi darurat atau postpill yang wajib Moms ketahui sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi dalam keadaan darurat suatu saat nanti. Perlu diingat, meski aman, kontrasepsi darurat bukan tanpa efek samping ketika dikonsumsi. Beberapa yang bisa Moms jumpai adalah timbulnya flek, mual, perubahan suasana hati, serta meningkatkan nafsu makan. Penggunaan obat yang terus-menerus dalam jangka panjang juga bisa menyebabkan menstruasi terhenti.

Referensi: Tunda KehamilanMoth3rsAndalan KontrasepsiKontrasepsi Andalan

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2102 Andalan Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ada Harga, Ada Rupa, Benarkah Konsep Ini?

Menurut Moms, betulkah konsep ada harga ada rupa? Simak berikut ini yuk.